• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Pasukan PBB di Lebanon Dapat Tembakan Senjata Ringan di Dekat Kafer Shouba

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Sabtu, 3 Januari 2026 - 19:09
in Internasional
Personel-Satgas

Personel Satgas TNI Kontingen Garuda UNIFIL TA 2024 mengikuti upacara penyambutan di Lapangan PRIMA Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (24/4/2025). Sebanyak 1.087 personel Satgas TNI Kontingen Garuda telah kembali ke Tanah Air dari penugasan menjaga keamanan serta perdamaian pada misi UNIFIL di wilayah Lebanon dengan memperoleh sejumlah penghargaan internasional di antaranya, UN Medal dari PBB, Lebanese Armed Forced Medal, Tanzania Medal, dan Sri Lanka Medal. Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/nym.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon atau UNIFIL menyatakan personel penjaga perdamaiannya mendapat tembakan senjata ringan dan senapan mesin di dekat Kafer Shouba, Lebanon selatan, Jumat (2/1/2026).

“Pagi ini, pasukan penjaga perdamaian yang berpatroli di dekat Kafer Shouba melaporkan 15 tembakan senjata ringan yang mengenai jarak tidak lebih dari 50 meter dari mereka,” kata UNIFIL dalam sebuah pernyataan seperti dilansir ANTARA, Sabtu (3/1/2026).

BacaJuga:

Iran Tepis Ancaman Sanksi Ekonomi Trump: Melanjutkan Kebijakan Gagal

Tolak Pola Konflik Berulang, Menlu Iran: Kami Ingin Berakhirnya Perang

Perayaan HUT RI di Kanada, KBRI Beri Penghargaan untuk Dua Sosok Penting

Dalam pernyataannya, UNIFIL memastikan bahwa tembakan tersebut berasal dari posisi militer Israel di selatan Garis Biru.

Kurang dari 20 menit kemudian, patroli kedua di wilayah yang sama melaporkan sekitar 100 peluru senapan mesin menghantam area dengan jarak sekitar 50 meter dari lokasi mereka.

UNIFIL menegaskan tidak ada kerusakan maupun korban luka dalam kedua insiden tersebut. Namun, misi PBB itu memastikan bahwa tembakan berasal dari posisi militer Israel di selatan Garis Biru dalam kedua kejadian, serta menyampaikan bahwa permintaan penghentian tembakan telah dikirim melalui jalur penghubung resmi.

UNIFIL juga menekankan bahwa patroli tersebut telah dikoordinasikan sebelumnya. Misi itu menyebutkan bahwa pihaknya telah memberi tahu Pasukan Pertahanan Israel mengenai aktivitas patroli di wilayah tersebut, sesuai dengan prosedur yang biasa diterapkan untuk area sensitif di sekitar Garis Biru.

Menurut UNIFIL, insiden semacam ini terjadi terlalu sering dan mulai menjadi tren yang mengkhawatirkan. Misi PBB itu mengingatkan bahwa serangan terhadap atau di sekitar pasukan penjaga perdamaian merupakan pelanggaran serius terhadap Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701.

UNIFIL juga menyerukan kepada militer Israel untuk menghentikan perilaku agresif serta serangan terhadap atau di sekitar pasukan penjaga perdamaian yang bertugas menjaga perdamaian dan stabilitas di sepanjang Garis Biru.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada komentar dari militer Israel terkait pernyataan tersebut.

Patroli pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon selatan kerap menjadi sasaran tindakan kekerasan Israel, termasuk pembidikan laser dan tembakan peringatan.

Juru bicara Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, Stephane Dujarric, sebelumnya menyebut insiden-insiden tersebut sebagai kejadian yang sangat berbahaya.

Gencatan senjata di Lebanon diberlakukan sejak November 2024 setelah lebih dari satu tahun serangan yang menewaskan lebih dari 4.000 orang dan melukai sekitar 17.000 lainnya, di tengah perang Israel di Gaza.

Kementerian Kesehatan Lebanon mencatat sedikitnya 335 orang tewas dan 973 lainnya terluka akibat serangan Israel sejak gencatan senjata berlaku.

Berdasarkan kesepakatan gencatan senjata, militer Israel seharusnya menarik diri sepenuhnya dari Lebanon selatan pada Januari 2025. Namun, penarikan tersebut baru dilakukan sebagian, dan Israel masih mempertahankan kehadiran militernya di lima pos perbatasan. (dam)

Tags: Kafer ShoubaLebanonpbbTembakan Senjata Ringan

Berita Terkait.

abbas
Internasional

Iran Tepis Ancaman Sanksi Ekonomi Trump: Melanjutkan Kebijakan Gagal

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:09
Sesmenko PMK: Teknologi Harus Hadir Menjawab Persoalan Nyata Bangsa
Internasional

Tolak Pola Konflik Berulang, Menlu Iran: Kami Ingin Berakhirnya Perang

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:30
kbri
Internasional

Perayaan HUT RI di Kanada, KBRI Beri Penghargaan untuk Dua Sosok Penting

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:10
Gempa NTT, Presiden Iran Sampaikan Dukacita dan Tawarkan Bantuan Medis
Internasional

Gempa NTT, Presiden Iran Sampaikan Dukacita dan Tawarkan Bantuan Medis

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:15
Gunil Keluar, Xdinary Heroes Langsung Batalkan Sejumlah Jadwal
Internasional

KASA Korea Gandeng BIGBANG sebagai Duta Kehormatan Perdana

Minggu, 16 Agustus 2026 - 01:27
jubir
Internasional

Karoline Leavitt Mundur dari Jabatan Jubir Gedung Putih Akhir Agustus

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:07

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.