• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Ultimeat Siap Investasi Rp 10 Triliun untuk Produksi Microprotein di Indonesia

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 1 Desember 2025 - 05:16
in Ekonomi
17645066971841425894997506057583

Founder dan CEO Ultimeat Edwin Lee (dua dari kiri) dan Tim Pakar Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Susu Epi Taufik (kanan) dalam Focus Group Recommendation: Rantai Pasok Inklusif Susu dan Protein MBG yang diselenggarakan Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di Yogyakarta, Jumat (28/11/2025) (Antara/HO/Dokumentasi pribadi)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Perusahaan teknologi pangan asal Malaysia, Ultimeat (M) Sdn Bhd, menyatakan kesiapan berinvestasi hingga Rp10 triliun untuk membangun dua fasilitas produksi microprotein di Indonesia untuk memperkuat suplai protein dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Founder dan CEO Ultimeat Edwin Lee mengatakan perusahaan menawarkan microprotein berbasis singkong dan gula sebagai sumber protein alternatif yang sepenuhnya dapat diproduksi dari petani lokal.

“Bahan bakunya dari dalam negeri. Kami tidak memerlukan impor untuk proses produksinya,” kata Edwin dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

BacaJuga:

Sinergi Kementerian UMKM-Barantin Perluas Jalan Usaha Mikro Menuju Pasar Global

Mayapada Hospital Tangerang Siapkan Fasilitas Baru Pengembangan Layanan Kanker Terpadu

BINUS Startup Vaganza 2026 Hadirkan 1.194 Mahasiswa, Dorong Inovasi dan Pengembangan Bisnis

Ultimeat merencanakan pembangunan dua pabrik besar di Lampung dan Malang, masing-masing bernilai sekitar 300 juta dolar AS atau Rp4,9 triliun. Jika keduanya direalisasikan, total nilai investasi mencapai sekitar Rp10 triliun.

Menurut dia, setiap pabrik memerlukan pasokan dua juta ton singkong dan satu juta ton gula per tahun sebagai bahan baku.

Untuk dapat mulai beroperasi, tambahnya, kebutuhan serapan awal sekitar 15.000 ton microprotein per tahun, sementara kapasitas penuh membutuhkan serapan antara 120.000–180.000 ton per tahun.

Microprotein Ultimeat dihasilkan melalui fermentasi selama tujuh hari dan dirancang untuk menggantikan fungsi daging maupun susu dalam menu MBG.

Secara kandungan, lanjutnya, microprotein yang diproduksi perusahaan tersebut memiliki kadar protein sekitar 26 persen per 100 gram, jauh di atas kandungan protein susu yang umumnya hanya sekitar 3 persen.

“Produk ini juga mengandung serat hasil proses fermentasi, sehingga dinilai memiliki manfaat tambahan terkait kesehatan pencernaan,” ujarnya dalam Focus Group Recommendation: Rantai Pasok Inklusif Susu dan Protein MBG yang diselenggarakan Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di Yogyakarta.

Edwin menyatakan teknologi microprotein telah digunakan di sejumlah negara selama beberapa dekade dan memiliki basis penelitian yang luas.

Sebagai tahap awal, pihaknya akan mengirim satu kontainer berisi 9 ton microprotein dari fasilitas di Malaysia untuk pelaksanaan uji coba di 30 Sentra Produksi Pangan Bergizi (SPPB) di Yogyakarta, Pemalang dan Malang.

Dia menegaskan bahwa meskipun MBG dapat menjadi penopang utama, perusahaan tidak akan bergantung sepenuhnya pada pemerintah. Microprotein Ultimeat juga ditargetkan untuk pasar ritel, industri makanan olahan serta sektor horeka.

Pada kesempatan yang sama Tim Pakar BGN Bidang Susu Epi Taufik menegaskan bahwa Indonesia masih berada pada posisi terbawah dalam konsumsi protein hewani di ASEAN yang berdampak langsung dengan kualitas sumber daya manusia.

Dia juga menyoroti besarnya ketergantungan impor, dengan 80 persen pasokan susu dan 52 persen daging sapi masih berasal dari luar negeri.

“Ayam dan telur relatif aman, tetapi susu dan daging sapi tidak. MBG jangan sampai memicu kenaikan impor,” ujarnya.

Epi Taufik menambahkan selain kandungan gizi, penerimaan rasa oleh anak-anak adalah salah satu pertimbangan penting dalam menentukan bahan protein untuk MBG. (bro)

Tags: MicroproteinproduksiUltimeat

Berita Terkait.

maman
Ekonomi

Sinergi Kementerian UMKM-Barantin Perluas Jalan Usaha Mikro Menuju Pasar Global

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:11
mayapada
Ekonomi

Mayapada Hospital Tangerang Siapkan Fasilitas Baru Pengembangan Layanan Kanker Terpadu

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 00:30
binus
Ekonomi

BINUS Startup Vaganza 2026 Hadirkan 1.194 Mahasiswa, Dorong Inovasi dan Pengembangan Bisnis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:23
imipas
Ekonomi

STAR ASET BMN Jadi Langkah Baru Menuju Pengelolaan Aset Negara yang Transparan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:21
jam
Ekonomi

Expedition Dukung Atlet Muda Lewat Apresiasi Eksklusif Campus League

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:22
paramuda
Ekonomi

Peluang Kerja Makin Kompetitif, Anak Muda Didorong Jadi Pencipta Usaha

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:02

OLAHRAGA

noc
Olahraga

Menuju Dakar 2026, NOC Indonesia Resmi Lepas 12 Atlet Muda Terbaik

Editor Folber Siallagan
Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:22

INDOPOSCO.ID – Sebanyak 12 atlet muda Indonesia bersiap membawa Merah Putih ke panggung dunia melalui Youth Olympic Games (YOG) Dakar...

SelengkapnyaDetails
champion

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10
persija

Persija vs Arema: Shin Tae-yong Siapkan Strategi Redam Singo Edan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:51
Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:16
Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:31

BERITA POPULER

  • IWBIF

    IWBIF 2026 Digelar di Jakarta, IWAPI Dorong Pengusaha Perempuan Indonesia Go Global

    1156 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Kunci Wirausaha Kuat, Ekonomi Melesat Perpres No. 38 Tahun 202

    1305 shares
    Share 522 Tweet 326
  • Bea Cukai Gagalkan Pengangkutan 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal di Tol Ciperna

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Napoleon Bonaparte Tutup Usia, Dokter Tifa: Pertemuan Minggu Lalu Jadi Kenangan Terakhir

    875 shares
    Share 350 Tweet 219
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    869 shares
    Share 348 Tweet 217
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.