• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pengamat LPI Apresiasi Kinerja Polri Terbaik Ketiga Dunia Versi WISPI

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Minggu, 23 November 2025 - 00:12
in Nasional
1000066587

Pengamat politik senior dan pendiri Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) Boni Hargens. Foto: ANTARA/Dokumentasi Pribadi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pengamat politik senior dan pendiri Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) Boni Hargens mengapresiasi prestasi membanggakan dari kinerja Polri yang menempati urutan ketiga terbaik di dunia berdasarkan penilaian Indeks Keamanan Dalam Negeri dan Kepolisian Dunia (WISPI) 2023.

Boni mengatakan WISPI menggunakan metodologi komprehensif yang mencakup berbagai aspek kinerja kepolisian, mulai dari kapasitas institusional hingga hasil konkret di lapangan.

BacaJuga:

Kepala Bapanas Tegaskan Impor Ilegal Beras Sangat Keterlaluan dan Rugikan Petani

RUU Reforma Agraria Disetujui Jadi UU oleh DPR, Pemerintah Upayakan Sebesar-besarnya Kemakmuran Rakyat

Tingkatkan Kualitas dan Kompetensi, Kemendikdasmen Perluas Bantuan Kuliah bagi 150 Ribu Guru

“Indeks global yang menilai efektivitas institusi kepolisian di seluruh dunia ini menempatkan Polri pada posisi yang membanggakan, menunjukkan komitmen nyata terhadap profesionalisme dan keunggulan operasional,” ujar Boni dalam keterangan di Jakarta, sebagaimana dilansir ANTARA, Sabtu (22/11/2025).

WISPI 2023 menilai kinerja polisi dari 125 negara dengan menggunakan 12 indikator komprehensif yang terbagi atas empat domain utama, yakni kapasitas, proses, legitimasi, dan hasil.

Dari penilaian tersebut, Polri berada di urutan ketiga terbaik atau naik signifikan sebanyak 21 peringkat dari posisi sebelumnya.

Boni menuturkan pencapaian paling menonjol berupa perolehan skor 0,920 pada domain hasil, yang menempatkan Polri di posisi ketiga tertinggi secara global. Prestasi itu hanya diungguli Denmark dengan skor 0,960 dan Finlandia dengan skor 0,940.

Menurutnya, skor tinggi pada domain hasil tersebut memberikan indikasi kuat bahwa gangguan keamanan di Indonesia tergolong dalam kategori risiko rendah dan bukan merupakan ancaman serius terhadap stabilitas keamanan nasional.

“Hal ini mencerminkan efektivitas strategi pencegahan dan penanganan kejahatan yang diterapkan Polri,” ujarnya.

Boni mengatakan keunggulan Polri, khususnya terlihat pada domain hasil yang mengukur dampak nyata dari kebijakan dan operasi kepolisian terhadap tingkat keamanan nasional.

Domain itu mengevaluasi seberapa efektif institusi kepolisian dalam mengurangi tingkat kejahatan, merespons insiden keamanan, dan menciptakan lingkungan yang aman bagi masyarakat.

Dikatakan bahwa prestasi tersebut menandai era baru dalam sejarah Polri sebagai institusi yang tidak hanya fokus pada proses, tetapi juga menghasilkan dampak terukur yang positif bagi keamanan nasional.

Boni mengatakan tahun 2023 menjadi tahun yang penuh prestasi bagi Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Berbagai keberhasilan dalam pengungkapan tindak pidana, pemberantasan narkoba, penanganan terorisme, dan pemberantasan korupsi, sambung dia, menunjukkan komitmen institusi terhadap supremasi hukum dan keadilan.

“Pendekatan komprehensif yang mengedepankan profesionalisme, teknologi modern, dan kolaborasi multi-pihak telah membuahkan hasil yang nyata dan terukur,” kata Boni.

Apalagi saat ini tingkat kepuasan terhadap kinerja Polri secara keseluruhan mendekati angka 80 persen jika bersandar pada hasil studi Litbang Kompas, Rumah Politik Indonesia (RPI), dan lembaga lain yang melakukan survei pada tahun 2025.

Kepercayaan publik yang tinggi tersebut, menurut Boni, menjadi modal sosial yang sangat berharga dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian.

Boni mengatakan Polri juga mendapat apresiasi khusus atas peningkatan kualitas pelayanan publik dan implementasi pengawasan internal yang konsisten.

Dikatakan bahwa sistem pengaduan masyarakat terus diperbaiki meskipun diakui masih ada ruang untuk perbaikan lebih lanjut.

Komitmen Kapolri terhadap profesionalisme personel, lanjut dia, melalui pelatihan berkelanjutan, peningkatan kesejahteraan anggota, dan penerapan sistem pengawasan melekat yang ketat menjadi faktor fundamental di balik keberhasilan tersebut.

