• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Perkuat Perlindungan CPMI, Kementerian P2MI Gandeng Kemdiktisaintek Petakan Keahlian Global

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 24 Desember 2025 - 13:05
in Nasional
WhatsApp Image 2025-12-24 at 12.36.59

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin bersama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Brian Yuliarto melakukan penandatanganan kerja sama siapkan 500 ribu pekerja migran terampil, di Kantor Kemdiktisaintek, Jakarta, Rabu (24/12/2025). Foto: Dokumen Kementerian P2MI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) RI Mukhtarudin menegaskan, perlindungan terhadap calon pekerja migran Indonesia (CPMI) harus dimulai sejak dini melalui penyiapan kompetensi, penguasaan bahasa, serta keterampilan kerja yang matang.

Mukhtarudin juga menyoroti fakta lapangan bahwa pekerja migran terampil jarang mengalami masalah serius, berbeda dengan yang berangkat tanpa persiapan memadai.

BacaJuga:

Objek Terang dan Meluncur di Langit Lampung dan Banten, BRIN: Itu Sampah Antariksa

Bersaing dengan Perguruan Tinggi, Tren Siswa Masuk PTKIN Meningkat

Menteri PANRB Bahas Penguatan Integrasi Layanan BPJS pada MPP dan Portal INAku, Ini Alasannya

“Pekerja terampil jarang mengalami masalah serius, berbeda dengan yang berangkat tanpa persiapan memadai, bahkan oleh pihak tidak bertanggung jawab,” kata Mukhtarudin saat menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) RI Brian Yuliarto di Kantor Kemdiktisaintek, Jakarta, Rabu (24/12/2025).

Ia menyatakan, Presiden Prabowo Subianto memiliki komitmen kuat dengan membentuk Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI). Sebelumnya, urusan pekerja migran ditangani oleh sebuah badan, kini ditingkatkan menjadi kementerian.

“Ini adalah bentuk nyata komitmen negara bahwa pekerja migran Indonesia harus dilindungi secara lebih kuat dan menyeluruh,” ujar Mukhtarudin.

Selain itu, Presiden Prabowo juga menekankan pelindungan harus dimulai sejak sebelum penempatan.

“Saya berharap jika pelindungan di awal baik, maka proses penempatan dan pasca penempatan akan berjalan lebih aman. Karena Pak Presiden menegaskan pentingnya penyiapan pekerja migran berbasis keterampilan dan high skill,” ujar Mukhtarudin.

enteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Brian Yuliarto menekankan pekerja migran bukan sekadar tenaga kerja, melainkan duta bangsa yang mencerminkan kualitas kompetensi, profesionalisme, dan daya saing sumber daya manusia (SDM) Indonesia di panggung global.

Ia membandingkan dengan negara maju seperti Tiongkok dan India, yang memiliki diaspora SDM unggul tersebar di banyak negara. Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah berkomitmen menjadikan SDM Indonesia unggul dan bersaing global.

Dalam MoU ini, Kemdiktisaintek akan memetakan negara tujuan dan keahlian yang dibutuhkan, membuat program khusus di tahun terakhir studi (tahun 3 atau 4) untuk melatih calon Pekerja migran secara intensif, termasuk bahasa (Mandarin untuk Taiwan, Tiongkok, Jepang untuk Jepang, Inggris) serta sertifikasi sesuai standar negara tujuan.

“Ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk menggeser paradigma penempatan pekerja Migran dari low-skill ke middle atau high-skill, dengan target besar seperti 500 ribu pekerja migran terampil di masa mendatang,” jelas Brian.(dan)

Tags: CPMIKementerian P2MIMukhtarudinPekera Migran

Berita Terkait.

Objek-Terang
Nasional

Objek Terang dan Meluncur di Langit Lampung dan Banten, BRIN: Itu Sampah Antariksa

Minggu, 5 April 2026 - 10:31
ptkin
Nasional

Bersaing dengan Perguruan Tinggi, Tren Siswa Masuk PTKIN Meningkat

Minggu, 5 April 2026 - 00:30
RW
Nasional

Menteri PANRB Bahas Penguatan Integrasi Layanan BPJS pada MPP dan Portal INAku, Ini Alasannya

Sabtu, 4 April 2026 - 21:13
Jemaah-haji
Nasional

Pemerintah Ingatkan Masyarakat tak Tergiur Tawaran Jalur Haji Tidak Resmi

Sabtu, 4 April 2026 - 20:05
Penumpang-Kereta
Nasional

10 Kota Jadi Tujuan Favorit pada Libur Panjang Akhir Pekan Ini

Sabtu, 4 April 2026 - 17:11
Nanik-S.-Deyang
Nasional

60 Siswa Keracunan MBG di Jaktim, BGN Akui Operasikan Dapur Tak Layak

Sabtu, 4 April 2026 - 15:26

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1092 shares
    Share 437 Tweet 273
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    914 shares
    Share 366 Tweet 229
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    700 shares
    Share 280 Tweet 175
  • Arus Balik Lebaran 2026 di Tol Cipali Capai 3.500 Kendaraan per Jam, Jelang Sore Lancar

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.