INDOPOSCO.ID – Ada sekitar 6.899 masjid di seluruh Indonesia yang berpartisipasi. Tahun lalu tidak sebanyak ini, hanya 4.000 sekian. Pernyataan tersebut diungkapkan Menteri Agama Nasaruddin Umar saat dialog media di Jakarta, Selasa (23/12/2025).
Nasaruddin mengatakan, masjid-masjid tersebut merupakan bagaimana Kementerian Agama (Kemenag) dalam mempersiapkan mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. “Kami sudah mempersiapkan posko-posko. Ada sekitar 6.000 lebih posko,” bebernya.
Lebih jauh ia menjelaskan, di Indonesia sepanjang jalan raya terdapat masjid. Untuk itu, masjid-masjid tersebut nanti buka 24 jam sebagai posko mudik Nataru 2026.
“Kenapa? Karena selama ini Kementerian Perhubungan (Kemenhub) biasanya membuatkan tenda-tenda untuk pemudik. Nah, sekarang kita buat manajemen baru. Kita buka masjid-masjid itu 24 jam sebagai posko mudik,” terangnya.
“Di situ (posko,red) kita minta disediakan kopi. Sopir itu pahalanya besar kalau tidak mengantuk, untuk itu harus dikasih kopi. Karena, kalau sopir mengantuk lalu menabrak trotoar, seperti kejadian di Semarang, itu Masya Allah (mengerikan). Jadi, silakan mandi di masjid, ada tempat menyusui bayi di kamar khusus,” sambungnya.
Ia menuturkan, meskipun yang mudik Natal sebagian non-muslim, tetapi sopirnya mungkin saja muslim. Mereka menjalankan shalat dan sebagainya. “Bagi saya, rumah ibadah adalah the big host for humanity (tuan rumah besar bagi kemanusiaan). Saya contohkan Istiqlal, Istiqlal itu bukan hanya tempat ibadah orang Islam, tapi rumah besar untuk kemanusiaan,” ujarnya.
“Tema-tema kemanusiaan dibicarakan di masjid, mencontoh Masjid Nabawi di zaman Nabi. Dulu, orang-orang non-muslim juga mengunjungi Masjid Nabi. Jadi, kita tidak ada masalah,” imbuhnya.
Ia meyakini, dengan posko-posko tersebut memberikan kontribusi pada penurunan angka kecelakaan hingga hampir 50 persen. Karena begitu banyaknya tempat peristirahatan.
“Kami sudah mengeluarkan edaran, bukan hanya imbauan, lengkap dengan panduannya,” ucapnya.
“Besok untuk pengamanan Natal, saya kemungkinan harus hadir di jalan tol untuk launching di daerah Karawang. Kita buka masjid di sepanjang pinggir jalan sebagai tempat istirahat pemudik,” imbuhnya. (nas)




















