• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Satu Dekade Upaya Pemerintah Bangun Internet Sehat dan Ruang Digital Ramah Anak

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 22 Januari 2026 - 20:07
in Nasional
Satu Dekade Upaya Pemerintah Bangun Internet Sehat dan Ruang Digital Ramah Anak
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dalam kurun waktu lebih dari satu dekade terakhir, pemerintah Republik Indonesia terus menegaskan komitmennya dalam membangun ruang digital yang sehat, aman, dan produktif melalui program INSAN (Internet Sehat dan Aman).

Program yang diinisiasi pada tahun 2013 ini dirancang untuk meningkatkan literasi digital masyarakat Indonesia agar pemanfaatan internet berlangsung secara positif, bertanggung jawab, dan terlindungi dari berbagai risiko konten negatif, seperti penipuan daring, konten pornografi, kekerasan, serta disinformasi dan hoaks.

BacaJuga:

Kritisi Penggolongan UKT Anak ASN, DPR: Dianggap Mampu, Padahal Banyak yang Kewalahan Biaya Kuliah

Dituding Intervensi Kasus Viral, Komisi III DPR Buka Suara: “Kami Hanya Awasi, Bukan Penegak Hukum”

Soroti Usulan JK, Fraksi Gerindra Ingatkan Risiko Daya Beli Anjlok Jika Harga BBM Naik

Pelaksanaan program INSAN dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai kegiatan sosialisasi, roadshow edukatif, dan forum diskusi yang melibatkan beragam pemangku kepentingan, termasuk pemerintah pusat maupundaerah, institusi pendidikan, organisasi masyarakat sipil, serta komunitas literasi digital di seluruh Indonesia. Acara seperti Festival Internet Aman untuk Anak diselenggarakan untuk meningkatkan ketahanan digital anak terhadap risiko dunia maya melalui edukasi dan pendampingan dari orang tua serta guru.

Pada waktu yang hampir bersamaan, pemerintah Indonesia juga telah menjalin kolaborasi strategis dengan Asia Internet Coalition (AIC)—yang beranggotakan perusahaan teknologi global seperti Google, Yahoo, eBay, Skype, dan PayPal. Kemitraan ini bertujuan memperluas jangkauan edukasi penggunaan internet yang sehat dan aman, termasuk melalui berbagai inisiatif publik seperti peringatan Safer Internet Day di Indonesia.

“Penguatan literasi digital merupakan investasi strategis jangka panjang bagi masa depan bangsa. Edukasi internet sehat sejak dini tidak hanya berfungsi sebagai upaya perlindungan dari konten berisiko, tetapi juga membentuk budaya digital yang produktif, kritis, dan beretika,” ujar Dr. Rini Wijayanti, pakar kebijakan teknologi dan komunikasi digital dari Universitas Indonesia.

“Dalam satu dekade terakhir, fokus kebijakan pemerintah semakin diarahkan pada penciptaan ruang digital yang ramah anak. Saya mengamati, pemerintah mengedepankan pendekatan perlindungan berbasis edukasi, pendampingan orang tua dan guru, serta penguatan regulasi yang menempatkan kepentingan terbaik anak sebagai prioritas dalam ekosistem digital. Langkah ini mencerminkan kesadaran bahwa perlindungan anak di ruang digital tidak cukup hanya dengan pembatasan teknis, tetapi memerlukan penguatan literasi, ketahanan digital, dan peran aktif keluarga serta sekolah,” tambah Dede Suryanto, M.Si., dosen Bisnis Digital di Program Vokasi Universitas Indonesia.

Dalam konteks global, langkah yang ditempuh Indonesia tersebut sejalan dengan praktik-praktik terbaik (best practices) dalam tata kelola digital internasional. Salah satu contoh inisiatif penting di tingkat global adalah pembentukan Dewan Pengawas Facebook (Facebook Oversight Board) pada tahun 2020. Dewan independen ini bertugas meninjau dan mengevaluasi keputusan moderasi konten yang bersifat kompleks dan sensitif di platform Facebook dan Instagram, sekaligus memberikan rekomendasi kebijakan untuk memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan perlindungan hak asasi manusia di ruang digital.

