• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Kemenkop Dorong Koperasi Banten Naik Kelas Lewat Penguatan Ekosistem dan Akses Pasar

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Rabu, 25 Februari 2026 - 13:54
in Ekonomi
Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kemenkop, Destry Anna Sari, saat membuka kegiatan Unlocking Market Access and Cooperatives Ecosystem di Kota Serang, Banten, Selasa (24/2/2026). Foto: Instagram/@destrysari.official

Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kemenkop, Destry Anna Sari, saat membuka kegiatan Unlocking Market Access and Cooperatives Ecosystem di Kota Serang, Banten, Selasa (24/2/2026). Foto: Instagram/@destrysari.official

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Koperasi (Kemenkop) mendorong koperasi di Provinsi Banten untuk naik kelas melalui penguatan ekosistem bisnis, pengolahan produk bernilai tambah, serta perluasan akses pasar.

Hal itu disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kemenkop, Destry Anna Sari, saat membuka kegiatan Unlocking Market Access and Cooperatives Ecosystem di Kota Serang, Banten, Selasa (24/2/2026). Kegiatan ini dirancang sebagai kegiatan terpadu yang menggabungkan penguatan kesiapan operasional koperasi dengan fasilitasi forum temu usaha antara koperasi dan mitra pasar.

BacaJuga:

PLN NP Tancap Gas, Amankan Listrik Nasional di Tengah Ancaman Krisis Energi Global

Dari Bauksit ke Baterai EV, MIND ID Bangun Rantai Hilirisasi Menuju Industri Masa Depan Indonesia

Generasi Muda Jadi Kunci, Ini Peta Jalan Indonesia Emas Versi Wamenkeu

Destry menilai Banten memiliki potensi besar, terutama komoditas kelapa yang dapat dikembangkan menjadi berbagai produk turunan bernilai ekonomi tinggi.

“Banten ini punya potensi kelapa. Kelapa itu bukan cuma satu atau dua produknya, dari sabut, batok, air, daging, dan lain sebagainya, itu bisa diproduksi dan mendapatkan nilai tambah,” ujar Destry.

Ia menjelaskan, pengembangan produk seperti gula semut tidak boleh berhenti pada satu komoditas saja, tetapi harus dilihat sebagai bagian dari ekosistem industri yang lebih luas. Budidaya tanaman juga perlu diperkuat agar mampu memenuhi kebutuhan pasar yang terus meningkat.

“Kalau kita bicara gula semut, sebenarnya tidak cuma gula semut produknya, ada banyak yang bisa. Dan tanaman itu harus dibudidayakan supaya bisa memenuhi kebutuhan pasar,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Destry mendorong koperasi di Banten memanfaatkan peluang kerja sama dengan Holding BUMN Pangan ID Food sebagai jalur distribusi produk.

“ID Food itu bukan untuk jualan produknya, tapi untuk mengisi produk ID Food. Koperasi-koperasi di Banten harus memanfaatkan itu. Potensinya sangat besar,” ucap Destry.

Destry menekankan pentingnya konsistensi produksi untuk menjaga kepercayaan pasar. “Harus konsisten, enggak boleh angot-angotan. Kalau ekosistem terganggu dan produk tidak sesuai permintaan, itu akan merusak pasar sampai ke negara,” tegasnya.

Menurutnya, pemerintah berperan sebagai support system bagi koperasi, namun koperasi harus memiliki model bisnis yang jelas dan tidak hanya bergantung pada bantuan.

“Jangan minta bantuan mulu tapi enggak tahu mau ngapain. Dikasih modal buat apa? Pemerintah sudah banyak memberi bantuan, tapi sayang tidak dianggap sebagai anugerah yang harus dikelola dengan baik,” kata Destry.

Ia juga menyoroti pentingnya pemanfaatan fasilitas usaha yang dibangun pemerintah, termasuk gerai koperasi, untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dan menciptakan lapangan kerja.

“Kalau sudah dibangunkan dengan uang rakyat, berarti harus dimanfaatkan semaksimal mungkin (gerai koperasi) dengan membuat bisnis yang berjalan,” tambahnya.

Dengan penguatan ekosistem bisnis, inovasi produk bernilai tambah, serta perluasan akses pasar, koperasi di Banten diharapkan mampu naik kelas, mandiri, dan menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang berdaya saing tinggi. (her)

Tags: Akses PasarBantenkemenkopKoperasiPenguatan Ekosistem

Berita Terkait.

PLN-NP
Ekonomi

PLN NP Tancap Gas, Amankan Listrik Nasional di Tengah Ancaman Krisis Energi Global

Rabu, 15 April 2026 - 11:41
Dari Bauksit ke Baterai EV, MIND ID Bangun Rantai Hilirisasi Menuju Industri Masa Depan Indonesia
Ekonomi

Dari Bauksit ke Baterai EV, MIND ID Bangun Rantai Hilirisasi Menuju Industri Masa Depan Indonesia

Rabu, 15 April 2026 - 11:13
Abaikan Blokade AS, Spanyol Sebut China Mediator Utama di Selat Hormuz
Ekonomi

Generasi Muda Jadi Kunci, Ini Peta Jalan Indonesia Emas Versi Wamenkeu

Rabu, 15 April 2026 - 05:42
Abaikan Blokade AS, Spanyol Sebut China Mediator Utama di Selat Hormuz
Ekonomi

Kebijakan Restitusi Pajak di Ujung Tinjauan, Dunia Usaha Minta Kepastian

Rabu, 15 April 2026 - 04:29
BTN JAKIM 2026 Bidik Perputaran Ekonomi Rp200 Miliar, Jakarta Kian Moncer
Ekonomi

BTN JAKIM 2026 Bidik Perputaran Ekonomi Rp200 Miliar, Jakarta Kian Moncer

Selasa, 14 April 2026 - 22:01
Bank Jakarta Bersinar di TOP BUMD Awards 2026, Raih Bintang 5 hingga CEO Terbaik
Ekonomi

Bank Jakarta Bersinar di TOP BUMD Awards 2026, Raih Bintang 5 hingga CEO Terbaik

Selasa, 14 April 2026 - 21:33

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2514 shares
    Share 1006 Tweet 629
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    895 shares
    Share 358 Tweet 224
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    844 shares
    Share 338 Tweet 211
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    762 shares
    Share 305 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.