• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Dukung Asta Cita Presiden, Dirjen Polpum Kemendagri Ajak Kepala Daerah Perkuat Kemandirian Pangan

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Sabtu, 17 Januari 2026 - 20:10
in Nasional
mendagri

Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kementerian Dalam Negeri, Akmal Malik, berfoto bersama peserta Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Sinergi Pelaksanaan Program dan Kegiatan Urusan Pemerintahan Umum di Daerah guna mendukung program prioritas Presiden dan Asta Cita di Hotel Pullman Jakarta Central Park, Kamis (15/1/2026). Foto: Kemendagri

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Akmal Malik, mengajak para kepala daerah bersama jajaran sekretaris daerah untuk berperan aktif mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat kemandirian dan ketahanan pangan nasional.

Akmal menegaskan, Presiden Prabowo memberikan perhatian besar terhadap isu kemandirian pangan yang diwujudkan melalui berbagai program prioritas pemerintah, di antaranya Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), serta program swasembada pangan. Oleh karena itu, dukungan konkret dari pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam memastikan keberhasilan agenda strategis tersebut.

BacaJuga:

6 Bandara Ditutup Terdampak Anak Krakatau, Menhub: Utamakan Keselamatan Penerbangan

Gunung Anak Krakatau Siaga, Penyeberangan Merak-Bakauheni Tetap Normal

Dampak Erupsi Anak Krakatau, Wamendiktisaintek: Kurangi Aktivitas Kampus di Luar Ruangan

“Kita fokus pada kemandirian pangan. Bagaimana menggerakkan masyarakat untuk mewujudkan ketahanan pangan. Misalnya, mendorong anak-anak muda dan siswa sekolah untuk menanam satu pohon cabai saja. Itu sudah menjadi bentuk implementasi nasionalisme demi kemandirian bangsa di bidang pangan,” ujar Akmal.

Hal tersebut disampaikan Akmal saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Sinergi Pelaksanaan Program dan Kegiatan Urusan Pemerintahan Umum di Daerah guna mendukung pelaksanaan program prioritas Presiden dan Asta Cita, yang berlangsung di Hotel Pullman Jakarta Central Park, Kamis (15/1/2026).

Akmal mengungkapkan, Indonesia memiliki potensi besar berupa bonus demografi dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Potensi tersebut perlu dimanfaatkan secara optimal melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia agar mampu mendorong kemandirian bangsa, termasuk di sektor pangan. Namun demikian, ia juga menyoroti tantangan serius berupa menurunnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian, sementara mayoritas petani saat ini didominasi oleh kelompok usia lanjut.

“Saya mencatat ada sekitar 80 juta anak usia sekolah, mulai dari SMP hingga SMA, di seluruh Indonesia. Pertanyaannya, bagaimana jika anak-anak ini dibekali pendidikan dan kesadaran untuk mewujudkan ketahanan pangan,” ujarnya.

Menurut Akmal, jika sebagian besar dari jumlah tersebut mendapatkan pendidikan dan pembiasaan di bidang pangan, dampaknya akan sangat signifikan bagi ketahanan pangan nasional. Karena itu, ia mendorong kepala daerah untuk berinovasi dalam merancang program yang melibatkan generasi muda secara aktif. Salah satu contoh yang disampaikannya adalah program penanaman cabai secara konsisten di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Ia menjelaskan, program tersebut tidak hanya berkontribusi terhadap ketahanan pangan, tetapi juga berpotensi membantu pengendalian inflasi daerah, mengingat harga cabai kerap menjadi salah satu komoditas penyumbang inflasi.

“Bayangkan jika satu siswa saja diwajibkan menanam satu pohon cabai, maka akan ada sekitar 80 juta batang cabai di seluruh Indonesia. Kegiatan menanam dan merawat cabai juga melatih disiplin dan tanggung jawab siswa,” katanya.

Lebih lanjut, Akmal menekankan bahwa kreativitas dan inisiatif kepala daerah sangat dibutuhkan dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Hal ini juga berkaitan dengan target pemerintah agar program Makan Bergizi Gratis dapat menjangkau hingga 82 juta penerima manfaat. Untuk itu, diperlukan kesiapan pasokan pangan yang memadai guna mendukung kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah.

Selain ketahanan pangan, Akmal juga menyoroti pentingnya peran daerah dalam mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai upaya menggerakkan perekonomian masyarakat. Melalui optimalisasi program tersebut, diharapkan roda perekonomian daerah dapat bergerak lebih dinamis dan berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. (dam)

Tags: Asta Cita PresidenDirjen Polpum KemendagriKemandirian Pangankepala daerah

Berita Terkait.

bandaraa
Nasional

6 Bandara Ditutup Terdampak Anak Krakatau, Menhub: Utamakan Keselamatan Penerbangan

Minggu, 6 September 2026 - 23:23
ferry
Nasional

Gunung Anak Krakatau Siaga, Penyeberangan Merak-Bakauheni Tetap Normal

Minggu, 6 September 2026 - 22:02
fauzan
Nasional

Dampak Erupsi Anak Krakatau, Wamendiktisaintek: Kurangi Aktivitas Kampus di Luar Ruangan

Minggu, 6 September 2026 - 21:11
abdul
Nasional

Kemendikdasmen Sesuaikan Pembelajaran di Daerah Terdampak Erupsi Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 20:02
gempa
Nasional

Gempa Bumi Magnitudo 4,9 Guncang Banggai di Sulteng, Hiposenter di Kedalaman 7 Km

Minggu, 6 September 2026 - 19:44
tito
Nasional

Pascaerupsi Gunung Anak Krakatau, Mendagri Imbau Pemda Terdampak Tingkatkan Kewaspadaan

Minggu, 6 September 2026 - 19:37

OLAHRAGA

Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27
Olahraga

Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27

Editor Laurens Dami
Jumat, 4 September 2026 - 15:30

INDOPOSCO.ID – Super League 2026/27 bakal hadir dengan wajah baru. Bukan soal format kompetisi atau komposisi klub, melainkan aturan permainan yang...

SelengkapnyaDetails
aza

Buktikan Kualitas Local Pride, Persebaya dan AZA Luncurkan Jersey Anyar

Jumat, 4 September 2026 - 13:13
league

Jadwal Super League Pekan Pertama: Persija Hadapi Laga Berat, Persib Pede 3 Poin

Jumat, 4 September 2026 - 13:03
sarinah

Sarinah dan Ghea Fashion Studio Hadirkan Wastra Nusantara dalam Seragam Tim Indonesia di Asian Games 2026

Jumat, 4 September 2026 - 10:20
Hadapi Laos, Nova Arianto Putar Otak Tentukan Pemain Garuda Muda

Hadapi Laos, Nova Arianto Putar Otak Tentukan Pemain Garuda Muda

Kamis, 3 September 2026 - 09:12

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.