INDOPOSCO.ID – Sebuah korporasi pertanian yang merupakan hasil investasi bersama antara Jin BTS dan Baek Jong Won CEO The Born Korea sekaligus tokoh televisi terkenal telah dilimpahkan ke kejaksaan atas dugaan pelanggaran aturan pencantuman label asal produk di Korea Selatan.
Dikutip dari Allkpop.com, pada 21 November, Kantor Yesan dari Cabang Wilayah Chungnam, National Agricultural Products Quality Management Service (NAQS), mengonfirmasi bahwa mereka telah menyerahkan kasus Paiksooldoga (sebelumnya Yesandoga) beserta satu individu terkait kepada Kejaksaan Distrik Daejeon cabang Hongseong atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Label Asal Produk.
Paiksooldoga, distributor seri minuman ‘IGIN Highball Tonic’ yang diproduksi oleh Jini’s Lamp, kedapatan mencantumkan rasa “plum” dan “semangka” sebagai bahan baku domestik pada halaman utama dan daftar produk daring. Padahal, minuman tersebut menggunakan konsentrat buah impor dari Chile dan Amerika Serikat.
Kedua perusahaan tersebut memiliki CEO yang sama dan didirikan melalui investasi bersama oleh Jin dan Baek Jong Won. Jini’s Lamp mengurus produksi, sementara Paiksooldoga menangani distribusi. Temuan tersebut kemudian memicu laporan resmi. Pelapor menyatakan, “Jin adalah artis dengan pengaruh global yang besar. Terlepas dari apakah ia memiliki tanggung jawab hukum atau tidak, ia seharusnya memiliki tanggung jawab moral atas dugaan pelanggaran label asal produk oleh perusahaan yang ia investasikan.”
Pihak NAQS menjelaskan bahwa perusahaan agrikultur yang menjual produk secara online hanya boleh mencantumkan label “berasal dari dalam negeri” pada makanan olahan apabila seluruh bahan baku—kecuali air, alkohol, gula, termasuk produk gula olahan, serta aditif makanan—berasal dari Korea.
NAQS juga meninjau apakah pencantuman label tersebut dapat menyesatkan konsumen dan melanggar peraturan yang berlaku.
Pelanggaran Undang-Undang Label Asal Produk dapat dikenakan hukuman penjara hingga tujuh tahun atau denda hingga 100 juta KRW (sekitar 67.810 USD). Produk Jini’s Lamp dan Paiksooldoga tersebut dirilis pada Desember tahun lalu. Setelah isu ini mencuat, perusahaan memperbarui daftar produknya dengan mencantumkan informasi rinci mulai September.
Seorang perwakilan Jini’s Lamp menyatakan, “Semua produk Jini’s Lamp sudah mencantumkan asal bahan secara akurat pada label fisik produk, sehingga tidak ada masalah pada produk itu sendiri. Namun, dalam proses unggahan daring, informasi detail untuk varian lain sempat terunggah secara keliru untuk sementara waktu, dan masalah tersebut langsung diperbaiki begitu ditemukan.” (mg110)




















