INDOPOSCO.ID – Upaya memperkuat pengembangan energi panas bumi nasional terus digencarkan. PT PLN Nusantara Power menggandeng PT Geo Dipa Energi (Persero) melalui penandatanganan Joint Development Study Agreement (JDSA) untuk meningkatkan kinerja pembangkit panas bumi sekaligus membuka peluang pengembangan energi masa depan seperti green hydrogen.
Kesepakatan yang diteken di Jakarta pada 4 Maret tersebut mencakup studi pengembangan bersama guna meningkatkan kinerja operasional aset pembangkitan panas bumi, termasuk rencana retrofit pada PLTP Dieng 1. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan keandalan serta efisiensi pembangkit sekaligus memperkuat kontribusi energi bersih bagi sistem kelistrikan nasional.
Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, mengatakan kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis untuk memastikan aset pembangkitan panas bumi dapat beroperasi lebih optimal melalui pendekatan teknis dan bisnis yang terukur.
“Penandatanganan JDSA ini menjadi wujud komitmen PLN Nusantara Power untuk menghadirkan peningkatan kinerja operasional pembangkit melalui kolaborasi strategis. Retrofit PLTP Dieng 1 kami dorong sebagai upaya peningkatan keandalan dan efisiensi, sekaligus membuka peluang pengembangan panas bumi di lokasi-lokasi potensial berikutnya,” ujarnya dalam keterangannya, dikutip Kamis (5/3/2026).
Melalui studi bersama ini, kedua perusahaan akan melakukan kajian komprehensif terkait peningkatan performa pembangkit sekaligus menjajaki pengembangan proyek panas bumi baru. Program retrofit di PLTP Dieng 1 juga diproyeksikan menjadi titik awal bagi pengembangan pembangkit panas bumi berikutnya dengan pendekatan teknis dan bisnis yang matang.
Tidak hanya itu, ruang lingkup kerja sama juga mencakup penjajakan pengembangan teknologi pembangkit panas bumi serta inisiatif energi masa depan, termasuk pengembangan green hydrogen berbasis energi panas bumi sebagai bagian dari dukungan terhadap agenda transisi energi nasional.
PLN Nusantara Power menilai kolaborasi ini memiliki fondasi kuat karena didukung rekam jejak kerja sama yang telah terjalin antara kedua perusahaan. Dalam tiga tahun terakhir, PLN NP dan Geo Dipa Energi telah merealisasikan lebih dari delapan kontrak kerja sama dengan skema layanan operasional yang mendukung peningkatan kinerja pembangkit.
Ruly menambahkan bahwa inisiatif ini tidak hanya bertujuan meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memperluas kontribusi perusahaan dalam mendorong transformasi energi bersih.
“Di saat yang sama, kami memperluas langkah menuju energi masa depan melalui inisiatif green hydrogen berbasis panas bumi sebagai bagian dari transformasi energi bersih nasional,” tambahnya.
Penandatanganan JDSA ini juga menjadi bagian dari dukungan PLN Nusantara Power terhadap penugasan PT PLN (Persero) dalam memperkuat kinerja pembangkit panas bumi, khususnya melalui program retrofit PLTP Dieng 1 milik Geo Dipa Energi.
Dengan kolaborasi ini, PLN Nusantara Power optimistis sinergi dengan Geo Dipa Energi akan mendorong optimalisasi aset pembangkitan sekaligus mempercepat pengembangan energi baru terbarukan di Indonesia, sehingga memperkuat ketahanan energi nasional dan mendukung percepatan transisi menuju energi hijau. (srv)




















