• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Menko PMK: Infrastruktur Hijau Jadi Kunci Hadapi Risiko Bencana

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Sabtu, 22 November 2025 - 18:37
in Nasional
WhatsApp Image 2025-11-22 at 18.08.53

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno (tengah)/istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan bahwa Indonesia sedang menghadapi peningkatan bencana hidrometeorologi dalam beberapa waktu terakhir.

Ia menerangkan, sejumlah kejadian banjir dan longsor di Malang, Cilacap, Banjarnegara, Majenang, Wonosobo, hingga Papua menunjukkan bahwa perubahan iklim dan degradasi lingkungan telah menjadi ancaman serius bagi keselamatan masyarakat.

BacaJuga:

Untuk Pemudik, Siapkan Diri! Puncak Arus Balik Lebaran Diprediksi 24 Maret 2026

Ketua DPR RI: Idulfitri 1447 H, Momentum Pererat Kebersamaan untuk Indonesia yang Lebih Baik

RI Kirim Pasukan ke Gaza, Prabowo Tegaskan Bukan untuk Melucuti Hamas

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Penanaman Vegetasi untuk Mitigasi di Provinsi Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, yang dipusatkan di Eiger Adventure Land, Megamendung, Bogor, Jawa Barat, Jumat (21/11/2025). Kegiatan ini juga menjadi momentum peringatan Hari Pohon Sedunia.

“Kita semua sudah merasakan betapa beratnya menghadapi bencana. Beberapa waktu lalu banjir besar di Bekasi, dan saya bersama Kepala BNPB baru saja dari Banjarnegara melihat langsung beratnya kondisi masyarakat,” ujar Menko PMK.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa di sejumlah daerah terjadi deforestasi cukup besar. Selain itu, banyak masyarakat menanam tanaman yang tidak berakar kuat sehingga memicu longsor, sedimentasi waduk, dan kerusakan sungai. Termasuk kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung yang ditinggali lebih dari 3,5 juta jiwa dan sangat rentan terhadap banjir apabila pengelolaan lingkungan di hulu tidak diperbaiki.

Menurut Menko, upaya mitigasi tidak bisa dilakukan secara sektoral, melainkan harus menjadi kerja bersama dari hulu hingga hilir. Momentum penanaman pohon di Hari Pohon Sedunia harus menjadi pengingat bahwa gerakan ini harus dilakukan secara masif, berkelanjutan, dan berbasis vegetasi yang memiliki nilai ekologis dan ekonomis.

“Ini bukan sekadar kerja menanam. Ini kerja menggerakkan hati dan pikiran masyarakat. Infrastruktur hijau harus kita perkuat. Selain itu tetap dibutuhkan infrastruktur pendukung seperti waduk, kolam retensi, dan penguatan sistem hilir. Oleh karena itu ini kerja bersama, bukan kerja satu lembaga,” tegasnya.

Menko PMK menambahkan bahwa kekuatan ekologis Indonesia sebagai negara khatulistiwa adalah kekayaan hayati dan vegetasi. Keunggulan tersebut harus dijaga dan dimanfaatkan sebagai bagian dari mitigasi bencana sekaligus peningkatan kesejahteraan warga. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat Indonesia turut terlibat dalam gerakan besar penanaman pohon.

“Gerakan ini tidak boleh hanya menjadi kegiatan pemerintah atau BNPB. Ini harus menjadi gerakan 287 juta masyarakat Indonesia. Yang bukan hanya untuk mencegah bencana, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi warga,” ujarnya.

Menko PMK juga menekankan pentingnya pendekatan religius sebagai penguat budaya menanam pohon. Ia menceritakan telah menyampaikan kepada Menteri Agama agar para kiai dan tokoh agama dapat memasukkan pesan menanam pohon sebagai amal jariyah dalam doa dan khotbah, sebagai cara efektif untuk menggerakkan masyarakat secara lebih luas.

“Terima kasih kepada BNPB, Kemenkeu, dan Pooling Fund Bencana (PFB). Kita harap ke depan makin banyak dukungan dari APBN maupun pihak swasta sehingga kita punya kekuatan yang lebih besar dalam menghadapi bencana,” ungkapnya.

Kepala BNPB Suharyanto melaporkan bahwa program penanaman vegetasi dilaksanakan serentak di empat provinsi. Provinsi Banten menanam sebanyak 14.500 bibit, Provinsi Jawa Barat 123.720 bibit, Provinsi Jawa Tengah 68.250 bibit, dan Provinsi Jawa Timur 20.000 bibit.

Seluruh bibit yang ditanam merupakan kombinasi pohon keras, pohon buah, mangrove, hingga vetiver, yang disesuaikan dengan kebutuhan ekologis serta potensi ekonomi masyarakat.

Kegiatan ini melibatkan sedikitnya 2.980 personel yang terdiri dari relawan, TNI, Polri, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat. (ney)

Tags: Infrastruktur HijauMenko PMKRisiko Bencana

Berita Terkait.

Untuk Pemudik, Siapkan Diri! Puncak Arus Balik Lebaran Diprediksi 24 Maret 2026
Nasional

Untuk Pemudik, Siapkan Diri! Puncak Arus Balik Lebaran Diprediksi 24 Maret 2026

Jumat, 20 Maret 2026 - 23:41
Ketua DPR RI: Idulfitri 1447 H, Momentum Pererat Kebersamaan untuk Indonesia yang Lebih Baik
Nasional

Ketua DPR RI: Idulfitri 1447 H, Momentum Pererat Kebersamaan untuk Indonesia yang Lebih Baik

Jumat, 20 Maret 2026 - 22:33
RI Kirim Pasukan ke Gaza, Prabowo Tegaskan Bukan untuk Melucuti Hamas
Nasional

RI Kirim Pasukan ke Gaza, Prabowo Tegaskan Bukan untuk Melucuti Hamas

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:16
Termasuk Yaqut, 67 Tahanan KPK Ikuti Salat Idul Fitri
Nasional

Termasuk Yaqut, 67 Tahanan KPK Ikuti Salat Idul Fitri

Jumat, 20 Maret 2026 - 17:45
10 OTT Kepala Daerah Jadi Cermin, KPK Soroti Pola Korupsi Berulang
Nasional

10 OTT Kepala Daerah Jadi Cermin, KPK Soroti Pola Korupsi Berulang

Jumat, 20 Maret 2026 - 17:30
Aturan Baru Terbit, SPPG Kini Wajib Kelola Limbah MBG
Nasional

Aturan Baru Terbit, SPPG Kini Wajib Kelola Limbah MBG

Jumat, 20 Maret 2026 - 16:46

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2630 shares
    Share 1052 Tweet 658
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    821 shares
    Share 328 Tweet 205
  • Dinilai Sakit Jiwa Fans ENHYPEN Dikecam karena Rencana Aksi Gangguan Terkait Hengkangnya Heeseung

    806 shares
    Share 322 Tweet 202
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    718 shares
    Share 287 Tweet 180
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    710 shares
    Share 284 Tweet 178
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.