Indonesia turut berkontribusi dalam inisiatif global tersebut melalui keterlibatan Endy M. Bayuni, jurnalis senior Indonesia, yang ditunjuk sebagai salah satu anggota pendiri Dewan Pengawas Facebook sejak Mei 2020. Bersama para pakar internasional lainnya, Endy Bayuni berperan dalam memastikan penerapan standar moderasi konten yang adil, berimbang, dan menghormati kebebasan berekspresi, sekaligus menekan penyebaran konten berbahaya.

Sejak mulai beroperasi, Dewan Pengawas Facebook telah menghasilkan ratusan keputusan dan rekomendasi strategis yang secara signifikan meningkatkan akuntabilitas platform terhadap penggunanya. Dalam kurun waktu lima tahun terakhir, lebih dari 300 keputusan dan rekomendasi telah dikeluarkan, dengan tingkat respons yang melampaui 75 persen—menunjukkan kemajuan nyata dalam transparansi dan pendekatan berbasis hak asasi manusia dalam moderasi konten digital.

Keberhasilan dua inisiatif tersebut—program INSAN di tingkat nasional dan Dewan Pengawas Facebook di tingkat global—menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, akademisi, dan komunitas internasional dalam membangun ekosistem digital yang lebih sehat, aman, dan berkelanjutan dengan tetap menyeimbangkan antara kebebasan berekspresi dan peningkatan literasi. (srv)

Tags: Internet SehatProgram INSANRuang Digital Ramah Anak

Berita Terkait.

Kritisi Penggolongan UKT Anak ASN, DPR: Dianggap Mampu, Padahal Banyak yang Kewalahan Biaya Kuliah
Nasional

Kritisi Penggolongan UKT Anak ASN, DPR: Dianggap Mampu, Padahal Banyak yang Kewalahan Biaya Kuliah

Senin, 13 April 2026 - 01:52
Dituding Intervensi Kasus Viral, Komisi III DPR Buka Suara: “Kami Hanya Awasi, Bukan Penegak Hukum”
Nasional

Dituding Intervensi Kasus Viral, Komisi III DPR Buka Suara: “Kami Hanya Awasi, Bukan Penegak Hukum”

Minggu, 12 April 2026 - 23:54
Soroti Usulan JK,  Fraksi Gerindra Ingatkan Risiko Daya Beli Anjlok Jika Harga BBM Naik
Nasional

Soroti Usulan JK, Fraksi Gerindra Ingatkan Risiko Daya Beli Anjlok Jika Harga BBM Naik

Minggu, 12 April 2026 - 22:09
Alumni UNS, dari Menteri sampai Profesional, Kumpul Bangun Jejaring dan Kolaborasi
Nasional

Alumni UNS, dari Menteri sampai Profesional, Kumpul Bangun Jejaring dan Kolaborasi

Minggu, 12 April 2026 - 21:13
Lolos TEEP, 3 Mahasiswa Atma Jaya Perluas Jejak Akademik ke Taiwan
Nasional

Lolos TEEP, 3 Mahasiswa Atma Jaya Perluas Jejak Akademik ke Taiwan

Minggu, 12 April 2026 - 19:21
BPJS Watch: 12 April Jadi Momentum Evaluasi Program MBG dan Perlindungan Anak
Nasional

BPJS Watch: 12 April Jadi Momentum Evaluasi Program MBG dan Perlindungan Anak

Minggu, 12 April 2026 - 18:36

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2423 shares
    Share 969 Tweet 606
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    826 shares
    Share 330 Tweet 207
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    787 shares
    Share 315 Tweet 197
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    769 shares
    Share 308 Tweet 192
  • Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.