• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Greenland Jadi Titik Kunci Pertahanan Global Uni Eropa, Begini Kata Pengamat

Dilianto - Editor Dilianto -
Selasa, 13 Januari 2026 - 11:32
in Internasional
nato

Ilustrasi Greenland. Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pulau Greenland kian menjadi sorotan dalam percaturan geopolitik global. Selain menyandang status sebagai pulau terbesar di dunia, wilayah otonom Kerajaan Denmark itu dinilai memiliki nilai strategis tinggi bagi kepentingan pertahanan, ekonomi, dan keamanan Uni Eropa (UE) serta NATO.

Pengamat politik internasional Saiful Huda Ems menilai, posisi geografis Greenland yang berada di antara Eropa, Amerika Utara, dan kawasan Arktik menjadikannya titik kunci jalur militer dan pertahanan global. Sejak era Perang Dingin hingga saat ini, Greenland berperan penting sebagai penyangga keamanan Atlantik Utara.

BacaJuga:

Iran Ancam Tenggelamkan Kapal Perang AS Jika Blokade Selat Hormuz Berlanjut

Gagal di Pakistan, Trump Beri Sinyal Negosiasi Kembali dengan Iran

Abaikan Blokade AS, Spanyol Sebut China Mediator Utama di Selat Hormuz

“Greenland bukan sekadar wilayah geografis, melainkan kombinasi kepentingan ekonomi, politik, dan keamanan global,” ujar Saiful Huda melalui gawai, Selasa (13/1/2026).

Greenland memiliki luas sekitar 2,16 juta kilometer persegi dan dikelilingi perairan Arktik. Di balik hamparan esnya, pulau ini menyimpan kekayaan sumber daya alam strategis, mulai dari mineral tanah jarang (rare earth elements), uranium, minyak dan gas, hingga potensi perikanan. Sumber daya tersebut dinilai vital bagi pengembangan teknologi modern, termasuk kendaraan listrik, industri chip, dan sistem persenjataan.

Bagi Uni Eropa, menurutnya, keberadaan Greenland dinilai penting untuk mengurangi ketergantungan pada China dan Rusia, khususnya dalam rantai pasok mineral strategis. Tak heran jika Eropa berupaya keras mempertahankan pengaruhnya di kawasan Arktik di tengah meningkatnya persaingan global.

“Amerika Serikat, Rusia, dan China sama-sama berlomba memperluas pengaruh di Arktik. Karena itu, Eropa tidak ingin kehilangan pijakan strategisnya di Greenland,” katanya.

Secara politik, lanjut dia, Greenland merupakan wilayah otonom Kerajaan Denmark dan bukan anggota Uni Eropa, meski memiliki hubungan erat dengan Brussel. Namun demikian, pulau ini menjadi bagian penting dari sistem pertahanan NATO. Salah satu fasilitas militernya, Thule Air Base, berperan krusial dalam sistem deteksi dini rudal dan pertahanan udara NATO.

Ia menilai, jika Greenland merdeka sepenuhnya atau berpindah ke bawah pengaruh negara lain, maka Eropa berpotensi kehilangan kendali strategis di kawasan Arktik. Situasi tersebut dikhawatirkan akan mengubah keseimbangan kekuatan global, khususnya dalam konteks pertahanan Barat.

Dalam konteks hubungan transatlantik, ia juga menyoroti dinamika antara Amerika Serikat dan sekutunya di Eropa. Menurutnya, Eropa dan NATO kini semakin berhati-hati terhadap langkah sepihak Washington yang berpotensi mengganggu stabilitas global.

“Greenland adalah simbol penting bahwa Eropa tidak ingin kepentingan strategisnya dikorbankan dalam rivalitas kekuatan besar,” ungkapnya. (nas)

Tags: Grenlandnatouni eropa

Berita Terkait.

Nuklir
Internasional

Iran Ancam Tenggelamkan Kapal Perang AS Jika Blokade Selat Hormuz Berlanjut

Kamis, 16 April 2026 - 12:01
Gagal di Pakistan, Trump Beri Sinyal Negosiasi Kembali dengan Iran
Internasional

Gagal di Pakistan, Trump Beri Sinyal Negosiasi Kembali dengan Iran

Rabu, 15 April 2026 - 12:36
Abaikan Blokade AS, Spanyol Sebut China Mediator Utama di Selat Hormuz
Internasional

Abaikan Blokade AS, Spanyol Sebut China Mediator Utama di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 - 01:23
Isu Akses Udara Militer AS ke Indonesia Mengemuka, DPR Tegaskan Kedaulatan Tak Bisa Ditawar
Internasional

Isu Akses Udara Militer AS ke Indonesia Mengemuka, DPR Tegaskan Kedaulatan Tak Bisa Ditawar

Selasa, 14 April 2026 - 22:45
rusia
Internasional

Diplomasi Senyap di Moskow: Kesepakatan Besar RI-Rusia Terungkap

Selasa, 14 April 2026 - 09:55
bowo
Internasional

RI Gabung ke BRICS, Begini Kata Putin saat Bertemu Prabowo di Rusia

Selasa, 14 April 2026 - 07:07

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2523 shares
    Share 1009 Tweet 631
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    846 shares
    Share 338 Tweet 212
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    763 shares
    Share 305 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.