INDOPOSCO.ID – Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak Kamis (22/1/2026) masih menyisakan genangan di sejumlah kawasan hingga Minggu pagi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta mencatat, hingga pukul 06.00 WIB terdapat 19 RT (Rukun Tetangga) dan satu ruas jalan yang masih terendam banjir.
Kepala BPBD Jakarta Isnawa Adji menyebutkan, genangan terjadi di tiga wilayah administrasi, yakni Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara, dengan ketinggian air bervariasi antara 20 hingga 140 Centimeter (Cm).
Di Jakarta Barat, genangan melanda tiga RT di Kelurahan Kembangan Selatan dan Kembangan Utara. Ketinggian air berkisar 30–40 Cm, dipicu oleh curah hujan tinggi serta luapan Kali Angke.
Sementara itu, Jakarta Timur menjadi wilayah terdampak terparah dengan 15 RT tergenang. Di Kelurahan Bidara Cina, ketinggian air mencapai 85 hingga 140 Cm akibat luapan Kali Ciliwung. Genangan juga terjadi di Kampung Melayu, Cawang, dan Cililitan dengan ketinggian 20 hingga 110 Cm.
Di Jakarta Utara, satu RT di Kelurahan Kapuk Muara masih terendam dengan ketinggian air sekitar 40 Cm.
Selain permukiman, satu ruas jalan, yakni Jalan Kembangan Raya di Kelurahan Kembangan Selatan, Jakarta Barat, juga tergenang setinggi 35 Cm sehingga mengganggu arus lalu lintas.
Akibat banjir tersebut, ratusan warga terpaksa mengungsi ke sejumlah titik pengungsian. Di Jakarta Barat, pengungsi tersebar di masjid, mushola, sekolah, balai warga, hingga kantor swasta, dengan jumlah mencapai ratusan kepala keluarga. Di Jakarta Timur, pengungsian terpusat di sekolah, aula kelurahan, serta masjid. Sementara di Jakarta Utara, warga Kapuk Muara mengungsi di Gang Masjid Nurul Jannah RW 02.
BPBD Jakarta telah mengerahkan personel untuk memantau kondisi genangan serta berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat). Upaya penyedotan air dan normalisasi saluran terus dilakukan agar genangan segera surut.
“Genangan ditargetkan surut dalam waktu cepat, sembari memastikan kebutuhan dasar para penyintas terpenuhi,” kata Isnawa melalui gawai, Minggu (25/1/2026).
BPBD juga mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir susulan. (nas)









