INDOPOSCO.ID – Presiden Prabowo Subianto mengunjungi kantor Perdana Menteri Inggris Keir Starmer di 10 Downing Street, London, Selasa (20/1/2026), untuk melakukan pertemuan bilateral yang membahas sejumlah kemitraan strategis antara kedua negara.
Starmer mengawali sambutannya dengan menyampaikan ucapan selamat datang kepada Prabowo, yang berkunjung ke Downing Street untuk kedua kalinya. Prabowo sebelumnya terakhir mengunjungi Downing Street pada 21 November 2024 dalam rangka memperkuat hubungan bilateral Indonesia–Inggris.
“Biarkan saya memulai dengan mengucapkan selamat datang kembali di Downing Street. Merupakan suatu kehormatan besar bagi kami untuk menerima Anda kembali dalam kunjungan kedua ini,” ujar Starmer.
Starmer melanjutkan bahwa pada kunjungan pertama tersebut, Indonesia dan Inggris telah sepakat untuk membangun kemitraan strategis. Menurutnya, komitmen itu kini mulai terwujud, mencerminkan hubungan bilateral yang terus bergerak ke arah positif.
“Ini merupakan pertanda nyata bahwa hubungan antara kedua negara berkembang dengan cepat,” imbuhnya.
Adapun salah satu kemitraan yang dianggap mengalami progres cukup pesat adalah di bidang maritim, utamanya setelah kedua negara menyepakati Maritime Partnership Programme (MPP) pada November lalu untuk meningkatkan kapasitas angkatan laut dan kapal nelayan Indonesia.
“Itu adalah hal yang kita bicarakan pada pertemuan sebelumnya, jadi saya sangat bahagia Anda bisa kembali ke sini,” ujar Starmer.
Starmer juga menyampaikan antusiasmenya untuk kembali berdiskusi dengan Prabowo, khususnya terkait kerja sama di bidang pendidikan. “Anda sangat kami sambut, dan saya menantikan diskusi lebih lanjut antara kita,” lanjutnya.
Menanggapi hal tersebut, Prabowo juga menjelaskan bahwa kunjungannya kali ini memang berfokus pada kerja sama di bidang maritim dan pendidikan. Hal itu terlihat dari sejumlah pertemuan yang dilakukannya sejak memulai kunjungan kerja di Inggris pada awal pekan ini.
Prabowo mengatakan, ia telah bertemu dengan perusahaan pertahanan Inggris Babcock terkait kemitraan di sektor maritim. Kemudian, ia juga telah melakukan diskusi bersama Russell Group, yakni asosiasi yang menaungi 24 universitas riset terkemuka di Inggris.
Ia kemudian menyebut bahwa seluruh pertemuan tersebut berjalan dengan produktif. “Juga dengan para pimpinan dari kelompok universitas Russell Group, saya rasa ini sangat produktif dan saya sangat menghargai hubungan kami dengan Perdana Menteri. Terima kasih banyak,” imbuh Prabowo. (dil)




















