• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

40 Tewas, Presiden Hilang: Apa yang Sebenarnya Terjadi di Venezuela?

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 4 Januari 2026 - 12:38
in Internasional
Pemandangan kota yang gelap usai serangan udara berskala besar terhadap Venezuela dan pemimpinnya oleh Amerika Serikat di Caracas, Venezuela, Sabtu (3/1/2026). Foto: ANTARA/Xinhua/Marcos Salgado/aa.

Pemandangan kota yang gelap usai serangan udara berskala besar terhadap Venezuela dan pemimpinnya oleh Amerika Serikat di Caracas, Venezuela, Sabtu (3/1/2026). Foto: ANTARA/Xinhua/Marcos Salgado/aa.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Langit Caracas berubah mencekam pada Sabtu (3/1/2026) ketika serangkaian ledakan mengguncang ibu kota Venezuela. New York Times, mengutip pejabat senior setempat, melaporkan sedikitnya 40 orang tewas, termasuk personel militer dan warga sipil, dalam serangan yang dikaitkan dengan Amerika Serikat (AS).

Pemerintah Venezuela menyebut serangan itu menyasar berbagai titik strategis. Wakil Presiden Delcy Rodriguez menegaskan bahwa korban tidak hanya berasal dari kalangan militer, tetapi juga pejabat negara dan masyarakat sipil, memicu kemarahan publik serta kecaman keras dari otoritas Caracas.

BacaJuga:

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Uni Eropa Sampaikan Duka dan Desak Perlindungan Pasukan PBB

Putin dan MBS Teleponan, Desak Gencatan Senjata Segera di Timur Tengah

Bawa Minuman Beralkohol dari Luar Negeri, Ini Batasannya!

Di Washington, Presiden AS Donald Trump secara terbuka mengumumkan bahwa negaranya telah melancarkan operasi militer besar-besaran. Ia juga mengklaim Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, telah ditangkap dan diterbangkan keluar negeri, sebuah pernyataan yang langsung mengguncang panggung politik internasional.

Sementara itu, media lokal Venezuela melaporkan dentuman keras di sejumlah kawasan Caracas dan menyebut operasi tersebut melibatkan unit elit Delta Force. Klaim ini semakin memperkeruh situasi, menambah lapisan misteri atas operasi militer yang kini menjadi sorotan dunia.

Dikutip dari ANTARA, Otoritas Venezuela mengaku belum mengetahui keberadaan Maduro dan meminta AS untuk memberikan bukti bahwa ia masih hidup. Trump kemudian menerbitkan sebuah foto yang diklaimnya memperlihatkan Maduro berada di atas kapal AS.

Sejumlah anggota Kongres AS menyebut operasi tersebut ilegal, sementara pemerintah menyatakan bahwa Maduro akan menghadapi persidangan.

Menanggapi situasi tersebut, Kementerian Luar Negeri Venezuela mengumumkan rencananya untuk mengajukan banding ke organisasi internasional atas tindakan Washington dan mendesak Dewan Keamanan PBB untuk mengelar rapat darurat yang membahas serangan AS ke Venezuela.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan solidaritas dengan rakyat Venezuela. Moskow mengaku sangat prihatin dengan laporan bahwa Maduro dan istrinya telah dipaksa meninggalkan negara itu sebagai bagian dari agresi AS.

Lebih lanjut, Moskow menyerukan pembebasan Maduro dan istrinya serta pencegahan eskalasi lebih lanjut dalam situasi di sekitar Venezuela. (rmn)

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Tags: Amerika SerikatNicolas MaduroPresiden Venezuela DitangkapVenezuela

Berita Terkait.

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Uni Eropa Sampaikan Duka dan Desak Perlindungan Pasukan PBB
Internasional

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Uni Eropa Sampaikan Duka dan Desak Perlindungan Pasukan PBB

Jumat, 3 April 2026 - 04:38
Putin dan MBS Teleponan, Desak Gencatan Senjata Segera di Timur Tengah
Internasional

Putin dan MBS Teleponan, Desak Gencatan Senjata Segera di Timur Tengah

Kamis, 2 April 2026 - 23:57
Bawa Minuman Beralkohol dari Luar Negeri, Ini Batasannya!
Internasional

Bawa Minuman Beralkohol dari Luar Negeri, Ini Batasannya!

Kamis, 2 April 2026 - 21:12
buku
Internasional

Gastrodiplomasi Indonesia Merambah Seoul, Buku ‘Taste of Nusantara’ Perkuat Misi MBG

Kamis, 2 April 2026 - 13:43
DPR: RUU Hukum Perdata Internasional Tutup Kekosongan Hukum dan Perkuat Posisi Indonesia di Global
Internasional

DPR: RUU Hukum Perdata Internasional Tutup Kekosongan Hukum dan Perkuat Posisi Indonesia di Global

Kamis, 2 April 2026 - 06:27
Tiga Prajurit Gugur, TNI Tetap Kirim 756 Pasukan Baru ke Lebanon
Internasional

Pesan Terakhir Kapten Zulmi untuk Sang Ayah: “Jangan Pergi Sendirian, Pah”

Kamis, 2 April 2026 - 02:11

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1087 shares
    Share 435 Tweet 272
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    913 shares
    Share 365 Tweet 228
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    696 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Start Meyakinkan, Timnas Indonesia Incar Final Sempurna FIFA Series 2026

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.