INDOPOSCO.ID – Industri global kolam renang dan kebugaran, Fluidra, berupaya melindungi kawasan mangrove sebagai investasi berkelanjutan untuk bumi dan generasi masa depan.
“Keberlanjutan melampaui batas negara. Dengan menanam akar ini di tanah Indonesia, kami tidak hanya melindungi garis pantai, tetapi juga secara fisik menanamkan komitmen global kami terhadap planet ini ke dalam fondasi operasional kami. Inilah warisan kami dalam tindakan,” kata General Manager Africa, Asia & UK Fluidra Francesc Camps dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (29/1/2026).
Upaya tersebut dimulai dari Kawasan Konservasi Mangrove di Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta, yang dianggap sebagai penyangga ekologis strategis yang vital untuk mencegah erosi pantai dan mengatasi perubahan iklim. Para eksekutif kantor di Spanyol hingga pimpinan manajemen Asia datang untuk menanam mangrove bersama-sama.
Selama sesi penanaman intensif, pohon-pohon itu diperkenalkan memiliki sistem akar yang kompleks yang bertindak sebagai jaring alami, menjebak sedimen dan menstabilkan garis pantai terhadap energi pasang surut yang tak henti-hentinya.
Selain pengendalian erosi, hutan-hutan baru ini akan berfungsi sebagai penyerap karbon yang ampuh, menyerap karbon dioksida dari atmosfer secara jauh lebih efisien daripada hutan darat.
Lebih lanjut Indonesia dinilai sebagai negara kepulauan yang menghadapi realitas langsung kenaikan permukaan laut dan abrasi tanah.
Sehingga dinilai cocok menjadi tempat untuk melangsungkan demonstrasi solidaritas global sekaligus memperkuat komitmen untuk memperkuat penghalang alami yang melindungi komunitas pesisir dan keanekaragaman hayati.
Penanaman bibit pohon mangrove itu diharapkan menjadi sebuah pengingat untuk berjuang melawan degradasi lingkungan membutuhkan persatuan, upaya, dan kemauan untuk memelihara bumi.
ASIA Managing Director Charles Lim menambahkan bahwa Asia berada di garis depan ketahanan iklim. Inisiatif di PIK merupakan bukti bahwa tanggung jawab perusahaan lebih dari sekadar strategi, melainkan kewajiban nyata.
“Kami sedang membangun masa depan di mana kesuksesan bisnis dan pelestarian lingkungan tidak dapat dipisahkan,” kata Lim. (ney)




















