• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

IFEX 2026 Tegaskan Daya Saing Furnitur Indonesia di Pasar Global

Dilianto - Editor Dilianto -
Senin, 9 Maret 2026 - 09:19
in Ekonomi
ifex

Pengunjung melihat berbagai produk furnitur dan kerajinan di booth Bank Indonesia pada ajang IFEX 2026 yang mempertemukan produsen furnitur Indonesia dengan buyers dari puluhan negara di ICE BSD, Tangerang, Minggu (8/3/2026). Foto: Herry Rosadi/INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pameran furnitur dan kerajinan terbesar di kawasan Asia Tenggara, Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2026, resmi menutup rangkaian penyelenggaraannya setelah berlangsung selama empat hari di ICE BSD City, Tangerang, Banten.

Ajang business-to-business (B2B) yang digelar pada 5–8 Maret 2026 ini kembali menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu pemain penting dalam industri furnitur global. Ribuan pelaku industri, desainer, hingga buyers internasional berkumpul dalam satu ruang untuk mencari inspirasi desain, menjalin kemitraan, hingga melakukan transaksi bisnis.

BacaJuga:

Langkah Hijau DSLNG: dari Kepatuhan Menuju Inovasi Berkelanjutan

Lima Strategi Wajib Investor di Bear Market

Bea Cukai Perkuat Asistensi UMKM, Dorong Pelaku Usaha Siap Tembus Pasar Ekspor

Diselenggarakan oleh Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) bersama Dyandra Promosindo, IFEX 2026 tidak hanya menjadi panggung pamer produk furnitur dan kerajinan, tetapi juga momentum strategis untuk memperluas jaringan ekspor sekaligus memperkenalkan inovasi desain khas Indonesia kepada pasar dunia.

Sepanjang penyelenggaraan pameran, antusiasme pasar global terhadap produk furnitur Indonesia terlihat sangat kuat. Panitia mencatat kehadiran 13.437 buyers dan visitor, dengan nilai transaksi on-the-spot mencapai 300 juta dolar AS.

Capaian tersebut semakin memperkuat posisi IFEX sebagai salah satu pameran furnitur paling berpengaruh di Asia Tenggara yang mempertemukan produsen nasional dengan pembeli dari berbagai belahan dunia.

Ketua Umum HIMKI, Abdul Sobur mengatakan, tingginya minat buyers internasional menunjukkan bahwa produk furnitur Indonesia tetap memiliki daya saing yang kuat di pasar global.

“IFEX terus berkembang menjadi platform bisnis global yang mempertemukan produsen furnitur Indonesia dengan buyers internasional. Antusiasme pengunjung dan capaian transaksi tahun ini menunjukkan bahwa furnitur Indonesia memiliki daya saing kuat di pasar global,” ujar Sobur dalam konferensi pers di ICE BSD, Tangerang, Minggu (8/3/2026).

Menurut Sobur, penyelenggaraan IFEX juga memberikan dampak ekonomi yang luas, tidak hanya bagi industri furnitur dan kerajinan, tetapi juga berbagai sektor lain yang turut terlibat dalam ekosistem pameran.

Melalui ajang ini, produsen lokal—baik perusahaan besar maupun pelaku UMKM—memiliki kesempatan memperluas jaringan bisnis, meningkatkan ekspor, sekaligus memperkenalkan kekayaan desain dan craftsmanship Indonesia kepada pasar internasional.

“Selain mendorong pertumbuhan industri furnitur, IFEX juga memberikan multiplier effect bagi sektor lain seperti logistik, perhotelan, transportasi, dan lain-lain,” tutur Sobur.

Senada dengan itu, Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung menilai IFEX kini telah berkembang menjadi lebih dari sekadar pameran dagang.

Menurutnya, IFEX menjadi ruang pertemuan strategis yang mempertemukan berbagai pelaku industri dari berbagai negara untuk menjajaki peluang bisnis baru.

“Pameran ini menjadi ruang strategis bagi produsen, buyers, desainer, dan pelaku bisnis untuk bertemu secara langsung, menjalin kemitraan baru, serta mengeksplorasi peluang kolaborasi bisnis,” tegas Marpaung.

Dari data panitia, China tercatat sebagai negara dengan jumlah buyers terbanyak yang hadir di IFEX 2026. Kehadiran tersebut diikuti oleh buyers dari Uni Eropa, Australia, Amerika Serikat, India, Singapura, Jepang, dan Malaysia.

