INDOPOSCO.ID – Siloam International Hospitals terus memperluas implementasi teknologi robotik di jaringan rumah sakitnya sebagai bagian dari strategi meningkatkan kualitas layanan medis berstandar internasional di Indonesia. Melalui pemanfaatan sistem robotik, kecerdasan buatan, serta teknologi navigasi bedah presisi, Siloam menargetkan peningkatan akurasi tindakan medis sekaligus memperkuat keselamatan pasien.
Hingga awal 2026, jaringan rumah sakit ini telah mengadopsi tujuh jenis robot medis untuk mendukung berbagai prosedur klinis, mulai dari tindakan urologi, ginekologi, bedah digestif, operasi umum, ortopedi, hingga bedah otak dan tulang belakang. Teknologi tersebut telah diterapkan di enam rumah sakit Siloam yang tersebar di beberapa kota besar, termasuk Jakarta, Surabaya, dan Makassar. Secara keseluruhan, lebih dari 339 prosedur berbasis robotik dan sistem medis presisi telah dilakukan hingga awal tahun ini.
Sejumlah teknologi robotik yang digunakan di antaranya sistem bedah presisi tinggi Da Vinci Xi, teknologi diagnostik kanker prostat berbasis MRI-Fusion Biobot MonaLisa, serta robot bedah otak dan tulang belakang Brainlab Cirq. Sementara untuk tindakan ortopedi seperti penggantian lutut total, Siloam juga mengoperasikan sistem robotik ROSA Knee Robotic Surgery, Cuvis Joint, dan Velys.
Presiden Direktur Siloam International Hospitals, David Utama, mengatakan penguatan layanan robotik merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam membangun kapabilitas klinis yang semakin komprehensif di dalam negeri.
“Pengembangan teknologi robotik ini bukan untuk menggantikan peran dokter, tetapi untuk membantu dokter memberikan tindakan yang lebih akurat, aman, dan konsisten. Kami ingin memastikan masyarakat Indonesia dapat mengakses layanan kesehatan berstandar internasional tanpa harus berobat ke luar negeri,” ujar David dalam keterangannya, Kamis (5/3/2026).
Salah satu penguatan implementasi teknologi tersebut terlihat di Siloam Hospitals Kebon Jeruk yang sejak Desember 2025 ditetapkan sebagai pusat bedah robotik dalam jaringan Siloam. Rumah sakit ini mengoperasikan tiga sistem robotik sekaligus, yakni Da Vinci Xi, Biobot MonaLisa™, dan ROSA® Knee Robotic Surgery dalam satu lokasi layanan.
Integrasi tiga platform robotik tersebut menjadikan Siloam Hospitals Kebon Jeruk sebagai Center for Robotic and Minimally Invasive Surgery pertama di Indonesia dengan cakupan layanan lintas disiplin dalam satu ekosistem terintegrasi. Pendekatan ini memungkinkan penanganan berbagai prosedur kompleks secara lebih presisi dan minimal invasif.
Executive Director Siloam Hospitals Kebon Jeruk, Inge Samadi, menegaskan transformasi menuju pusat robotik merupakan langkah strategis untuk menghadirkan layanan medis modern yang semakin berkualitas bagi pasien.
Menurutnya, dengan dukungan infrastruktur dan teknologi medis berkelas dunia, pasien kini dapat menjalani perawatan kompleks di dalam negeri tanpa harus mencari layanan kesehatan ke luar negeri, sekaligus tetap dekat dengan keluarga selama proses pemulihan.
Melalui investasi berkelanjutan pada teknologi robotik dan sistem medis presisi, Siloam menargetkan penguatan posisi sebagai jaringan rumah sakit dengan sistem bedah robotik terintegrasi di Indonesia sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan berstandar internasional. (srv)




















