• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

65 Ribu Hektare Sawah Sumatera Musnah, Nusron Ingatkan Bahaya Mafia Tanah

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 8 Desember 2025 - 16:47
in Nasional
WhatsApp Image 2025-12-08 at 16.39.49

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid memberikan keterangan soal potensi puluhan ribu lahan sawah di Sumatera hilang pascabenca banjir bandang dan mengingatkan bahaya penyerobotan mafia tanah. Foto: Dhika Alam Noor/INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengungkapkan, puluhan ribu hektare (ha) lahan sawah di wilayah Sumatera lenyap pascabenca bencana banjir bandang dan longsor baru-baru ini.

“Tadi saya dapat informasi juga ada 65 ribu (hektare, red) lahan sawah yang terkena lumpur. Berarti ada potensi sawah itu musnah,” kata Nusron usai Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (8/12/2025).

BacaJuga:

KPK Pasca-Revisi: Antara Kekuasaan dan Kehilangan Gigi

Laporan Reformasi Polri Tunggu Prabowo Pulang dari Rusia, Jimly Sebut Banyak Poin Penting

21 Tahun Institut Kemandirian Dompet Dhuafa Sudah Luluskan 9 Ribu Penerima Manfaat Berkualitas

Kondisi tersebut dikhawatirkan menjadi pintu masuk pihak tertentu mengklaim lahan pertanian, karena hilangnya garis batas wilayah kepemilikan sawah.

“Nah, kalau sawah itu musnah maka dipastikan ada ‘pemain-pemain’ mafia-mafia mengklaim karena pasti batas-batasnya juga hilang. Nah, ini akan menjadi catatan kita,” tuturnya.

Nusron menyatakan bagi pemilik lahan yang sudah memiliki sertifikat, batas wilayah kepemilikan masih terjamin aman karena tercatat dalam data. Sebaliknya, kondisi akan menjadi sulit apabila lahan tersebut belum terdaftar.

“Kalau kebetulan mereka sudah disertifikatkan aman, karena masih ada tapal batasnya di data kita tapi kalau belum didaftarkan agak repot,” imbuh politikus Partai Golongan Karya (Golkar) itu.

Bencana hidrometeorologi (banjir dan tanah longsor) melanda Sumatera pada pekan terakhir November 2025 telah menyebabkan puluhan ribu hektare lahan sawah mengalami kerusakan, terendam, bahkan menghilang akibat tertimbun lumpur, terutama di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

Berdasar rangkuman sejumlah sumber menyebutkan, data awal menunjukkan sekitar 30 ribu ha lahan pertanian terdampak banjir dan longsor di wilayah Sumatera, dengan perkiraan kerusakan mencapai 40 ribu ha di Sumut, Sumbar, dan Aceh.(dan)

Tags: Banjir SumateraBencana SumateraKementerian ATR/BPNmafia tanah

Berita Terkait.

Diskusi
Nasional

KPK Pasca-Revisi: Antara Kekuasaan dan Kehilangan Gigi

Jumat, 17 April 2026 - 21:34
Peluncuran-Buku
Nasional

Laporan Reformasi Polri Tunggu Prabowo Pulang dari Rusia, Jimly Sebut Banyak Poin Penting

Jumat, 17 April 2026 - 20:23
Outlook
Nasional

21 Tahun Institut Kemandirian Dompet Dhuafa Sudah Luluskan 9 Ribu Penerima Manfaat Berkualitas

Jumat, 17 April 2026 - 18:41
Wamen Ekraf Perkuat Literasi IP Pejuang Seni Bersama GIK UGM
Nasional

Wamen Ekraf Perkuat Literasi IP Pejuang Seni Bersama GIK UGM

Jumat, 17 April 2026 - 14:05
Korsleting Tiang Listrik Picu Kebakaran di Tanjung Duren, 5 Orang Meninggal
Nasional

Korsleting Tiang Listrik Picu Kebakaran di Tanjung Duren, 5 Orang Meninggal

Jumat, 17 April 2026 - 12:36
KKP Siap Manfaatkan 4 Kapal Eks Illegal Fishing, Salah Satunya “Raksasa” MV Run Zeng 03
Nasional

KKP Siap Manfaatkan 4 Kapal Eks Illegal Fishing, Salah Satunya “Raksasa” MV Run Zeng 03

Jumat, 17 April 2026 - 10:03

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2527 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    848 shares
    Share 339 Tweet 212
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    765 shares
    Share 306 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.