INDOPOSCO.ID – Dari Maluku Utara, PT Mitra Jaya Malut berhasil melakukan ekspor perdana 225 kilogram komoditas kerang dara segar (fresh blood cockle) ke Thailand. Pengiriman perdana ini dilakukan pada Selasa (3/2/2026) melalui sinergi ekspor Maluku Utara yang melibatkan Bea Cukai Ternate, BKIHT Maluku Utara, Badan Mutu Ternate, Garuda Indonesia, serta instansi terkait lainnya.
Kepala Kantor Bea Cukai Ternate, Jaka Riyadi, menyampaikan bahwa keberhasilan ini mencerminkan kesiapan Maluku Utara sebagai simpul ekspor komoditas kelautan nasional. Ia menegaskan, pendampingan lintas instansi menjadi kunci agar pelaku usaha daerah mampu bersaing di pasar internasional.
Pengiriman ekspor perdana dilakukan oleh, perusahaan pengolahan hasil laut asal Maluku Utara. Dalam ekspor ini, PT Mitra Jaya Malut mengirim sebanyak 225 kilogram kerang dara segar melalui jalur udara dari Ternate untuk memenuhi permintaan pasar Thailand yang membutuhkan produk laut berkualitas tinggi dengan tingkat kesegaran terjaga.
Di balik keberhasilan tersebut, kolaborasi antarinstansi berperan penting dalam memberikan pendampingan menyeluruh kepada eksportir. Pendampingan meliputi pemenuhan dokumen kepabeanan, sertifikasi karantina dan mutu, hingga pengaturan logistik agar proses ekspor berjalan efisien dan tepat waktu.
“Pendampingan ini dilakukan agar pelaku usaha lokal tidak hanya kuat di pasar domestik, tetapi juga mampu bersaing dan berkontribusi di pasar global,” ujar Jaka. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha harus terus diperkuat untuk menciptakan ekosistem ekspor yang berkelanjutan.
Keberhasilan ekspor perdana kerang dara ini diharapkan dapat menjadi pemicu bagi pelaku usaha lainnya di Maluku Utara untuk memanfaatkan peluang pasar internasional. Selain itu, capaian ini juga memperkuat posisi Maluku Utara sebagai gerbang ekspor komoditas perikanan dari kawasan Indonesia Timur. (ipo)

















