INDOPOSCO.ID – Gempa bumi di Pacitan di Jawa Timur tidak berpotensi tsunami. Dilansir dari situs resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) gempa memiliki kekuatan magnitudo (M)5,5.
Dari catatan BMKG, gempa bumi di Pacitan berpusat di darat, 25 Km Timur Laut Pacitan. Dengan kedalaman hiposenter (pusat gempa) 105 Km.
“Pusat gempa di Pacitan (episenter) berada di titik koordinat 8.14 Lintang Selatan (LS) dan 111.33 Bujur Timur (BT),” kata BMKG di laman resminya, Selasa (26/1/2026).
Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono menyebut, getaran gempa dirasakan dengan intensitas bervariasi di sejumlah daerah. Di Pacitan dan wilayah sekitarnya, intensitas gempa mencapai skala III–IV MMI.
Sementara itu, getaran juga dirasakan di Madiun, Jember, Mojokerto, serta wilayah Bali seperti Denpasar, Kuta, dan Karangasem dengan skala II–III MMI.
Sementara wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, termasuk Kota Yogyakarta, Bantul, Sleman, Kulon Progo, hingga Purworejo, turut merasakan gempa dengan intensitas II MMI. Getaran dengan skala serupa juga dirasakan di Semarang, Pasuruan, dan Mataram.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi gempa susulan yang mungkin saja terjadi. (nas)




















