• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Klinik UMKM Bangkit Jadi Rumah Solusi Pelaku Usaha Aceh Tamiang

Dilianto - Editor Dilianto -
Rabu, 31 Desember 2025 - 17:05
in Ekonomi
klinik-umkm

Klinik UMKM Bangkit resmi beroperasi di Aceh Tamiang. Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyerahkan bantuan peralatan produksi sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah bagi UMKM terdampak bencana. Foto: Dok. Kementerian UMKM

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah menghadirkan harapan baru bagi pelaku usaha kecil yang terdampak bencana. Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman resmi memperkenalkan Klinik UMKM Bangkit, sebuah pusat layanan terpadu yang dirancang khusus untuk membantu UMKM bangkit dari keterpurukan pascabencana.

Program ini menyasar wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat—daerah yang banyak pelaku usahanya terdampak langsung oleh bencana alam. Klinik UMKM Bangkit tidak hanya berfungsi sebagai tempat pengaduan, tetapi juga menjadi ruang konsultasi, pendampingan, dan solusi nyata bagi pelaku usaha yang tengah berjuang memulihkan bisnisnya.

BacaJuga:

Langkah Hijau DSLNG: dari Kepatuhan Menuju Inovasi Berkelanjutan

Lima Strategi Wajib Investor di Bear Market

Bea Cukai Perkuat Asistensi UMKM, Dorong Pelaku Usaha Siap Tembus Pasar Ekspor

Menurut Maman, kehadiran klinik ini bertujuan mempercepat pemulihan ekonomi UMKM dengan target waktu maksimal satu tahun. Prosesnya dimulai dari tahap pemetaan kondisi usaha, yang akan berlangsung hingga Maret 2026, sebagai dasar penanganan yang tepat dan berkelanjutan.

“Dikomandani pemerintah daerah, klinik ini bertugas mengurus layanan pembiayaan dengan memastikan UMKM terdampak bencana yang terdata dan memiliki tanggungan kredit di bank mendapatkan relaksasi pinjaman serta kecukupan modal usaha,” ujar Maman saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Selasa (30/12/2025).

Klinik UMKM Bangkit juga difungsikan sebagai pusat perbelanjaan produk lokal buatan UMKM dari Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Produk-produk tersebut akan dipasarkan di dalam dan luar provinsi sehingga dapat menghidupkan UMKM setempat sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat. Langkah ini diyakini mampu menggerakkan kembali ekonomi di wilayah terdampak bencana.

Selain itu, klinik akan menyediakan layanan produksi agar UMKM yang usahanya terhenti dapat melanjutkan kegiatan usahanya. Peralatan produksi sesuai kebutuhan akan difasilitasi melalui layanan ini.

“Klinik ini kita buat untuk melakukan pemetaan sekaligus mencari solusi agar UMKM di tiga provinsi, terutama di Aceh Tamiang, bisa hidup dan bangkit kembali,” jelasnya.

Maman juga mengimbau masyarakat, khususnya UMKM terdampak bencana, agar memprioritaskan penanganan rumah tangga dan lingkungan terlebih dahulu, tanpa terlalu terbebani oleh persoalan utang usaha.

“Kementerian UMKM bersama Kemenko Perekonomian, Kementerian Keuangan, dan OJK menyiapkan perangkat aturan dan kebijakan agar UMKM yang memiliki tanggungan kredit di bank dapat memperoleh relaksasi dan keringanan,” ungkapnya.

Klinik UMKM Bangkit akan berdiri di delapan titik di tiga provinsi. Di Aceh, klinik berada di Banda Aceh, Pidie, Aceh Utara, Aceh Tamiang, dan Pidie Jaya. Di Sumatera Utara, klinik berada di Medan dan Tapanuli Tengah, sementara di Sumatera Barat berada di Padang. Lokasi-lokasi tersebut dipilih dengan mempertimbangkan letak wilayah dan jumlah personel. Meski demikian, setiap klinik akan melayani seluruh UMKM di wilayah terdampak di sekitarnya.

“Saya mohon Klinik UMKM Bangkit ini dijadikan rumah tempat berkumpulnya para UMKM di Aceh Tamiang. Jadikan klinik ini tempat mencari solusi. Insyaallah perangkatnya sudah disiapkan hingga ekonomi Aceh pulih dan normal kembali,” jelas Maman.

Maman juga menambahkan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang bersama Kementerian UMKM dan Kementerian Perdagangan mulai hari ini mereaktivasi Pasar Pagi Kuala Simpang agar para pedagang dapat kembali berjualan, sementara masyarakat bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sebanyak 140 tenda bantuan akan didirikan sebagai lokasi berjualan sementara, dan pemerintah setempat berencana menambah sekitar 200 tenda lagi agar semakin banyak pedagang yang dapat beraktivitas.

“Silakan diatur bagus-bagus, dimanfaatkan baik-baik. Jaga kebersamaan,” tegasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Maman berdialog langsung dengan para UMKM, didampingi Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Iqbal Shoffan Shofwan, Wakil Bupati Aceh Tamiang Ismail, Plt Kepala Dinas Koperasi UKM Provinsi Aceh Zulkifli yang hadir mewakili Gubernur Aceh, serta Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian Kabupaten Aceh Tamiang Ibnu Azis. Menteri Maman menyampaikan simpati dan apresiasinya kepada masyarakat Aceh Tamiang yang tetap tabah, kuat, dan penuh semangat untuk bangkit di tengah situasi bencana.

“Peristiwa ini dapat dihadapi dengan persatuan dan pikiran positif. Ini juga menjadi motivasi dan penyemangat bagi kami di pemerintahan untuk bekerja lebih giat, memastikan masyarakat bisa kembali hidup normal dan tetap berdaya,” tambahnya. (her)

Tags: Aceh TamiangKementerian UMKMKlinik UMKM Bangkitmaman abdurrahmanMenteri UMKMpelaku usaha

Berita Terkait.

Anugerah
Ekonomi

Langkah Hijau DSLNG: dari Kepatuhan Menuju Inovasi Berkelanjutan

Jumat, 10 April 2026 - 21:43
Bear-Market
Ekonomi

Lima Strategi Wajib Investor di Bear Market

Jumat, 10 April 2026 - 21:33
Edukasi
Ekonomi

Bea Cukai Perkuat Asistensi UMKM, Dorong Pelaku Usaha Siap Tembus Pasar Ekspor

Jumat, 10 April 2026 - 18:30
MRO
Ekonomi

GDPS Kembali Kirim Tenaga Profesional untuk Proyek MRO di Korea Selatan

Jumat, 10 April 2026 - 18:00
Kapal-Nelayan
Ekonomi

Ambisi Hijau vs Realitas Lapangan: Jalan Terjal Transisi Energi Indonesia

Jumat, 10 April 2026 - 16:38
btn
Ekonomi

BTN Perkuat Peran, 6 Juta KPR Jadi Fondasi Ekonomi dan Sosial

Jumat, 10 April 2026 - 14:58

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Jajan Sembarangan Berujung Operasi, Abew Alami Pembesaran Amandel Parah

    682 shares
    Share 273 Tweet 171
  • Jakarta Mati Lampu Massal, Operasional MRT Sempat Lumpuh Total

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.