INDOPOSCO.ID – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meraih penghargaan terbaik dalam capaian Indeks Integritas Partai Politik (IIPP) 2025 yang diselenggarakan Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Penghargaan tersebut diserahkan Wakil Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Letjen (Purn.) Lodewijk F. Paulus kepada Sekretaris Jenderal PKS Muhammad Kholid dalam forum Rapat Koordinasi Evaluasi Capaian IIPP 2025 sebagai Pilar Penguatan Demokrasi Substansial Menuju Indonesia Emas 2045 di Bali, Rabu (11/2/2026).
“Alhamdulillah kami dapat melanjutkan capaian tahun sebelumnya yang juga meraih predikat yang sama,” ujar Kholid.
IIPP merupakan instrumen evaluasi yang menilai tata kelola partai politik melalui lima indikator utama, yakni kode etik, demokrasi internal, kaderisasi, rekrutmen, serta pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel.
Kholid menyebut penghargaan tersebut sebagai hasil kerja kolektif seluruh struktur dan kader PKS dari tingkat pusat hingga daerah dalam menjaga integritas organisasi.
“Penghargaan ini kami maknai sebagai pengakuan atas kerja kolektif kader dan pengurus PKS di seluruh Indonesia dalam menjaga integritas organisasi. IIPP memberi cermin objektif tentang sejauh mana tata kelola partai berjalan sesuai prinsip etika, demokrasi internal, rekrutmen dan kaderisasi berbasis merit system, serta keuangan yang transparan dan akuntabel,” ujarnya.
Ia menegaskan capaian itu bukanlah tujuan akhir, melainkan pijakan untuk melakukan perbaikan berkelanjutan di internal partai.
“Kami melihat IIPP bukan sekadar peringkat, tapi alat evaluasi. Ini menjadi pengingat agar partai terus berbenah, memperkuat sistem, dan memastikan praktik politik berjalan selaras dengan prinsip integritas. Kepercayaan publik hanya bisa dirawat lewat konsistensi tata kelola yang baik dan akuntabel,” tambahnya.
Menurut Kholid, penguatan integritas partai merupakan prasyarat penting bagi terwujudnya demokrasi substansial di Indonesia.
“Demokrasi yang kuat bertumpu pada partai politik yang berintegritas. Jika partai tertib secara internal, maka kualitas representasi politik di ruang publik akan ikut meningkat. Inilah kontribusi konkret partai bagi penguatan demokrasi substansial menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
PKS juga menyatakan komitmennya untuk menjadikan hasil IIPP 2025 sebagai dasar penguatan kebijakan internal, pembaruan SOP organisasi, serta peningkatan kualitas kaderisasi dan rekrutmen kepemimpinan di semua level.
Penghargaan IIPP 2025 diharapkan menjadi pemacu bagi seluruh partai politik untuk meningkatkan integritas kelembagaan dan akuntabilitas, serta membangun kembali kepercayaan publik terhadap sistem kepartaian sebagai pilar utama demokrasi.
“Penguatan dan pengarusutamaan good political party governance terus kita jalankan dan tingkatkan untuk merawat kepercayaan masyarakat,” tutup Kholid. (dil)




















