INDOPOSCO.ID – Deputi Manager Project WIKA Antonius Kurnianto mengatakan progres pembangunan tangki High Speed Diesel (HSD) di Merauke, Papua Selatan, telah mencapai 70 persen.
“Kita dari mengerjakan HSD Tanki ini kapasitas 5 ribu ton itu dengan saat ini progresnya sudah mencapai 70 persen, 70 persen itu untuk pengerjaan tankinya sendiri menyisakan pekerjaan roof-nya tanki, kemudian sama fasilitas pipa dan segala macamnya,” ujar Antonius dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Antonius menjelaskan, tangki HSD akan menjadi pusat distribusi bahan bakar untuk mendukung operasional kawasan PSN Wanam.
“HSD Tank untuk BBM, jadi nanti dari Jetty standar kemudian dialirkan menggunakan jalur pipa menuju ke HSD Tank, nanti untuk distribusinya dari owner ya,” ucapnya.
Pembangunan tangki HSD merupakan bagian dari infrastruktur Proyek Strategis Nasional (PSN) Wanam di Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke, Papua Selatan.
Sejumlah fasilitas utama, selain tangki HSD, adalah dermaga multipurpose (serbaguna) dan gudang serbaguna yang tengah dikerjakan.
Pembangunan gudang serbaguna juga terus dikejar. Progresnya saat ini mencapai 59 persen.
“Untuk gudang sendiri progresnya di 59 persen, jadi itu progres dihitung dari material datang dan juga progres di lapangan,” kata Antonius.
Meski demikian, ia mengakui pembangunan di kawasan pesisir Papua Selatan masih menghadapi kendala cuaca.
“Kita masih kendalanya memangnya dengan cuaca ya, karena kan Desember, Januari, dan Februari ini di area Papua ini masih angin kencang jadi kita berhati-hati terkait dengan masalah settingnya,” ujarnya.
Selain itu, pembangunan jalan sepanjang 135 kilometer juga dilakukan dan direncanakan terhubung hingga Kota Merauke. Saat ini, akses jalan tersebut masih digunakan khusus untuk kendaraan pengangkut material proyek.
Tim Project Wanam Gawang Kurniawan menyebut HSD Tank dan gudang disiapkan sebagai penopang utama operasional dermaga ke depan. Tangki HSD dirancang memiliki kapasitas 1 x 5.000 meter kubik.
Ia mengatakan, pembangunan tangki HSD ditargetkan selesai pada April atau Mei 2026.
Sementara dua unit gudang serbaguna berukuran masing-masing 50 x 100 meter ditargetkan rampung pada pertengahan tahun ini.
“Untuk target kita selesai di bulan April atau Mei. Yang kedua ada lagi Werehouse Multipurpose dengan kapasitas 50×100, 2 unit gudang werehouse, itu targetnya kita selesai di pertengahan tahun, bulan 5 atau 6,” kata Gawang
Di balik proyek PSN Wanam, terdapat peran swasta sebagai mitra pemerintah, salah satunya Jhonlin Group.
“Ini adalah tugas negara yang diberikan kepada saya,” kata Pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad. (ney)









