INDOPOSCO.ID – Guru Besar Fakultas Sains dan Teknologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof. Achmad Tjachja Nugraha menilai, arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Retret Kabinet Merah Putih 2026 sebagai langkah strategis memperkuat tata kelola pemerintahan yang solid, efektif, dan berorientasi pada hasil.
Menurutnya, retret kabinet menjadi momentum penting untuk memastikan jalannya roda pemerintahan sejak awal tahun berada dalam satu garis visi dan arah kebijakan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.
“Retret Kabinet Merah Putih memiliki peran krusial dalam menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, dan memastikan seluruh menteri bekerja secara terukur dan terarah,” kata Achmad Tjachja Nugraha dalam keterangannya, Jakarta, Rabu (7/1/2026).
Ia menekankan bahwa kesamaan visi dan penguatan koordinasi antarkementerian merupakan kunci utama agar program prioritas Prabowo dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Penekanan Prabowo terhadap percepatan program nasional dianggapnya mencerminkan gaya kepemimpinan yang berorientasi pada hasil (result-oriented leadership).
Menurutnya, akselerasi kebijakan di sektor strategis seperti energi, pendidikan, dan hilirisasi industri sangat relevan di tengah dinamika dan tantangan global yang semakin kompleks.
“Arahan Presiden Prabowo agar kabinet bekerja cepat, cerdas, dan inovatif mencerminkan tuntutan tata kelola pemerintahan modern. Program strategis tidak boleh berhenti di tahap perencanaan, tetapi harus dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” jelas Achmad Tjachja Nugraha.
Ia turut mengapresiasi dorongan Prabowo terhadap kerja lintas kementerian dan lembaga, yang dinilainya penting untuk menghindari tumpang tindih kebijakan sekaligus mempercepat pencapaian target pembangunan nasional.
Mengenai pembentukan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, menilai kebijakan tersebut sebagai wujud nyata kehadiran negara dalam kondisi darurat. Menurutnya, langkah ini penting agar proses pemulihan wilayah terdampak bencana dapat berlangsung cepat, tepat sasaran, dan akuntabel.
“Secara keseluruhan, retret kabinet ini menunjukkan keseriusan Presiden Prabowo dalam membangun pemerintahan yang solid, responsif, dan berpihak pada kepentingan rakyat,” imbuh Achmad Tjachja Nugraha. (dan)





