Meskipun telah mencapai prestasi yang signifikan, lanjut Boni, perjalanan Polri menuju institusi kepolisian kelas dunia masih menyisakan tantangan yang perlu diatasi.

Evaluasi menyeluruh terhadap kinerja, menurutnya, menunjukkan bahwa Polri perlu meningkatkan domain kapasitas dan proses, khususnya dalam hal alokasi sumber daya dan efektivitas sistem operasional.

Boni pun menekankan pada tiga hal yang perlu mendapat evaluasi. Pertama, peningkatan kapasitas institusional dengan menekankan pada investasi dalam teknologi canggih, pelatihan sumber daya manusia berkelanjutan, dan modernisasi infrastruktur kepolisian untuk menghadapi tantangan keamanan abad ke-21.

Kedua, optimalisasi proses operasional di mana perlu penyempurnaan standar operasional prosedur, digitalisasi layanan, dan efisiensi birokrasi untuk respons yang lebih cepat dan akurat.

Dia menuturkan hal ketiga, yakni penguatan kolaborasi multipihak. Sinergi dengan lembaga pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sipil untuk menciptakan ekosistem keamanan yang komprehensif.

Disampaikan bahwa Indonesia masih menghadapi realitas peningkatan angka kriminalitas di beberapa sektor, yang menempatkan Polri dalam posisi strategis untuk terus bertransformasi dan berinovasi.

Selain itu, ia menilai kejahatan siber, transnasional, dan berbasis teknologi memerlukan pendekatan baru yang adaptif dan proaktif.

“Polri perlu terus mengembangkan kemampuan dalam menghadapi ancaman keamanan yang semakin kompleks dan dinamis, mulai dari radikalisme, terorisme, hingga kejahatan terorganisasi yang memanfaatkan teknologi digital,” ucapnya. (dam)

Tags: apresiasiKinerjaLPIPolriWISPI

Berita Terkait.

Kanwil Bea Cukai Sumbagtim Ungkap 75 Penindakan NPP hingga Agustus 2026
Nasional

Kepala Bapanas Tegaskan Impor Ilegal Beras Sangat Keterlaluan dan Rugikan Petani

Rabu, 23 September 2026 - 06:11
Kanwil Bea Cukai Sumbagtim Ungkap 75 Penindakan NPP hingga Agustus 2026
Nasional

RUU Reforma Agraria Disetujui Jadi UU oleh DPR, Pemerintah Upayakan Sebesar-besarnya Kemakmuran Rakyat

Rabu, 23 September 2026 - 00:12
Kanwil Bea Cukai Sumbagtim Ungkap 75 Penindakan NPP hingga Agustus 2026
Nasional

Tingkatkan Kualitas dan Kompetensi, Kemendikdasmen Perluas Bantuan Kuliah bagi 150 Ribu Guru

Selasa, 22 September 2026 - 22:38
Kanwil Bea Cukai Sumbagtim Ungkap 75 Penindakan NPP hingga Agustus 2026
Nasional

Kemenag: Pengajuan Izin Pesantren di 2026 Turun Signifikan, Ini Penyebabnya

Selasa, 22 September 2026 - 21:08
Fraksi Demokrat DPR Soroti Tren Urbanisasi 2045, Regenerasi Petani dan Ketahanan Pangan Terancam
Nasional

Fraksi Demokrat DPR Soroti Tren Urbanisasi 2045, Regenerasi Petani dan Ketahanan Pangan Terancam

Selasa, 22 September 2026 - 18:25
Perkuat Perlindungan, Menag: Cegah Kekerasan dan Disiplinkan Pondok Pesantren 
Nasional

Perkuat Perlindungan, Menag: Cegah Kekerasan dan Disiplinkan Pondok Pesantren 

Selasa, 22 September 2026 - 16:04

OLAHRAGA

ole
Olahraga

21 Pemain Timnas Indonesia Tiba di Jakarta Jelang FIFA ASEAN Cup, 2 Nama Siap Debut

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 22 September 2026 - 08:53

INDOPOSCO.ID – Persiapan Timnas Indonesia menuju FIFA ASEAN Cup 2026 mulai memasuki tahap serius. Sebanyak 21 pemain telah tiba dan...

SelengkapnyaDetails
ole

Ole dan Paes Tiba di Jakarta, Siap Bela Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Senin, 21 September 2026 - 20:12
Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Minggu, 20 September 2026 - 20:05
persib

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Minggu, 20 September 2026 - 12:38
pss

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

Minggu, 20 September 2026 - 11:21

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5540 shares
    Share 2216 Tweet 1385
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1017 shares
    Share 407 Tweet 254
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    968 shares
    Share 387 Tweet 242
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    883 shares
    Share 353 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.