• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

MUI Anggap Perlu Redefinisi Gerakan Dakwah agar Tetap Relevan

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 14 November 2025 - 22:12
in Nasional
mui

Ketua MUI Bidang Infokom Masduki Baidlowi saat berkunjung ke Antara Heritage Center (AHC) Jakarta, Jumat (14/11/2025). ANTARA/Asep Firmansyah

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menilai lembaga-lembaga keagamaan dan para juru dakwah tidak bisa lagi mempertahankan pola dakwah konvensional, sehingga perlu mendefinisikan kembali gerakan dakwah agar tetap relevan bagi generasi yang tumbuh dalam kultur digital.

“Audiens umat sekarang sudah berubah. Mereka adalah para anak muda, Generasi X, milenial, Z, hingga Generasi Alpha. Mereka semuanya digital native. Sementara kami adalah kelompok tua yang imigran digital. Gap ini harus diatasi oleh MUI,” ujar Ketua MUI Bidang Infokom Masduki Baidlowi saat berkunjung ke Antara Heritage Center (AHC) Jakarta, Jumat.

BacaJuga:

Respons Gejolak Harga Minyak Dunia, Setjen DPR RI Terapkan Langkah Efisiensi: Dari Penggunaan BBM Pejabat hingga Perjalanan Dinas

Ratusan Pelanggaran THR Terungkap, DPR Soroti Lemahnya Pengawasan: “Negara Seolah Kalah dari Perusahaan Nakal”

Terbuka Peluang Pihak Ketiga Jadi Penengah konflik Iran–AS, Fraksi PKS DPR Dorong Peran Indonesia sebagai “Honest Broker”

Masduki mengatakan dunia keulamaan kini menghadapi tantangan baru yang tidak bisa lagi dianggap sepele yakni dominasi algoritma dalam mesin pencarian, media sosial, dan kecerdasan buatan (AI).

Menurutnya, otoritas ulama yang selama ini menjadi rujukan umat mulai tergerus oleh kekuatan baru yang hadir dalam bentuk sistem digital berbasis algoritma.

“Otoritas ulama itu saat ini sedang terancam. Dan yang mengancam itu adalah algoritma di dalam mesin internet, di Google, di AI, dan berbagai platform lainnya,” ujar Masduki.

Tanpa adaptasi, kata dia, peran ulama dan ustad akan tergerus dan digantikan oleh algoritma yang mengatur arus informasi di dunia digital.

Ia menjelaskan MUI harus mengambil langkah strategis untuk menjawab tantangan era digital tersebut. Jika tidak, ia khawatir otoritas ulama akan semakin tersisih oleh arus informasi yang dikendalikan algoritma global.

Dengan dinamika informasi yang semakin cepat dan kompleks, Mastuki mengingatkan masa depan dakwah dan bimbingan keumatan bergantung pada kemampuan lembaga-lembaga keagamaan untuk bertransformasi secara digital, tanpa kehilangan nilai-nilai keilmuan yang menjadi landasan utama keberadaan ulama.

Di samping itu MUI juga akan membahas perihal terbentuknya Eco Chamber, sebuah ruang gaung digital yang hanya memperkuat informasi tertentu tanpa adanya verifikasi kebenaran.

Menurut Mastuki, fenomena ini menjadi salah satu penyebab berkembangnya teori konspirasi dan hoaks yang menyebar lintas kelompok masyarakat.

Ia mencontohkan bagaimana isu-isu bohong bisa berkembang menjadi keyakinan kuat di kelompok tertentu, karena algoritma membuat pengguna terus terpapar informasi serupa.

Mastuki menyebut kondisi ini sebagai post-truth situasi ketika kebenaran dibangun bukan berdasarkan fakta, tetapi oleh kekuatan sistem digital yang memperkuat opini tertentu.

“Begitu kita membaca satu, maka akan datang lima dengan tema yang sama. Makin masif, makin dianggap kebenaran,” ujarnya.

Menurut Masduki, dua tantangan tersebut akan menjadi pembahasan rapat pimpinan dalam penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) ke-XI MUI di Jakarta pada 20-23 November 2025. (bro)

Tags: dakwahMUIRedefinisi Gerakan Dakwah

Berita Terkait.

Arus Balik Diprediksi Menggumpal di Akhir Pekan, Pemudik Diminta Cerdas Atur Waktu
Nasional

Respons Gejolak Harga Minyak Dunia, Setjen DPR RI Terapkan Langkah Efisiensi: Dari Penggunaan BBM Pejabat hingga Perjalanan Dinas

Sabtu, 28 Maret 2026 - 01:21
Ratusan Pelanggaran THR Terungkap, DPR Soroti Lemahnya Pengawasan: “Negara Seolah Kalah dari Perusahaan Nakal”
Nasional

Ratusan Pelanggaran THR Terungkap, DPR Soroti Lemahnya Pengawasan: “Negara Seolah Kalah dari Perusahaan Nakal”

Jumat, 27 Maret 2026 - 23:56
Terbuka Peluang Pihak Ketiga Jadi Penengah konflik Iran–AS, Fraksi PKS DPR Dorong Peran Indonesia sebagai “Honest Broker”
Nasional

Terbuka Peluang Pihak Ketiga Jadi Penengah konflik Iran–AS, Fraksi PKS DPR Dorong Peran Indonesia sebagai “Honest Broker”

Jumat, 27 Maret 2026 - 23:03
Hampir 49 Ribu Kendaraan Lewat, Tol Japek II Selatan Efektif Pecah Arus Balik
Nasional

Istirahat Tiap 3 Jam, Pemudik Terjaga dari Risiko Kecelakaan 

Jumat, 27 Maret 2026 - 22:06
Bea Cukai dan Polri Bongkar Dua Upaya Penyelundupan Narkotika di Bandara Soekarno-Hatta
Nasional

Bea Cukai dan Polri Bongkar Dua Upaya Penyelundupan Narkotika di Bandara Soekarno-Hatta

Jumat, 27 Maret 2026 - 20:34
Hampir 49 Ribu Kendaraan Lewat, Tol Japek II Selatan Efektif Pecah Arus Balik
Nasional

Hampir 49 Ribu Kendaraan Lewat, Tol Japek II Selatan Efektif Pecah Arus Balik

Jumat, 27 Maret 2026 - 19:34

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1229 shares
    Share 492 Tweet 307
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    945 shares
    Share 378 Tweet 236
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    869 shares
    Share 348 Tweet 217
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.