INDOPOSCO.ID – Semen Padang FC menghadapi laga yang bisa menjadi titik balik perjalanan mereka di Super League 2025/26. Pada pekan ke-25, Kabau Sirah akan bertandang menghadapi PSBS Biak di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Senin (9/3/2026) pukul 20.30 WIB.
Pertandingan ini bukan sekadar duel biasa. Kedua tim sama-sama tengah berjuang keluar dari jeratan zona degradasi sehingga kemenangan menjadi harga mati bagi masing-masing kubu.
Bagi Semen Padang, laga ini juga memiliki makna khusus karena menjadi pertandingan perdana bagi pelatih anyar Imran Nahumarury yang baru saja ditunjuk menggantikan Dejan Antonic di kursi pelatih kepala.
Situasi di papan klasemen membuat tekanan semakin terasa. Hingga pekan ke-24, Semen Padang masih tertahan di dasar klasemen dengan koleksi 17 poin. Sementara itu PSBS Biak berada satu tingkat di atasnya, tepatnya di posisi ke-16 dengan 18 poin.
Persaingan untuk keluar dari zona merah juga semakin ketat. Posisi ke-14 dan 15 ditempati Madura United FC serta Persijap Jepara dengan 20 poin. Artinya, kemenangan pada laga ini bisa menjadi momentum penting untuk memperbaiki posisi.
Jika Kabau Sirah mampu mencuri tiga poin, mereka berpeluang menyamai perolehan poin dua tim tersebut. Sebaliknya, kemenangan bagi PSBS juga dapat membawa mereka keluar dari zona berbahaya.
Imran Nahumarury menyadari betul pentingnya pertandingan ini bagi timnya. Meski baru dua hari bergabung bersama skuad Semen Padang, ia menilai para pemain menunjukkan semangat yang tinggi.
“Persiapan kami lakukan dua hari setelah menjalani laga terakhir (melawan PSIM Yogyakarta). Saya juga baru bergabung disini. Ini adalah laga yang sangat penting bagi kami. Dan pemain sangat antusias untuk menjalani pertandingan nanti,” kata Imran dalam keterangan resmi ileague, Senin (9/3/2026).
Menurut pelatih berusia 46 tahun itu, motivasi tinggi yang ditunjukkan para pemain menjadi modal berharga untuk menghadapi pertandingan krusial ini.
“Pemain yang sangat antusias menjadi hal yang sangat baik untuk kami untuk menjalani pertandingan,” dia menegaskan.
Walau waktu persiapan terbilang singkat, Imran mengaku cukup puas dengan respons para pemain selama sesi latihan.
“Saya melihat banyak hal positif dari pemain. Saya juga senang pemain paham apa yang harus kita lakukan di pertandingan nanti,” terang eks pelatih Malut United FC itu.
Di tengah tekanan klasemen, Imran berharap dukungan dari para suporter dapat menjadi energi tambahan bagi timnya.
“Saya memohon dukungan dan doa dari seluruh suporter Semen Padang. Percayalah kepada kemampuan tim ini. Suporter tentu tahu kondisi tim yang sedang berjuang keras untuk keluar dari zona merah,” tambahnya.
Pertandingan di Maguwoharjo nanti diprediksi berlangsung sengit. Selain sama-sama membutuhkan kemenangan, duel ini juga bisa menjadi momen penentu bagi langkah kedua tim dalam perjuangan menjauhi zona degradasi. (her)




















