• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Korban Pelecehan Anak Bertambah, Doli Kurnia Tegaskan Hukuman Maksimal

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 17 Februari 2026 - 16:06
in Nasional
doli

Anggota DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung (depan kanan) mendampingi orang tua korban saat melaporkan kasus dugaan pelecehan seksual anak ke Polres Asahan, Sumatera Utara, Senin (16/2/2026). Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Terkuaknya kasus dugaan pelecehan seksual terhadap anak-anak di Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, terus mengungkap fakta-fakta baru yang mengejutkan. Jika sebelumnya korban disebut hanya empat orang, kini jumlahnya melonjak drastis.

Anggota DPR RI dari Dapil III Sumut, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, kembali turun langsung ke Asahan setelah menerima informasi bahwa jumlah korban bertambah. Politisi yang dikenal vokal mengawal isu perlindungan anak itu terbang langsung dari Jakarta untuk bertemu para orang tua korban dan anak-anak yang terdampak.

BacaJuga:

Ketua DPD RI: RUU Kesejahteraan Sosial Harus Perkuat Ketahanan Bangsa

Masoud Pezeshkian Nyatakan Siap Berkorban Nyawa demi Kedaulatan Iran

Survei Indikator: 85,3 Persen Pemudik Puas dengan Penyelenggaraan Mudik Lebaran 2026

“Saya memang langsung terbang dari Jakarta untuk bertemu dengan orang tua dan anak-anak itu, setelah mendapat informasi, ternyata sudah ada 8 anak lagi yang mengaku menjadi korban dari pelaku,” ungkap Doli, Selasa (17/2/2026).

Dalam pertemuan yang berlangsung tertutup dan emosional itu, Doli berdialog dengan orang tua korban, Ketua DPRD Asahan, Ketua Lembaga Perlindungan Anak Asahan Fadhli, serta sejumlah pihak terkait. Mendengar langsung kesaksian para orang tua, Wakil Ketua Baleg DPR RI itu menyatakan keprihatinan mendalam.

Doli kemudian memaparkan langkah konkret yang akan ditempuh. Pertama, ia berkomitmen mengawal proses pemulihan trauma anak-anak korban. Kedua, ia mendorong para orang tua untuk tidak takut dan malu mengungkap kasus tersebut, serta mengajak orang tua korban lain yang belum terbuka untuk berani bersuara. Ketiga, ia meminta keluarga korban segera melaporkan tersangka ke aparat penegak hukum.

Setelah hampir dua jam berdialog, para orang tua akhirnya sepakat melaporkan SS ke Polres Asahan dengan pendampingan langsung dari Doli.

“Memang saya sudah buat janji dengan Kapolres untuk datang ke Kantor Polres. Tadinya saya ingin menguatkan dan memberikan dukungan penuh kepada pihak Polres untuk memproses segera dan secepat mungkin, kemudian memastikan agar tersangka diberi sanksi hukuman yang seberat-beratnya,” tutur Doli.

“Namun, berdasarkan kesepakatan, para orang tua meminta saya untuk mengantarkan mereka dan juga memberikan laporan tambahan,” lanjutnya.

Dalam pernyataan tegasnya, Doli menekankan bahwa tanggung jawab melindungi anak bukan hanya milik orang tua, tetapi juga negara.

“Jadi saya sebagai wakil pemerintah juga merasa punya tanggung jawab kepada mereka. Karena mereka, anak-anak Asahan, anak-anak Indonesia, adalah masa depan bangsa dan negara kita. Jadi kita semua punya tanggung jawab terhadap mereka. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat dan elemen bangsa, mari kita sama-sama lawan penyakit ini” tegas Doli.

“:Terakhir, saya nyatakan kepada kalian, para predator anak: saya akan menghadapi kalian, siapa pun kalian. Saya akan perang melawan kalian!,” tambahnya.

Kasus ini kini menjadi perhatian luas dan memunculkan desakan publik agar aparat penegak hukum bergerak cepat serta memberikan hukuman maksimal kepada pelaku, sekaligus memperkuat sistem perlindungan anak di Indonesia. (her)

Tags: Anggota DPR RIDoli KurniaKorban Pelecehan Anak

Berita Terkait.

sultan
Nasional

Ketua DPD RI: RUU Kesejahteraan Sosial Harus Perkuat Ketahanan Bangsa

Rabu, 8 April 2026 - 01:11
masoud
Nasional

Masoud Pezeshkian Nyatakan Siap Berkorban Nyawa demi Kedaulatan Iran

Rabu, 8 April 2026 - 00:30
jalan
Nasional

Survei Indikator: 85,3 Persen Pemudik Puas dengan Penyelenggaraan Mudik Lebaran 2026

Selasa, 7 April 2026 - 23:53
sudding
Nasional

Di MK, DPR Tegaskan Status Bencana Sudah Sesuai Konstitusi dan Berbasis Data Objektif

Selasa, 7 April 2026 - 23:23
tramadol
Nasional

Darurat Tramadol! DPR Soroti Peredaran hingga Sekolah dan Desa, Minta BNN Diperkuat

Selasa, 7 April 2026 - 21:11
siswa smk
Nasional

SMK dengan Masa Studi 4 Tahun, Mendikdasmen: Matangkan Keterampilan Lulusan Sesuai Kebutuhan Kerja

Selasa, 7 April 2026 - 19:19

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1135 shares
    Share 454 Tweet 284
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    742 shares
    Share 297 Tweet 186
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    664 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Prabowo Direncanakan Hadiri Perayaan Paskah Nasional 2026 di Manado

    661 shares
    Share 264 Tweet 165
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.