INDOPOSCO.ID – Upaya modernisasi koperasi nasional kini memasuki fase akselerasi. Metranet, anak usaha Telkom Group, melalui platform KoperasiGO, menggandeng Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk meluncurkan Gerakan Bersama Menuju Koperasi Masa Depan Indonesia, sebuah program kolaboratif yang menargetkan transformasi menyeluruh koperasi berbasis teknologi digital dan keuangan syariah.
Inisiatif ini menjadi langkah strategis untuk menjawab tantangan tata kelola, transparansi, serta keterbatasan akses layanan keuangan yang selama ini masih dihadapi banyak koperasi di Indonesia. Peluncuran program tersebut dihadiri puluhan perwakilan koperasi dari berbagai sektor dan daerah, yang menjadi pionir dalam ekosistem digital koperasi nasional.
Direktur Bisnis Metranet, Faisal Yusuf, menekankan bahwa transformasi digital koperasi bukan lagi sekadar agenda pengembangan, melainkan kebutuhan fundamental untuk menjaga relevansi koperasi di tengah perubahan ekonomi global.
“Isu yang paling signifikan dan menjadi sesuatu yang keharusan, menjadi sebuah hal yang mandatory dan menjadi keharusan buat kita. Keniscayaan adalah bagaimana peran Metranet bisa membantu, Telkom Group bisa membantu digitalisasi terhadap koperasi-koperasi ini bisa berjalan dengan baik, karena itu adalah tantangan yang berat,” ujar Faisal ditemui INDOPOSCO usai acara Gerakan Bersama Menuju Koperasi Masa Depan Indonesia di Jakarta, Jumat (13/2/2026).
Ia menjelaskan bahwa tantangan transformasi koperasi membutuhkan kolaborasi multipihak, mulai dari pemerintah hingga sektor keuangan dan teknologi.
“Tantangan ini perlu kolaborasi dengan berbagai pihak, dan kami mengambil satu inisiatif untuk mengkolaborasikan teman-teman yang punya kemampuan bersama untuk membangun digitalisasi di lokasi ini,” jelasnya.
Dalam mendorong keberhasilan koperasi yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan, platform KoperasiGO juga menargetkan perluasan jangkauan ke koperasi skala kecil dan komunitas di daerah. Strategi ini dilakukan melalui penguatan ekosistem digital yang terintegrasi dengan berbagai rantai nilai (value chain).
“Tentu kolaborasi dengan berbagai value chain dan ekosistem untuk mengembangkan digitalisasi koperasi ini. Seperti saat ini kita melibatkan kementerian, staf kepresidenan, dan Bank Syariah Indonesia. Ini menjadi ekosistem yang penting untuk membangun secara bersama-sama agar koperasi bisa menjangkau berbagai koperasi yang ada,” kata Faisal.
Terkait target jangka pendek dan jangka panjang, lanjut Faisal, Metranet menyatakan akan menyelaraskan strategi dengan prioritas nasional yang ditetapkan pemerintah, mengingat koperasi saat ini menjadi perhatian strategis pemerintah pusat.
“Kalau kita melihat perkembangan koperasi saat ini dan mendapatkan perhatian yang sangat besar dari pemerintah, ini sudah menjadi concern Bapak Presiden. Maka kita akan sejalan dengan target-target yang dibuat oleh pemerintah. Jangka pendek dan jangka panjang kita akan sesuaikan dengan situasi dan prioritas dari pemerintah,” tambahnya.
Peluncuran Gerakan Bersama Menuju Koperasi Masa Depan Indonesia diharapkan menjadi titik awal transformasi koperasi nasional menuju ekosistem digital yang modern, transparan, dan inklusif, sekaligus memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan di era digital. (her)




















