INDOPOSCO.ID – Ratusan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dalam program SMK Go Global diberangkatkan ke Malaysia melalui Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Wilayah DKI Jakarta pada, Rabu (4/3/2026).
Direktur Jenderal Penempatan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) Ahnas menyatakan, pihaknya tengah menyiapkan kader pejuang Indonesia yang dibekali dengan kompetensi memadai.
“Jumlah hari ini ada 140 (PMI) ya. Ada 140 yang kita berangkatkan, dan sebelumnya kita sudah berangkat 60. Jadi total 200 ya,” kata Ahnas di Jakarta, Rabu (4/3/2026).
Ia menegaskan, bahwa para peserta SMK Go Global sebagai pelopor yang keberhasilannya akan menjadi pembuka jalan bagi siswa kejuruan di masa depan.
“Adik-adik sekarang menjadi pionir-pionir yang tentunya akan membawa keberhasilan kepada adik-adik kelasnya nanti. Ini ada di pundak adik-adik juga tanggung jawabnya,” jelas Ahnas.
Menurutnya, tanggung jawab yang dipikul para peserta tidak hanya bersifat pribadi, tetapi juga krusial bagi keberlanjutan program penempatan tersebut.
“Selain tanggung jawab pribadi, ada tanggung jawab yang tidak kalah pentingnya untuk keberlangsungan penempatan ke depan,” jelas Ahnas.
Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia menegaskan komitmennya untuk mempererat kolaborasi di dunia pendidikan, baik di tingkat sekolah menengah maupun perguruan tinggi.
“Kita menyiapkan lembaga-lembaga yang akan ditunjuk menjadi Migrant Center, yang artinya menjadi pusat informasi, pusat layanan,” ujar Ahnas.
“Sekaligus menyiapkan kader-kadernya dalam rangka menuju peningkatan kualitas penempatan menjadi middle to high skill. Ini yang kita harapkan ke depan,” tambahnya. Turut hadir dalam acara tersebut Kepala BP3MI DKI Jakarta, Kombes Pol. Arman Muis dan Rektor Institut STIAMI Prof. Sylviana Murni. (dan)








