• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Kolaborasi RI-AS Capai Nilai Rp649,42 Triliun untuk Kerja Sama Multisektor

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 20 Februari 2026 - 14:24
in Ekonomi
Kerjasama

Indonesia dan Amerika Serikat (AS) menyepakati komitmen kerja sama pembelian barang dan investasi di berbagai sektor senilai 38,4 miliar dolar AS atau setara dengan Rp649,42 triliun, Washington D.C, Amerika Serikat (AS), Rabu waktu setempat (18/2/2026). Foto : Kemenko Bidang Perekonomian.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Republik Indonesia dan Amerika Serikat (AS) menyepakati komitmen kerja sama perdagangan dan investasi di berbagai sektor senilai USD38,4 miliar atau setara dengan Rp649,42 triliun.

Kesepakatan tersebut diresmikan dalam acara US-Indonesia Business Summit 2026 yang diselenggarakan oleh the U.S. Chamber of Commerce (USCC), the US-ASEAN Business Council (USABC), dan the U.S.-Indonesia Society (USINDO) di Washington D.C., Rabu (18/2/2026) waktu setempat.

BacaJuga:

Deepal S05 dan Nevo Q05 Hadir di Medan, Changan Perkuat Pasar SUV Listrik

Bisnis Makin Kencang, Ciputra Life Perkuat Modal dan Portofolio

Atasi Fluktuasi Harga Emas, Pegadaian Hadirkan Solusi Cicil Tabungan Emas

“Saya memahami cara kerja pasar. Pasar menghargai transparansi, disiplin dan kredibilitas. Tanggung jawab saya sebagai Presiden, memperkuat tata kelola, meningkatkan transparansi, dan memastikan bahwa kami memenuhi standar internasional. Ini tentang bagaimana menjaga integritas ekonomi kita, dan kepercayaan investor jangka panjang,” kata Presiden RI Prabowo Subianto dalam sambutannya, dikutip di Jakarta, Jumat (20/2/2026).

Secara rinci, pada sektor agro, total kesepakatan pembelian mencapai USD4,5 miliar atau sekitar Rp76,10 triliun.

Nilai tersebut mencakup komitmen pembelian kedelai sebesar USD1,37 miliar atau Rp23,17 triliun, gandum sebesar USD1,25 miliar atau Rp21,14 triliun yang direncanakan hingga tahun 2030, jagung senilai USD855 juta atau Rp14,46 triliun, kapas senilai USD244 juta atau Rp4,13 triliun, serta berbagai produk agro lainnya yang mencapai USD800 juta atau setara Rp13,53 triliun.

Sementara itu, sektor industri manufaktur mencatatkan kesepakatan investasi yang lebih besar, yakni mencapai USD33,91 miliar atau setara Rp573,48 triliun.

Beberapa poin kerja sama utama di sektor ini meliputi kemitraan antara Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dengan USABC sebesar USD2,00 miliar atau Rp33,82 triliun, penyediaan bahan baku industri berupa Shredded Worn Clothing senilai USD200 juta atau Rp3,38 triliun, hingga rencana raksasa pada industri semikonduktor yang masing-masing mencapai USD4,89 miliar atau Rp82,70 triliun dan USD26,7 miliar atau Rp451,55 triliun.

Sejalan dengan arahan Presiden, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa Indonesia sebagai mitra strategis membutuhkan forum bisnis yang melibatkan perusahaan besar AS dan asosiasi usaha untuk mendorong kolaborasi di berbagai bidang.

Fokus utama kerja sama diarahkan untuk meningkatkan daya saing nasional, terutama melalui pengembangan inovasi digital, kecerdasan artifisial, semikonduktor, mineral kritis, ketahanan rantai pasok, serta transisi energi dan industri pengolahan.

Airlangga juga menegaskan selesainya Agreement on Reciprocal Trade (ART) menjadi bukti kuat komitmen kedua negara dalam membuka akses pasar dan menghapus berbagai hambatan perdagangan.

Langkah ini diharapkan mampu menciptakan kepastian usaha yang lebih baik di Indonesia maupun AS seperti dilansir Antara.

“Melalui kesepakatan dalam ART ini, akan semakin memperkuat akses pasar dan daya saing produk Indonesia, sehingga akan menarik investasi yang lebih besar di berbagai sektor,” ungkap Airlangga, dikutip Antara.(aro)

Tags: ASDagangri

Berita Terkait.

deepal
Ekonomi

Deepal S05 dan Nevo Q05 Hadir di Medan, Changan Perkuat Pasar SUV Listrik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:03
Ciputra-Life
Ekonomi

Bisnis Makin Kencang, Ciputra Life Perkuat Modal dan Portofolio

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:32
Petugas-Bank
Ekonomi

Atasi Fluktuasi Harga Emas, Pegadaian Hadirkan Solusi Cicil Tabungan Emas

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:00
Agus-Haryoto-Widodo
Ekonomi

Asbanda: BPD Tak Minta Proteksi, tapi Kesempatan yang Setara

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:29
Gas
Ekonomi

PGN Perluas Layanan CNG di Yogyakarta, Gas Bumi Jangkau Wilayah Tanpa Pipa

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:09
IBMA
Ekonomi

Direktur Pegadaian Resmi Jadi Ketua Umum Indonesia Bullion Market Association

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:08

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.