INDOPOSCO.ID – Tantangan utama yang masih dihadapi perempuan pengusaha hingga saat ini, yakni digitalisasi. Pernyataan tersebut diungkapkan Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), Nita Yudi dalam keterangan, Rabu (11/2/2026).
Untuk menghadapi digitalisasi, menurut Nita, perempuan-perempuan harus terus bertransformasi ke digital. Dengan belajar dan memanfaatkan berbagai program pemerintah yang kini semakin terbuka dan mudah diakses.
“Masalah perempuan pengusaha sampai hari ini adalah digitalisasi. Kita ingin mendorong perempuan-perempuan untuk terus bertransformasi ke digital,” ujar Nita.
“Tantangan terbesar sebenarnya nggak ada karena pemerintah baru meluncurkan KUR (Kredit Usaha Rakyat) kekinian,” imbuhnya.
Ia menjelaskan, program pemerintah KUR tersebut lebih dipermudah untuk menaikkan kelas pengusaha perempuan. Agar berdaya saing dan bisa masuk ke pasar global, bukan hanya lokal.
“Transformasi digital saja tidak cukup untuk mendorong pengusaha perempuan naik kelas. Diperlukan kolaborasi lintas sektor agar ekosistem usaha perempuan semakin kuat dan inklusif,” ungkapnya.
“Kalau mau naik kelas, harus lintas sektor, kolaborasi lintas sektor. Tema ini kami godok sesuai dengan kebijakan pemerintah tentang kolaborasi ekonomi inklusif, transformasi digital, dan daya saing,” sambungnya.
Selain akses pembiayaan melalui KUR, ia menekankan pentingnya kemudahan perizinan usaha, khususnya Nomor Induk Berusaha (NIB). Ia mengingatkan bahwa IWAPI sebelumnya telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam sosialisasi NIB ke berbagai daerah di Indonesia.
“Dulu IWAPI digandeng pemerintah sebagai mitra strategis NIB. Kita keliling ke Papua, NTB, Jawa Timur, dan daerah-daerah lain,” ujarnya.
“Sekarang ada pembaruan regulasi agar NIB lebih tertib, sehingga perlu lagi sosialisasi dari Kementerian BKPM,” sambung Nita.
Sebelumnya, Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-51 dengan tema “Memperkuat Fondasi Transformasi Digital Ekonomi Perempuan Melalui Sinergi Lintas Sektor Menuju Indonesia Emas 2045.”
Perayaan HUT ke-51 IWAPI dibuka oleh Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman dan disambut oleh Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Todotua Pasaribu di Jakarta. (nas)









