• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Wärtsilä Dorong Stabilitas Listrik dan Laju Pusat Data AI Indonesia

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 20 November 2025 - 22:38
in Nasional
WhatsApp Image 2025-11-20 at 22.30.28

Energy Business Director, Australasia, Wärtsilä Energy, Kari Punnonen dalam pembukaan diskusi transisi energi pada Electricity Connect 2025, di Jakarta International Convention Center, Senayan, Kamis (20/11/2025). Foto: Dokumen Wärtsilä Energy

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wärtsilä kembali menegaskan perannya dalam memperkuat ketahanan listrik Indonesia di tengah transisi energi dan lonjakan kebutuhan daya untuk pusat data berbasis kecerdasan buatan (AI).

Pesan itu mengemuka dalam Energy Transition Roundtable yang menjadi bagian dari gelaran Electricity Connect 2025, mempertemukan pemerintah, pelaku utilitas, akademisi, hingga pemimpin industri.

BacaJuga:

Survei Indikator: 85,3 Persen Pemudik Puas dengan Penyelenggaraan Mudik Lebaran 2026

Di MK, DPR Tegaskan Status Bencana Sudah Sesuai Konstitusi dan Berbasis Data Objektif

Darurat Tramadol! DPR Soroti Peredaran hingga Sekolah dan Desa, Minta BNN Diperkuat

Fokus diskusi berkisar pada integrasi energi terbarukan yang kian meluas, kebutuhan fleksibilitas jaringan, penyesuaian kebijakan, dan pesatnya permintaan listrik dari sektor digital nasional. Pengembangan tenaga surya dan angin yang terus meningkat membawa peluang besar, tetapi juga tantangan karena sifatnya yang tidak stabil.

Di sinilah teknologi mesin fleksibel Wärtsilä bekerja. Pembangkitnya mampu memberikan frequency response dalam hitungan detik untuk menjaga keseimbangan jaringan saat output energi terbarukan anjlok.

“Fleksibilitas telah menjadi atribut paling krusial dalam sistem tenaga listrik modern. Teknologi fleksibel seperti mesin diperlukan untuk memungkinkan peningkatan penggunaan energi terbarukan tanpa mengorbankan keandalan,” ujar Energy Business Director, Australasia, Wärtsilä Energy, Kari Punnonen di Jakarta, Kamis (20/11/2025).

Mesin Wärtsilä juga dirancang untuk masa depan, menyala penuh dalam dua menit dan kompatibel dengan bahan bakar rendah karbon seperti hidrogen. Contoh suksesnya terlihat di Lombok, di mana pembangkit 135 MW memasok hampir 60% kebutuhan listrik pulau. Setengahnya menjadi beban dasar, sementara sisanya menjaga stabilitas jaringan dan memungkinkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 20 Megawatt (MW) beroperasi tanpa baterai.

“Lombok membuktikan bahwa Indonesia dapat menyeimbangkan energi terbarukan sekaligus menjaga keandalan jaringan tanpa harus melakukan investasi berlebihan pada penyimpanan energi atau spinning reserve,” kata Sales Director Wärtsilä Energy, Febron Siregar.

Dari sisi akademisi, Dosen Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung (STEI ITB), Kevin Marojahan Banjar Nahor menilai pendekatan ini relevan untuk tahap transisi energi Indonesia saat ini.

“Untuk meningkatkan kapasitas tenaga surya dan angin secara nasional, fleksibilitas jaringan bukan lagi pilihan, tetapi menjadi kebutuhan mendasar,” ujarnya.

Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034 sendiri menempatkan hampir 3 Gigawatt (GW) proyek pembangkit mesin gas sebagai bagian dari strategi nasional.

Sementara itu, CEO Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa, menekankan fleksibilitas dan keandalan tetap menjadi inti dari strategi energi nasional kita.

“Untuk mempercepat integrasi energi terbarukan, Indonesia sangat membutuhkan solusi pembangkit yang dapat naik-turun daya dengan cepat, menstabilkan jaringan, dan memastikan keandalan di sistem kepulauan kita yang beragam,” jelasnya.

Selain transisi energi, Indonesia juga menghadapi gelombang baru: ekspansi pusat data dan AI. Secara global, konsumsi listrik sektor ini diperkirakan melesat 250% pada 2030. Banyak pusat data di Indonesia menghadapi tantangan koneksi jaringan dan lokasi dengan pasokan listrik yang belum stabil.

Wärtsilä menawarkan solusi pembangkit di lokasi yang cepat dipasang, andal, dan mampu beroperasi mandiri. “Di beberapa pasar, menghubungkan pusat data ke jaringan bisa memakan waktu hingga 10 tahun,” ujar Febron Siregar.

Mikrogrid yang menggabungkan energi terbarukan, mesin Wärtsilä, dan penyimpanan energi kini menjadi opsi hemat biaya dan rendah emisi. Solusi serupa sudah diterapkan global, termasuk kontrak 282 MW di Ohio, AS, melalui 15 mesin 18V50SG bermodalkan gas alam beremisi rendah.

Pendekatan ini dinilai cocok bagi Indonesia, di mana akselerasi energi terbarukan berjalan beriringan dengan tumbuhnya ekonomi digital. “Tujuan kami adalah membantu Indonesia membangun sistem energi yang berkelanjutan dan siap menghadapi masa depan,” tambahnya.

Dengan mendorong integrasi energi bersih dan mendukung kebutuhan daya pusat data AI, Wärtsilä menempatkan diri sebagai mitra strategis dalam perjalanan Indonesia menuju sistem listrik yang lebih tangguh dan modern. (her)

Tags: Data AI IndonesiaStabilitas ListrikWärtsilä

Berita Terkait.

jalan
Nasional

Survei Indikator: 85,3 Persen Pemudik Puas dengan Penyelenggaraan Mudik Lebaran 2026

Selasa, 7 April 2026 - 23:53
sudding
Nasional

Di MK, DPR Tegaskan Status Bencana Sudah Sesuai Konstitusi dan Berbasis Data Objektif

Selasa, 7 April 2026 - 23:23
tramadol
Nasional

Darurat Tramadol! DPR Soroti Peredaran hingga Sekolah dan Desa, Minta BNN Diperkuat

Selasa, 7 April 2026 - 21:11
siswa smk
Nasional

SMK dengan Masa Studi 4 Tahun, Mendikdasmen: Matangkan Keterampilan Lulusan Sesuai Kebutuhan Kerja

Selasa, 7 April 2026 - 19:19
mudikpedia
Nasional

Survei Ungkap Pemudik Lebih Percaya Google Maps Ketimbang Mudikpedia

Selasa, 7 April 2026 - 19:09
zabadi
Nasional

Kemenkop Teken MoU Bersama BPJS Kesehatan untuk Akselerasi Layanan Kesehatan di Desa

Selasa, 7 April 2026 - 18:08

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1132 shares
    Share 453 Tweet 283
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    742 shares
    Share 297 Tweet 186
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    664 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Prabowo Direncanakan Hadiri Perayaan Paskah Nasional 2026 di Manado

    661 shares
    Share 264 Tweet 165
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.