• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Progres MBG di Wilayah 3T Dominan Terkendala Administrasi

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 10 Desember 2025 - 01:10
in Nusantara
WhatsApp Image 2025-12-09 at 22.33.14

Wakil Bupati Nias Selatan, Yusuf Nakhe (tiga dari kiri) bersama Lulu Sarumaha, Anggota DPRD Nias Selatan dari Fraksi Demokrat (dua dari kiri)/istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wakil Bupati Nias Selatan, Yusuf Nakhe bersama SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) Nias Selatan melaunching dapur MBG (Makan Bergizi Gratis) di Eho, Kecamatan Hibala, Nias Selatan, Selasa (9/12/2025).

Program yang sudah berjalan setahun terakhir di tanah air yang merupakan program nasional untuk memberikan makanan bergizi kepada ibu hamil, menyusui, balita, dan pelajar, belum bisa dinikmati merata pada semua lapisan masyarakat.

BacaJuga:

BMKG Catat 401 Gempa Susulan di Sulut-Malut, BNPB: Trennya Makin Mengecil

Gempa M 7,6 Guncang Sulut-Malut: Ratusan KK Terdampak, 355 Orang Mengungsi di Tidore

Libur Lebaran 2026, 1,5 Juta Kendaraan Padati Tol Layang MBZ, Naik Hampir 45 Persen

“Saya melihat anak – anak penerima manfaat begitu bersemangat tadi menerima program MBG. Menunya disukai anak anak dan cukup menarik. Semoga menu seperti ini bukan hanya pas moment ini saya, tapi dipertahankan bahkan ditingkatkan dikemudian hari,” ujar Yusuf Nakhe.

Meski pihak kabupaten hanya memiliki kapasitas koordinasi dalam unit pelaksanaan, namun sebagai kepala daerah pihaknya berharap agar tetap dilibatkan untuk perencanaan dari awal, bukan hanya bagian mengoreksi agar ketika didapati persoalan dikemudian hari, pemerintah daerah tidak terkesan tidak tahu menahu, perlu dilibatkan mulai dari penentuan standar membangun dapur sampai tingkat distribusi, dan evaluasi. Terlebih untuk wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan TerluarĀ ) yang standar dan pola penanganannya harus memiliki standarisai berbeda.

“Yang kami rasakan di wilayah ini (3T) ini, seperti terkendala dengan administrasi. Sampai saat ini baru 10 titik dapur MBG yang beroperasi. Ini artinya sangat lambat, harapan kami terlebih wilayah 3T diberikan kemudahan, tanpa harus menurunkan kualitas dan standar yang sesungguhnya,” ucap Yusuf Nakhe.

Dari pengamatan langsung, Yusuf Nakhe menyampaikan nilai gizi yang diterima penerima maafaat kali ini berkisar 10-12 ribu rupiah per porsi. Dari 10 titik dapur MBG penerima manfaat baru anak-anak sekolah yang jangkauannya masih diseputar kota, dan yang masih mudah dijangkau dengan kendaraan kapal dan motor, yang selebihnya masih dalam proses. Untuk jumlah penerima manfaat di Nias Selatan itu berkisar 60 ribu anak, sementara yang sudah menerima baru sekitar 10 ribu anak.

Yusuf Nakhe berharap pemerintah pusat dapat meningkatkan peran dan fungsi pengawasan pada program percepatan pemenuhan makan bergizi gratis kepada anak sekolah. Kami meminta pemerintah pusat untuk:

1. Meningkatkan koordinasi dan sinkronisasi antara kementerian/lembaga terkait untuk memastikan implementasi program yang efektif dan efisien.
2. Melakukan pengawasan dan monitoring secara berkala untuk memastikan kualitas dan kuantitas makanan yang disajikan kepada anak sekolah.
3. Memberikan sanksi kepada pihak-pihak yang tidak memenuhi standar kualitas dan kuantitas makanan yang telah ditetapkan.
4. Memberikan dukungan dan fasilitasi kepada pemerintah daerah untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan dalam implementasi program.

“Kami berharap dengan peran dan fungsi pengawasan yang kuat dari pemerintah pusat, program percepatan pemenuhan makan bergizi gratis kepada anak sekolah dapat berjalan dengan efektif dan efisien, serta dapat meningkatkan kualitas hidup anak-anak Indonesia,” tutup Wakil Bupati Nias Selatan, Yusuf Nakhe.

Pada kesempatan yang sama Lulu Sarumaha, Anggota DPRD Nias Selatan dari Fraksi Demokrat mengatakan pihaknya berharap SPPG jangan anti kritik, sebagai bahan evaluasi.

“DPRD sangat mendukung program pemerintah, tapi untuk kedepan butuh kordinasi lebih intensif dan jangan antikritik untuk kebaikan dan evaluasi bersama. Kontek pengawasan, sebagai lembaga yang memiliki fungsi pengawasan kami akan terus melakukan kordinasi dengan pihak SPPG dan pengelola dapur. Kami akan mulai melakukan monitoring Januari – Februari mendatang, untuk yang kita launching hari ini,” katanya.

Selain itu, Lulu juga berujar untuk bahan – bahan yang masih didatangkan dari luar, menghimbau kedepan agar setiap desa bangun ketahanan pangan, dengan menanam cabe, sayur, jagung, ayam petelur.

“Agar tidak lagi bergantung dari luar, desa-desa mulai kami gerakkan untuk mulai menanam,” pungkasnya. (ney)

Tags: 3T Dominanadministrasimbg

Berita Terkait.

BMKG Catat 401 Gempa Susulan di Sulut-Malut, BNPB: Trennya Makin Mengecil
Nusantara

BMKG Catat 401 Gempa Susulan di Sulut-Malut, BNPB: Trennya Makin Mengecil

Jumat, 3 April 2026 - 18:37
Gempa M 7,6 Guncang Sulut-Malut: Ratusan KK Terdampak, 355 Orang Mengungsi di Tidore
Nusantara

Gempa M 7,6 Guncang Sulut-Malut: Ratusan KK Terdampak, 355 Orang Mengungsi di Tidore

Jumat, 3 April 2026 - 17:39
Libur Lebaran 2026, 1,5 Juta Kendaraan Padati Tol Layang MBZ, Naik Hampir 45 Persen
Nusantara

Libur Lebaran 2026, 1,5 Juta Kendaraan Padati Tol Layang MBZ, Naik Hampir 45 Persen

Jumat, 3 April 2026 - 03:35
Komisi II Dorong Kemudahan dan Pendampingan Penyaluran Kredit Pelaku Usaha di Daerah
Nusantara

Buntut Kasus Bupati Bekasi, KPK Lanjutkan Geledah Rumah Ono Surono di Indramayu

Kamis, 2 April 2026 - 23:15
Komisi II Dorong Kemudahan dan Pendampingan Penyaluran Kredit Pelaku Usaha di Daerah
Nusantara

Komisi II Dorong Kemudahan dan Pendampingan Penyaluran Kredit Pelaku Usaha di Daerah

Kamis, 2 April 2026 - 22:19
Menuju Zona Integritas WTAB, Kanwil BPN Banten Studi Banding ke Kanwil BPN DKI Jakarta
Nusantara

Menuju Zona Integritas WTAB, Kanwil BPN Banten Studi Banding ke Kanwil BPN DKI Jakarta

Kamis, 2 April 2026 - 16:26

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1088 shares
    Share 435 Tweet 272
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    913 shares
    Share 365 Tweet 228
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    696 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Start Meyakinkan, Timnas Indonesia Incar Final Sempurna FIFA Series 2026

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.