Secara keseluruhan, buyers dari 86 negara tercatat berpartisipasi dalam pameran tahun ini.

“Kehadiran buyers dari berbagai kawasan, meskipun di tengah situasi geopolitik yang sedang terjadi, menunjukkan buyers yang hadir merupakan buyers-buyers berkualitas dan tetap mempercayakan IFEX sebagai tujuan bisnis mereka,” jelasnya.

Menariknya, tidak hanya pasar internasional yang menunjukkan minat tinggi. Sejumlah exhibitor juga melaporkan meningkatnya permintaan dari pasar domestik, terutama untuk proyek-proyek properti seperti hunian sewa jangka pendek dan berbagai konsep akomodasi modern.

Produk dengan material alami seperti batu, kayu solid, dan serat menjadi salah satu yang paling diminati. Tren ini sejalan dengan meningkatnya konsep wellness living, yaitu desain hunian yang menghadirkan suasana tenang, nyaman, dan dekat dengan alam.

Wakil Ketua Umum HIMKI Bidang Promosi dan Pemasaran, Djudjuk Aryati mengatakan IFEX diharapkan terus menjadi jembatan utama antara produsen furnitur Indonesia dan pasar global.

Menurutnya, interaksi intens antara peserta pameran dan buyers internasional selama empat hari pameran membuka berbagai peluang kolaborasi baru sekaligus memperkuat kepercayaan pasar dunia terhadap produk furnitur Indonesia.

“Beragam diskusi bisnis, penjajakan kemitraan, hingga kesepakatan transaksi terjadi secara dinamis sepanjang pameran, mencerminkan tingginya minat buyers terhadap produk-produk yang ditampilkan. Kondisi ini semakin menegaskan peran IFEX sebagai salah satu platform perdagangan furnitur dan kerajinan terbesar di kawasan yang mempertemukan produsen Indonesia dengan pasar global,” kata Djudjuk.

Ia menerangkan, optimisme para peserta pameran menjadi energi penting yang membuat IFEX 2026 berlangsung dinamis dan produktif.

“Berbagai koleksi furnitur dan kerajinan yang dipamerkan tidak hanya menonjolkan keunggulan material dan teknik produksi, tetapi juga memperlihatkan kemampuan industri furnitur Indonesia dalam mengikuti sekaligus menjawab perkembangan tren dan kebutuhan pasar global,” terang Djudjuk.

Ke depan, Sobur menambahkan bahwa HIMKI bersama Dyandra Promosindo berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan IFEX agar semakin sejajar dengan berbagai pameran furnitur kelas dunia.

“Kami percaya ke depan industri masih akan terus bertumbuh. Jadi masih banyak peluang yang bisa kita kejar untuk meningkatkan nilai ekspor. Hal ini tentu dibarengi dengan peningkatan kualitas produk dari segi desain, sustainability, marketing, dan lain-lain. Dan yang paling penting adalah upaya promosi melalui pameran seperti IFEX yang semakin banyak dicari oleh buyers internasional,” tambah Sobur. (her)

Tags: furnitureHIMKIICE BSD CityIFEX 2026

Berita Terkait.

Anugerah
Ekonomi

Langkah Hijau DSLNG: dari Kepatuhan Menuju Inovasi Berkelanjutan

Jumat, 10 April 2026 - 21:43
Bear-Market
Ekonomi

Lima Strategi Wajib Investor di Bear Market

Jumat, 10 April 2026 - 21:33
Edukasi
Ekonomi

Bea Cukai Perkuat Asistensi UMKM, Dorong Pelaku Usaha Siap Tembus Pasar Ekspor

Jumat, 10 April 2026 - 18:30
MRO
Ekonomi

GDPS Kembali Kirim Tenaga Profesional untuk Proyek MRO di Korea Selatan

Jumat, 10 April 2026 - 18:00
Kapal-Nelayan
Ekonomi

Ambisi Hijau vs Realitas Lapangan: Jalan Terjal Transisi Energi Indonesia

Jumat, 10 April 2026 - 16:38
btn
Ekonomi

BTN Perkuat Peran, 6 Juta KPR Jadi Fondasi Ekonomi dan Sosial

Jumat, 10 April 2026 - 14:58

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Jajan Sembarangan Berujung Operasi, Abew Alami Pembesaran Amandel Parah

    682 shares
    Share 273 Tweet 171
  • Jakarta Mati Lampu Massal, Operasional MRT Sempat Lumpuh Total

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.