• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Analis UNDP Kemukakan Perlunya Aturan untuk Menindak Penyalahgunaan AI

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 11 Desember 2025 - 04:16
in Gaya Hidup
undp

Analis Kesetaraan Gender dan Inklusi Sosial UNDP Indonesia Syamsul Tarigan (kedua dari kanan) menyampaikan paparan dalam sesi diskusi bertajuk "Ekosistem Digital yang Aman dan Inklusif bagi Perempuan, Anak Perempuan, dan Anak" yang digelar di Jakarta Pusat, Rabu (10/12/2025). (ANTARA/Farhan Arda Nugraha)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Analis Kesetaraan Gender dan Inklusi Sosial United Nations Development Programme (UNDP) Indonesia Syamsul Tarigan menyampaikan bahwa Indonesia perlu memiliki peraturan khusus untuk menindak penyalahgunaan teknologi kecerdasan buatan atau AI.

Dalam acara diskusi yang dilaksanakan di Jakarta Pusat pada Rabu (10/12/2025), dia mengemukakan bahwa saat ini masih ada celah dalam regulasi tentang kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di Indonesia, antara lain berkenaan dengan penyalahgunaan AI untuk membuat konten pornografi.

BacaJuga:

Ayah Ha Young Buka Suara Soal Sejarah Keluarga yang Dikaitkan dengan Pro-Jepang, Tuai Kritik

Mantan Anggota Dragon 5 Tae Ditemukan Meninggal di Sungai Chao Phraya, Polisi Selidiki Misteri

NOWZ Ungkap Tantangan di Balik Single Terbaru “Achilles”

“Salah satu yang menurut saya masih ada gap dalam konteks peraturan atau perundang-undangan itu adalah kita belum punya undang-undang yang menyebut secara khusus tentang artificial intelligence atau akal imitasi,” katanya.

Syamsul mengatakan bahwa saat ini dengan dukungan teknologi AI orang bisa dengan mudah membuat konten pornografi dan menyebarkannya.

“Kalau dulu misalnya penyebaran foto-foto itu adalah foto-foto mantan pacar yang aslinya. Sekarang ini, dengan kemajuan teknologi, orang dalam hitungan detik bisa menghasilkan deepfake pornografi dibantu oleh aplikasi,” katanya.

Syamsul menyampaikan, produk hukum seperti undang-undang tentang pornografi, undang-undang tentang perlindungan data pribadi, undang-undang tentang informasi dan transaksi elektronik, dan undang-undang tentang tindak pidana kekerasan seksual belum mencakup penyalahgunaan AI.

“Tidak ada satupun yang berbicara tentang artificial intelligence. Ke depannya ini akan menjadi tantangan kita. Bagaimana ini bisa betul-betul ditangani dengan baik,” katanya.

Ia menekankan pentingnya pemberlakuan peraturan yang jelas, yang tidak bisa menimbulkan multi-tafsir yang merugikan korban, dalam upaya mengatasi penyalahgunaan AI.

Regulasi khusus mengenai AI juga dinilai diperlukan untuk mendorong kolaborasi lintas pihak dalam mencegah dan mengatasi kejahatan di ruang digital.

Kementerian Komunikasi dan Digital telah berkolaborasi dengan organisasi masyarakat sipil untuk menyiapkan pendeteksi gambar, suara, dan video deepfake yang dihasilkan menggunakan kecerdasan buatan.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Komunikasi dan Digital Bonifasius Wahyu Pudjianto mengatakan, inisiatif itu ditujukan untuk menghadapi penyalahgunaan AI yang dapat merugikan publik.

Menurut dia, upaya kolaborasi untuk mengembangkan perangkat deteksi gambar, suara, dan video deepfake antara lain dilakukan dengan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo).

“Mereka membuat sebuah tools. Itu nanti akan diluncurkan, saat ini masih soft launching. Terkait chatbot, namun kita bisa melakukan checking, baik itu cek konten, apakah itu benar atau tidak,” katanya. (ney)

Tags: AIAnalis UNDPSyamsul Tarigan

Berita Terkait.

ha
Gaya Hidup

Ayah Ha Young Buka Suara Soal Sejarah Keluarga yang Dikaitkan dengan Pro-Jepang, Tuai Kritik

Kamis, 13 Agustus 2026 - 05:05
tae
Gaya Hidup

Mantan Anggota Dragon 5 Tae Ditemukan Meninggal di Sungai Chao Phraya, Polisi Selidiki Misteri

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:04
nowz
Gaya Hidup

NOWZ Ungkap Tantangan di Balik Single Terbaru “Achilles”

Kamis, 13 Agustus 2026 - 03:33
changbin
Gaya Hidup

Changbin Stray Kids Donasikan Rp1,1 Miliar di Hari Ulang Tahun untuk Bantu Pasien Anak

Kamis, 13 Agustus 2026 - 02:20
kim
Gaya Hidup

Saudara Kim Jaejoong Dituduh Lakukan Perundungan dan Penganiayaan di Filipina

Kamis, 13 Agustus 2026 - 01:11
kiss
Gaya Hidup

KISS OF LIFE Raih 30 Juta Penayangan MV “SWEAT” Hanya dalam Enam Hari

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:30

BERITA POPULER

  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2211 shares
    Share 884 Tweet 553
  • Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1150 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Perayaan 1 Tahun dengan Berbagai Penghargaan, Mitsubishi Destinator Tampil Mentereng di GIIAS 2026

    998 shares
    Share 399 Tweet 250
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2466 shares
    Share 986 Tweet 617
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.