INDOPOSCO.ID – Perusahaan teknologi global Epson memaparkan peta jalan (roadmap) dan strategi bisnis menuju 2026 dalam rangkaian Media Gathering 2025 yang digelar pada 11-13 Februari di Bangkok, Thailand. Kegiatan yang dipadukan dengan diskusi kelompok terpumpun (focus group discussion/FGD) ini dihadiri lebih dari 50 media lokal dan nasional serta key opinion leader (KOL) dari berbagai provinsi di Indonesia.
Forum tersebut menjadi ajang penyelarasan visi perusahaan dengan dinamika kebutuhan industri nasional di tengah tantangan pasar global. Epson menegaskan komitmennya untuk memimpin pasar melalui inovasi teknologi yang efisien dan ramah lingkungan, sekaligus memperkuat fokus pada sektor Business-to-Business (B2B) dan peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebagai pilar pertumbuhan jangka panjang.
Manajemen PT Epson Indonesia menekankan pentingnya konsistensi terhadap identitas dan nilai inti perusahaan di tengah persaingan industri yang makin kompetitif. Adaptasi terhadap perubahan pasar dinilai penting, namun tetap harus bertumpu pada kekuatan teknologi dan reputasi merek yang telah dibangun.
Tahun 2026 disebut akan menjadi tonggak penting dalam memperluas adopsi teknologi cetak hemat energi yang semakin efisien dan berkelanjutan. Langkah ini sejalan dengan meningkatnya kesadaran sektor bisnis dan pemerintahan terhadap solusi teknologi yang mendukung agenda sustainability.
Head of Brand & Communication PT Epson Indonesia, Nolly Dhanurendra, mengatakan aktivitas pemasaran pada FY25 mengalami peningkatan dibandingkan FY24. “
Kami meningkatkan intensitas komunikasi di berbagai kanal, mulai dari print media, social media hingga digital advertising. Langkah ini kami lakukan untuk memperluas jangkauan audiens sekaligus memperkuat positioning Epson di pasar Indonesia, termasuk di segmen B2B dan pasar pemerintah yang mensyaratkan TKDN tinggi,” ujarnya.
Dari sisi komunikasi publik, distribusi siaran pers pada FY25 melampaui target. Dari target 24 rilis, realisasi mencapai 27 rilis atau 112 persen. Media coverage juga menunjukkan tren positif, dengan FY25 mencatatkan 1.226 pemberitaan dan PR value Rp65 miliar, meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Capaian ini dinilai mencerminkan efektivitas strategi komunikasi dan hubungan media yang terus diperkuat.
Komitmen terhadap peningkatan TKDN menjadi sorotan utama. Epson memiliki dua fasilitas manufaktur di Indonesia dan telah menciptakan lebih dari 10 ribu lapangan kerja. Printer Epson mencatat capaian TKDN hingga 75,28 persen, sementara proyektor mencapai 55,70 persen, didukung lebih dari 100 pemasok dalam negeri. Dengan mengusung semangat “Engineered for Good”, Epson menegaskan inovasi yang dikembangkan tidak hanya berorientasi pada teknologi, tetapi juga pada keberlanjutan dan kontribusi nyata terhadap perekonomian nasional. (eva)









