INDOPOSCO.ID – Presiden RI Prabowo Subianto meminta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperkuat kemitraan strategis dengan Agrinas untuk mempercepat hilirisasi inovasi di sektor pangan.
Dalam pertemuan bersama Kepala BRIN Arif Satria di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, Prabowo menekankan pentingnya sinergi antar lembaga riset, kementerian, Danantara Indonesia, dan Agrinas guna memastikan inovasi tidak hanya berhenti di laboratorium, tetapi bisa diterapkan secara luas di lapangan.
“Agrinas merupakan partner yang harus digandeng oleh BRIN. Agrinas adalah partner yang harus benar-benar menjadi mitra dalam hilirisasi inovasi maupun riset,” ujar Arif di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin.
Kerja sama ini diperlukan agar ketiga Agrinas yang terdiri dari Agrinas Pangan Nusantara, Agrinas Palma Nusantara, dan Agrinas Jaladri Nusantara dapat memanfaatkan teknologi terbaru untuk meningkatkan kapasitas produksi pangan nasional.
Arif menyampaikan, Presiden Prabowo menekankan bahwa kedaulatan pangan tidak hanya berkaitan dengan komoditas utama seperti beras dan jagung, yang saat ini telah melampaui target produksi.
Menurutnya, fokus pemerintah ke depan adalah memperkuat swasembada pangan untuk protein, seperti daging, ayam, telur, dan ikan.
“Karena bagi Bapak Presiden, masalah swasembada pangan itu sesuatu yang harus benar-benar diwujudkan,” terangnya.
Untuk mendukung target tersebut, BRIN berencana membentuk pusat penelitian perikanan tangkap. Riset tersebut diarahkan untuk memperkuat budidaya laut, budidaya darat, hingga peningkatan kapasitas perikanan tangkap guna memenuhi kebutuhan domestik.
Arif berharap, nantinya pusat penelitian perikanan tangkap itu mampu menunjang target peningkatan produksi untuk protein. (bro)









