• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Akses Pendanaan UMKM Pangan Menguat, BISLAF 2025 Catat Lompatan Baru

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 21 November 2025 - 19:35
in Nasional
WhatsApp Image 2025-11-21 at 18.31.57

Staf Ahli Bidang Hukum dan Kebijakan Publik Kementerian UMKM, Reghi Perdana/istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah berhasil membuka akses pendanaan lebih luas bagi pelaku UMKM pangan inovatif melalui Program Bisnis Layak Funding (BISLAF) 2025, yang mengamankan komitmen investasi senilai Rp1,88 miliar dari sejumlah lembaga keuangan untuk enam UMKM terpilih.

Menurut Staf Ahli Bidang Hukum dan Kebijakan Publik Kementerian UMKM, Reghi Perdana, capaian pendanaan ini mencerminkan meningkatnya keyakinan lembaga keuangan terhadap prospek usaha pangan inovatif. Meski demikian, ia menilai akses modal masih menjadi tantangan besar bagi para pelaku UMKM.

BacaJuga:

Ketua DPR RI Berduka atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon, Desak PBB Bertindak Tegas

Isu BBM Naik 1 April Dibantah! Dasco: Harga Tetap, Masyarakat Diminta Tak Panik

Komisi II Dukung 552 Pemda Terlibat Implementasi PP Tunas

“Karena itu, perluasan akses melalui instrumen keuangan modern seperti fintech peer-to-peer lending, sukuk syariah, hingga skema urun dana menjadi sangat penting,” ujar Reghi dalam kegiatan Business Pitching & Matching BISLAF UMKM Pangan Inovatif 2025 di Yogyakarta, Kamis (20/11/2025).

Ia menjelaskan, BISLAF menyediakan pendampingan intensif selama dua bulan untuk meningkatkan kesiapan UMKM dalam mengakses pendanaan dari perbankan, investor, maupun skema pemerintah seperti KUR.

“Kami melihat semangat dan kreativitas yang luar biasa. Produk pangan inovatif tidak hanya lezat, tetapi juga memiliki nilai tambah tinggi dan mampu bersaing di pasar yang dinamis,” katanya.

Reghi menambahkan penguatan sektor pangan inovatif selaras dengan kontribusi signifikan industri makanan dan minuman yang menyumbang 6,9 persen dari total output industri pengolahan Indonesia pada 2024. UMKM juga memainkan peran penting dalam penyediaan pangan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG), program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto.

“UMKM berkontribusi besar pada penyediaan pangan untuk program MBG. Ini bukan hanya tentang gizi anak, tetapi juga penguatan ekonomi daerah,” jelas Reghi.

Pada kesempatan yang sama, Asisten Deputi Bidang Pembiayaan dan Investasi Usaha Kecil Kementerian UMKM, Ali Manshur, menegaskan BISLAF 2025 menjadi salah satu strategi peningkatan akses pembiayaan melalui pendampingan menyeluruh.

“Pitch deck yang disusun peserta BISLAF dan pengalaman mempresentasikannya saat pitching day tidak hanya bertujuan memperoleh pembiayaan dari lembaga keuangan dan investor, tetapi juga menjadi modal penting bagi UMKM untuk membangun kerja sama bisnis di masa depan,” ujar Ali.

Ia menjelaskan lebih dari 600 UMKM pangan inovatif mengikuti proses seleksi melalui open call, rekomendasi dinas daerah, dan asosiasi UMKM. Sebanyak 110 UMKM telah menerima pendampingan intensif selama dua bulan sejak awal Oktober 2025.

Program BISLAF melibatkan sembilan investor, lembaga keuangan, dan mitra strategis, antara lain BNI, BRI, BSI, Mandiri, Shafiq, Amartha Mikro Fintech, serta sejumlah mitra Dapur SPPG seperti SPPG Suka Dami Cikarang, SPPG Kalasan 02, dan SPPG Mlati Sleman DIY.

Sementara itu, Direktur INOTEK Foundation, Ivi Anggraeni, memaparkan hasil monitoring BISLAF menunjukkan peningkatan signifikan pada kesiapan usaha dan kedisiplinan pengelolaan keuangan peserta.

“Sebanyak 85 persen peserta kini lebih siap mengajukan pembiayaan, 75 persen telah rutin mencatat keuangan, dan 80 persen mengalami peningkatan kemampuan manajemen keuangan,” ujar Ivi.

Dari 110 peserta BISLAF 2025 wilayah Banten dan Yogyakarta yang didampingi, kebutuhan pembiayaan tercatat mencapai Rp26,7 miliar. Acara business pitching & matching di Yogyakarta menutup rangkaian BISLAF Bootcamp UMKM Pangan Inovatif 2025.

Kementerian UMKM berharap semakin banyak pengusaha pangan inovatif yang mampu mengakses pembiayaan, memperluas pasar, dan meningkatkan skala usahanya sehingga UMKM Indonesia semakin berdaya dan berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi nasional. (her)

Tags: BISLAF 2025Kementerian UMKMUMKMUMKM Pangan

Berita Terkait.

Tak Hanya ASN, WFH Juga akan Diberlakukan untuk Karyawan Swasta dan BUMN
Nasional

Ketua DPR RI Berduka atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon, Desak PBB Bertindak Tegas

Rabu, 1 April 2026 - 06:43
Isu BBM Naik 1 April Dibantah! Dasco: Harga Tetap, Masyarakat Diminta Tak Panik
Nasional

Isu BBM Naik 1 April Dibantah! Dasco: Harga Tetap, Masyarakat Diminta Tak Panik

Selasa, 31 Maret 2026 - 23:29
Isu BBM Naik 1 April Dibantah! Dasco: Harga Tetap, Masyarakat Diminta Tak Panik
Nasional

Komisi II Dukung 552 Pemda Terlibat Implementasi PP Tunas

Selasa, 31 Maret 2026 - 22:55
Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026
Nasional

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:47
Beli Obat Lebih Mudah melalui Super Apps BRImo, Hadirkan Layanan Pesanan Obat Antar ke Rumah
Nasional

Mengenal Desa BRILian Sumowono, Desa Sayur yang Tumbuh dan Berinovasi Bersama BRI

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:17
Perlindungan Remaja di Era Digital Jadi Sorotan, Begini Respons Pemerintah 
Nasional

Pembatasan Pusat UTBK Seleksi SNBT, Ketum SNPMB: Kami Ingin Cegak Praktik Perjokian 

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:05

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1240 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1072 shares
    Share 429 Tweet 268
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    889 shares
    Share 356 Tweet 222
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    790 shares
    Share 316 Tweet 198
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.