INDOPOSCO.ID – Atmosfer Stadion Haji Agus Salim dipastikan memanas saat Semen Padang FC menutup putaran pertama Super League 2025/26 dengan menjamu Persis Solo, pada Minggu (11/1/2026) pukul 15.30 WIB. Bermain di depan publik sendiri, Kabau Sirah tak ingin melewatkan kesempatan emas untuk mengamankan tiga poin krusial.
Pertandingan pekan ke-17 ini menjadi laga bernilai tinggi bagi kedua tim. Baik Semen Padang maupun Persis Solo sama-sama masih berkutat di zona merah dan membutuhkan tambahan poin absolut demi menjauh dari ancaman degradasi.
Saat ini, Semen Padang FC berada di posisi ke-16 dengan raihan 10 poin. Persis Solo justru terpuruk di dasar klasemen dengan koleksi tujuh poin, sementara satu tingkat di atas zona merah ditempati PSBS Biak yang mengantongi 13 poin. Kondisi ini membuat duel di Padang dipastikan berlangsung ketat dan penuh tensi.
Pelatih Semen Padang FC, Dejan Antonic, menegaskan kesiapan timnya jelang laga penting tersebut.
“Tim sudah siap menjalani laga lawan Persis. Memang masih tanpa Rui Rampa yang belum bisa main karena istirahat sekitar dua bulan. Laga lawan Persis adalah laga terakhir di putaran pertama. Semoga kita bisa dapat hasil positif dan semoga bisa keluar dari zona merah,” ujar Antonic dalam keterangan resmi klub, Minggu (11/1/2026).
Mantan arsitek Borneo FC Samarinda itu menyadari bahwa Persis Solo datang dengan motivasi yang sama besar. Oleh karena itu, ia meminta anak asuhnya tampil disiplin dan cerdas sepanjang pertandingan.
“Kita melawan tim yang sama dengan kondisi di zona merah. Tapi kita utama di rumah. Kita harus disiplin, cerdas dengan organisasi permainan yang bagus dari belakang, tengah juga depan. Untuk bisa mendapatkan tiga poin, kita harus bekerja keras,” tegasnya.
Persiapan matang pun telah dilakukan dengan menganalisis kekuatan lawan. Menurut Dejan, laga ini bukan sekadar soal teknik, tetapi juga fokus dan ketenangan dalam memanfaatkan peluang.
“Semoga kita bisa memaksimalkan celah yang ada untuk bisa mengalahkan Persis. Ini laga penting untuk kedua tim. Harus tetap fokus penuh,” ucapnya.
Meski Semen Padang tercatat sebagai tim dengan jumlah gol paling sedikit, sementara Persis termasuk tim dengan kebobolan terbanyak musim ini, Dejan memilih tidak terjebak angka-angka statistik. ”
Kalau kita melihat terlalu banyak statistik, itu tidak bisa selalu jadi patokan. Yang pasti, semoga Semen Padang bisa menang untuk pertandingan nanti,” tambahnya. (her)










