• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

KKP Tambah 1,09 Juta Ha Lahan Konservasi Laut di 2025

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 31 Desember 2025 - 22:22
in Nasional
kkp

Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan, Koswara (tiga dari kiri) menyampaikan Tambah 1,09 Juta Ha Lahan Konservasi Laut hingga akhir 2025. istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat kinerja positif sepanjang tahun 2025 terhadap program perlindungan laut, peningkatan efektivitas kawasan konservasi, serta pengelolaan sumber daya kelautan yang berkelanjutan.

Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan, Koswara, menyampaikan bahwa hingga akhir 2025, luas kawasan konservasi laut mengalami penambahan 1,09 juta hektare dari target 700 ribu hektare mencapai 30,9 juta hektare. Sementara yang dikelola secara efektif mencapai 19,27 juta hektare dari target sebesar 18,5 juta hektare.

BacaJuga:

IBSW Nilai Langkah Prabowo Hadapi Karhutla Sudah Tepat dan Terukur

Ariston Indonesia Tebar Kehangatan di Empat Panti Asuhan Lewat Program “Caring Brings Comfort”

Prabowo Bertolak ke Riau, Tinjau Langsung Penanganan Karhutla

“Capaian ini hasil dari sinergi dan kolaborasi dengan K/L, Pemda, perguruan tinggi, dan mitra konservasi serta kerjasama bilateral/multilateral. Kedepan akan semakin diperkuat melalui PROTEKSI (Program Terpadu Restorasi Ekosistem dan Konservasi),” ungkap Koswara dalam siaran resmi di Jakarta, Rabu (31/12/2025).

KKP juga mencatat kemajuan signifikan dalam konservasi spesies dan genetik. Sepanjang 2025, pengelolaan pemanfaatan 420 spesies perikanan terealisasi 100 persen, sementara perlindungan spesies meningkat signifikan dengan penetapan 48 jenis biota laut dilindungi melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan.

Sejalan dengan penguatan agenda Ekonomi Biru, KKP juga mencatat kemajuan signifikan dalam pengelolaan karbon biru melalui perencanaan, regulasi, dan pemutakhiran data ekosistem pesisir dan laut dangkal. Hingga 2025, telah disiapkan 20 lokasi perencanaan karbon biru, dengan 5 lokasi terdaftar dalam Sistem Registri Nasional Perubahan Iklim (SRN PPI), mencakup kawasan konservasi dan nonkonservasi.

KKP juga telah menerbitkan regulasi pendukung, termasuk Manual Pengukuran Karbon Biru Padang Lamun serta Keputusan Dirjen tentang pokja penyusunan informasi terumbu karang dan padang lamun nasional. Pembaruan data nasional menunjukkan total habitat bentik laut dangkal seluas 2,27 juta hektare, yang terdiri atas terumbu karang, padang lamun, makroalga, serta substrat dasar {potensial rehabilitasi), sebagai basis penting kontribusi sektor kelautan dalam mitigasi perubahan iklim dan pengembangan karbon biru nasional.

Dalam mendukung pengendalian wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, KKP melaksanakan rehabilitasi mangrove dan lamun di berbagai daerah, serta memulai pengembangan Kawasan Mangrove Nasional di Kamal Muara, Jakarta. Kawasan ini dirancang sebagai pusat rehabilitasi, konservasi, edukasi, dan wisata mangrove berbasis masyarakat.

Upaya menjaga laut dari ancaman sampah juga diperkuat melalui program Laut Sehat Bebas Sampah (Laut SEBASAH). KKP aktif mendorong kolaborasi lintas sektor dan daerah, termasuk melalui nota kesepakatan dengan pemerintah daerah dan kementerian terkait, guna menekan aliran sampah dari darat ke laut.

KKP juga telah melakukan beberapa kegiatan ekstensifikasi dan intensifikasi untuk mempercepat pencapaian swasembada garam sebagai salah satu program prioritas Presiden. Pada tahun 2025 telah dimulai pembangunan tahap 1 Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Rote Ndao, NTT dengan target produksi hingga 200 ton/ha. Pengembangan K-SIGN di tahap selanjutnya akan melibatkan investor.

Program intensifikasi melalui revitalisasi tambak garam dan pemberian bantuan sarpras telah dilaksanakan di sejumlah daerah sentra garam rakyat (Cirebon, Indramayu, Pati dan Sabu Raijua) dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi hingga 30% dan kualitas garam menjadi K1. Kegiatan ekstensifikasi dan intensifikasi telah menyerap 1.180 tenaga kerja pada fase konstruksi.

Tahun 2025, KKP menorehkan capaian kinerja utama melalui penguatan jasa bahari yang berdampak langsung pada ekonomi biru, ditandai dengan implementasi rig to reef, pengembangan sistem pemantauan reklamasi berbasis digital, perluasan perdagangan karbon biru, serta peningkatan tata kelola wisata dan perizinan jasa bahari yang menghasilkan PNBP Rp38,43 miliar dan nilai investasi Rp1,49 triliun, sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir melalui pembinaan 36 kampung Lautra di sekitar kawasan konservasi.

Koswara menegaskan bahwa capaian tersebut mencerminkan konsistensi KKP dalam menyeimbangkan perlindungan ekosistem laut dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir. “Ekonomi Biru kami dorong sebagai strategi pembangunan yang melindungi laut sekaligus meningkatkan kesejahteraan,” ujarnya. (ney)

Tags: KKPLahan Konservasi Laut

Berita Terkait.

ibsw
Nasional

IBSW Nilai Langkah Prabowo Hadapi Karhutla Sudah Tepat dan Terukur

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:15
ariston
Nasional

Ariston Indonesia Tebar Kehangatan di Empat Panti Asuhan Lewat Program “Caring Brings Comfort”

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:49
bowo
Nasional

Prabowo Bertolak ke Riau, Tinjau Langsung Penanganan Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:24
Kemhan Buka Suara Soal Isu Larangan Hijab Kadet Unhan
Nasional

Kemhan Buka Suara Soal Isu Larangan Hijab Kadet Unhan

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:24
Milad ke-14, HNI Perkuat Ekosistem Produk Halal di Indonesia
Nasional

Milad ke-14, HNI Perkuat Ekosistem Produk Halal di Indonesia

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:32
Karhutla Kalimantan Berulang, PKS: Biaya Pembakaran Lebih Murah daripada Konsekuensi Hukum
Nasional

Karhutla Kalimantan Berulang, PKS: Biaya Pembakaran Lebih Murah daripada Konsekuensi Hukum

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:09

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.