INDOPOSCO.ID – Banjir bandang dan longsor besar yang melanda sejumlah wilayah di Aceh menyebabkan banyak daerah terisolasi selama lebih dari sepekan. Akses darat terputus total, jembatan rusak, dan jalur logistik lumpuh sehingga bantuan sulit menjangkau masyarakat terdampak.
Di tengah kondisi itu, #BakrieTanggap program kemanusiaan milik Bakrie Group menjadi salah satu first responder yang berhasil menembus lokasi bencana dan mengantarkan bantuan bagi ribuan warga yang belum tersentuh bantuan apa pun hingga hari ke-10 pascabencana.
Upaya penyaluran bantuan ini dilakukan melalui kolaborasi antara Yayasan Bakrie Untuk Negeri dan LAZNAS Bakrie Amanah, dengan dukungan dari dua Kelompok Usaha Bakrie: PT Bumi Resources Minerals Tbk dan Linge Minerals Resources.
Ketua Harian Bakrie Rama Anugrah mengatakan, bantuan diberangkatkan dari Jakarta pada Selasa, (2/12/2025) kemarin, melalui perjalanan darat dan udara. Setelah menempuh rute ekstrem selama 2 hari, menurutnya, tim #BakrieTanggap berhasil mencapai wilayah terdampak. Dan menjadikan mereka salah satu pihak pertama yang mampu masuk ke area lumpuh total tersebut.
“Titik distribusi pertama berada di Aceh Tamiang, dengan sekitar 2.000 penerima manfaat. Sebanyak 700 paket sembako dan perlengkapan darurat berhasil disalurkan setelah akses jalan di wilayah ini dibuka secara terbatas,” ujar Rama dalam keterangan, Sabtu (6/12/2025).
Ia juga mengungkapkan, titik kedua berada di Aceh Tengah. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga. Selain sembako dan kebutuhan darurat lainnya, menurutnya, #BakrieTanggap turut menyerahkan perangkat Starlink, power station, dan solar panel untuk memulihkan akses komunikasi yang terputus total.
“Di wilayah ini, distribusi bantuan dilakukan menggunakan helikopter menuju 3 desa terdampak utama Lumut, Iseise, dan Owaq serta desa-desa sekitarnya,” terangnya.
Dalam video call dengan Rama Anugrah, Ketua Harian Bakrie Untuk Negeri, Bupati Haili Yoga menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi tim #BakrieTanggap.
“Sudah hari ke-10 sasaran lokasi kita belum tersentuh. Lewat jalur darat pun nggak bisa karena longsor, badan jalan dan jembatannya rusak,” ujar Haili.
“#BakrieTanggap ini tamu istimewa, masyarakat kita sangat membutuhkan. Terharu kita,” lanjutnya.
Keberhasilan #BakrieTanggap menembus wilayah terisolasi ini menegaskan komitmen Bakrie Group sebagai salah satu first responder dalam penanganan bencana. Dengan
memprioritaskan akses cepat, kehadiran langsung, dan solusi yang memungkinkan masyarakat kembali terkoneksi.
Rencananya pendistribusian bantuan tambahan juga telah disiapkan dalam waktu dekat untuk menjangkau lebih banyak warga terdampak di wilayah Aceh. (nas)








