INDOPOSCO.ID – Momentum Ramadan dimanfaatkan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Jakarta untuk memperkuat konsolidasi organisasi melalui silaturahmi dan buka puasa bersama jajaran pimpinan pusat. Kegiatan ini menjadi ajang strategis mempererat soliditas sekaligus menyamakan langkah menghadapi tantangan industri media siber yang makin dinamis.
Acara yang digelar di Jakarta, Selasa (3/3/2026), dihadiri langsung Ketua Umum JMSI Pusat, Teguh Santosa, serta Ketua Dewan Pakar JMSI Pusat, Hendry Ch Bangun, bersama pengurus dan anggota JMSI Jakarta.
Dalam sambutannya, Teguh Santosa menekankan pentingnya menjaga soliditas organisasi di tengah dinamika industri media digital yang terus berkembang. Ia mengingatkan seluruh pengurus daerah agar tetap konsisten menjunjung profesionalisme, integritas, serta kualitas pemberitaan.
“Momentum Ramadan ini menjadi saat yang tepat untuk memperkuat silaturahmi dan komitmen kita dalam membangun ekosistem media siber yang sehat dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Hendry Ch Bangun menambahkan, tantangan pers ke depan semakin kompleks, terutama dalam menghadapi arus disinformasi dan percepatan transformasi teknologi digital.
“Saya mendorong peningkatan kapasitas anggota serta penguatan peran JMSI sebagai mitra strategis bagi berbagai pemangku kepentingan,” katanya.
Ketua JMSI Jakarta, Edi Kuswanto, menyampaikan apresiasi atas kehadiran pimpinan pusat. “Kami berharap forum silaturahmi seperti ini dapat terus dilakukan secara berkala guna menjaga komunikasi dan koordinasi yang efektif antara pengurus daerah dan pusat,” jelasn Edi, yang didampingi Sekretaris Kornelius Naibaho.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Harian Ari Rahman, Ketua Bidang Media Digital Iqbal Irsyad, serta Ketua Bidang Kerja Sama Bisnis Antar Lembaga Budi Nugraha. Diskusi yang berlangsung setelah buka puasa membahas sejumlah agenda strategis organisasi ke depan.
Melalui kegiatan ini, JMSI menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kebersamaan dan memperkuat peran media siber sebagai pilar penting demokrasi Indonesia di tengah era disrupsi informasi. (rmn)




















