INDOPOSCO.ID – Anggota DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dari Daerah Pemilihan Jawa Barat IX, Ateng Sutisna, menggelar Evaluasi Tahun Pertama Kinerja sebagai anggota DPR RI periode 2024–2029. Kegiatan ini menjadi penanda komitmen Ateng dalam menjaga akuntabilitas serta merumuskan arah kerja yang lebih terukur dan berdampak pada tahun 2026.
Evaluasi kinerja tersebut dirangkaikan dengan Bimbingan Teknis Penulisan Laporan dan Jurnalisme Warga, serta Peluncuran Logo Kampanye Nasional “The A’s Team: Dari Dapil Jabar IX Untuk Indonesia Raya”. Kegiatan berlangsung selama dua hari dua malam, Senin hingga Rabu, 5–7 Januari 2026, di Point of View Hotel and Resort, Majalengka.
Peserta kegiatan terdiri dari tim internal Ateng Sutisna, meliputi tenaga ahli, staf ahli, liaison officer (LO) daerah pemilihan, serta anggota DPRD Fraksi PKS dari Kabupaten Subang, Majalengka, dan Sumedang—yang merupakan aleg tandem pada Pemilu Legislatif 2024 lalu.
Ateng menilai evaluasi tahun pertama sangat krusial karena 2025 merupakan tahun kerja penuh pertama DPR RI periode 2024–2029. Menurutnya, tahun awal harus dijadikan pijakan objektif untuk menilai kualitas representasi, sekaligus menyusun perbaikan arah kerja ke depan.
“Evaluasi kinerja tidak cukup hanya menghitung kehadiran rapat atau aktivitas administratif. Yang lebih penting adalah mengukur kualitas advokasi kebijakan dan dampaknya bagi masyarakat,” tegas Ateng dalam sambutannya, Rabu (7/1/2026).
Daerah Pemilihan Jawa Barat IX yang meliputi Subang, Majalengka, dan Sumedang dinilai memiliki posisi strategis dalam pembangunan nasional. Selain potensi sosial, budaya, dan ekonomi yang besar, wilayah ini juga menghadapi tantangan serius, seperti persoalan agraria, lingkungan hidup, serta ketimpangan antara desa dan kawasan industri.
Melalui evaluasi ini, Ateng memetakan capaian kerja sepanjang 2025 sekaligus mengidentifikasi isu-isu strategis daerah yang telah dan belum teradvokasi di tingkat nasional. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penyusunan agenda kerja 2026 agar lebih fokus, berbasis kebutuhan konstituen, dan memiliki indikator dampak yang jelas.
Selain evaluasi kinerja, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat partisipasi publik melalui pelatihan penulisan laporan dan jurnalisme warga. Ateng menilai kemampuan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi secara tertulis merupakan elemen penting dalam membangun demokrasi yang transparan dan akuntabel.
“Partisipasi publik yang kuat harus ditopang oleh kemampuan warga menyampaikan data, fakta, dan aspirasi secara bertanggung jawab,” ujarnya.
Peluncuran logo kampanye nasional “The A’s Team: Dari Dapil Jabar IX Untuk Indonesia Raya” menjadi simbol penguatan identitas kerja dan komunikasi publik. Logo tersebut merepresentasikan semangat kebersamaan, soliditas tim, serta kesinambungan perjuangan dari daerah menuju kontribusi nasional.
Ateng menegaskan bahwa kekuatan daerah adalah fondasi utama dalam membangun kebijakan nasional yang berpihak pada rakyat. Ia berharap evaluasi ini tidak hanya menjadi laporan internal, tetapi juga melahirkan narasi kinerja publik yang jujur, berbasis data, dan mudah dipahami masyarakat.
“Kepercayaan masyarakat adalah amanah. Evaluasi ini menjadi cara kami menjaga akuntabilitas dan memastikan kerja ke depan lebih terarah, berdampak, dan benar-benar berpihak pada rakyat,” pungkasnya. (dil)








