• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

“Lapor Pak Amran”, Ada Staf Ngaku Dirjen TP Minta Rp100 Juta ke Petani

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 28 November 2025 - 20:12
in Nasional
amran

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (depan), Wakil Menteri Pertanian Sudaryono (ketiga kanan), dan jajaran Kementerian Pertanian dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat (28/11/2025). Foto : Antara/Harianto

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan program “Lapor Pak Amran” berhasil membongkar praktik pungutan liar (pungli) dan penjualan pupuk bersubsidi melebihi harga eceran tertinggi (HET). Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memberantas penyimpangan yang merugikan petani.

“Program Lapor Pak Amran membuahkan hasil. Ada 99 titik di mana ketika mengambil traktor roda empat, petani diminta membayar padahal ini bantuan gratis untuk rakyat. Semua kami cek,” ujar Mentan Amran saat konferensi pers di Jakarta, Jumat (28/11/2025).

BacaJuga:

Pemerintah Dorong Ekspansi Produk Ekraf Indonesia Tembus Pasar Afrika

Pandji Pragiwaksono Soroti Sistem Politik Indonesia: Jangan Berpikir Ganti Presiden Semua Beres

Airlangga Tegaskan Riset Jadi Senjata Utama Sawit Indonesia Tembus Industri Masa Depan

Berdasarkan laporan yang masuk, modus operandi seorang staf Kementerian Pertanian (Kementan) diketahui mengaku sebagai Dirjen Tanaman Pangan (TP) atau pengusaha, lalu meminta uang dari petani yang ingin memperoleh traktor bantuan. Nominal pungutan berkisar Rp50 juta hingga Rp100 juta per unit, bahkan di satu titik bisa mencapai Rp600 juta.

“Ada pungutan Rp50 juta sampai Rp100 juta per traktor, dan satu titik mencapai Rp600 juta. Ini tidak manusiawi. Bantuan pemerintah seharusnya gratis bagi rakyat,” tegasnya.

Setelah menerima laporan, Mentan langsung memanggil staf yang terlibat. Staf tersebut akhirnya mengakui perbuatannya, sementara pihak lain, termasuk pihak eksternal Kementan yang diduga terlibat, akan terus ditindak.

“Pegawai kementerian yang bersangkutan langsung saya berhentikan hari ini. Dia mengaku Dirjen di lapangan, padahal hanya staf. Saat saya konfirmasi, dia mengaku khilaf. Ini pidana, dan tidak ada kompromi,” ujar Amran.

Semua bukti telah diserahkan ke penegak hukum, termasuk bukti transaksi, untuk memastikan jaringan pungli ini ditindak tuntas.

“Kami tidak akan membiarkan satu pun lolos. Ini uang negara, uang rakyat. Petani sudah cukup susah, jangan diperas lagi,” tegasnya.

Program Lapor Pak Amran menunjukkan efektivitas tinggi. Dalam satu minggu tercatat 2.890 laporan masuk, dan 504 laporan telah diverifikasi untuk ditindaklanjuti, termasuk terkait pupuk subsidi yang melibatkan 90 distributor dan penyimpangan alat mesin pertanian di 99 titik.

Amran menambahkan, sejak kanal ini dibuka, masyarakat mulai percaya laporan mereka akan ditindaklanjuti.

“Dulu saat dibuka pada 2016, laporan belum banyak. Sekarang lebih bersemangat karena mereka percaya laporan akan ditindaklanjuti,” ujarnya dilansir Antara.

Sejak Oktober 2025, pemerintah telah mencabut izin 2.039 kios, distributor, dan pengecer pupuk subsidi yang terbukti melanggar. Pada 31 Oktober, izin 190 kios dicabut kembali, dan pada minggu ketiga November, 115 distributor dicabut karena menjual di atas HET.

Mentan kini meminta Pupuk Indonesia mencabut tambahan 90 izin kios dan distributor yang masih melanggar.

“Saya tidak sanggup melihat ada yang kami tindak, itu tidak mudah. Tapi ini harus dilakukan,” ujar Mentan.

Ia juga mendorong masyarakat untuk aktif melaporkan pelanggaran di sektor pertanian melalui kanal Lapor Pak Amran di nomor 0823-1110-9390.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Indonesia atas laporannya. Itulah kontribusi Anda pada negara,” tutup Amran. (aro)

Tags: AmranKementanmentan

Berita Terkait.

Pemerintah Dorong Ekspansi Produk Ekraf Indonesia Tembus Pasar Afrika
Nasional

Pemerintah Dorong Ekspansi Produk Ekraf Indonesia Tembus Pasar Afrika

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:02
Panji
Nasional

Pandji Pragiwaksono Soroti Sistem Politik Indonesia: Jangan Berpikir Ganti Presiden Semua Beres

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:24
Airlangga Tegaskan Riset Jadi Senjata Utama Sawit Indonesia Tembus Industri Masa Depan
Nasional

Airlangga Tegaskan Riset Jadi Senjata Utama Sawit Indonesia Tembus Industri Masa Depan

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:04
Brian
Nasional

Mendiktisaintek: Kampus Harus Jadi Motor Lahirnya Industri Kreatif Baru

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:43
IPDN
Nasional

Mendagri Apresiasi 10 Calon Wisudawan Terbaik IPDN Angkatan XXXIII

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:23
Mendagri
Nasional

Mendagri Tito: Pelibatan Sektor Swasta Akan Optimalkan Realisasi Program Perumahan Rakyat

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:42

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3189 shares
    Share 1276 Tweet 797
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1414 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2791 shares
    Share 1116 Tweet 698
  • Jelang Final Piala Dunia 2026, Scaloni Keluhkan Singkatnya Waktu Pemulihan Argentina

    823 shares
    Share 329 Tweet 206
  • Hasil Piala Dunia: Hat-trick Bukayo Saka Antar Inggris Raih Perunggu

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.