• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Disway

Mengejar Lari

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 14 November 2025 - 08:00
in Disway
disway

disway

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Punya waktu sehari –sebelum peresmian pabrik kopi Kapal Api– saya pilih pergi melihat dua objek: Superdome dan Jeddah Tower.

Biasanya, setiap kali umrah, hanya diajak mampir Jeddah untuk ke Al-Balad –pasar belanja oleh-oleh sebelum pulang ke Indonesia. Kali ini saya mau melihat kemajuan Jeddah sebagai calon kota metropolitan dunia –dan ingin mengalahkan Dubai.

BacaJuga:

Moral Pusbatara

Tekstil Danantara

Komunikasi Xi

“Sejak lima tahun lalu semua event besar dilaksanakan di Superdome. Tidak lagi di stadion. Termasuk konser-konser besar musik dari seluruh dunia,” ujar Thobib dari Kementerian Haji dan Umrah yang menemani saya.

Nama lengkapnya Thobibuddin. Asli Dukun, Gresik. Alumnus Tebuireng, Jombang. Ia sudah 20 tahunan di Arab Saudi. Sejak ada Kementerian Haji, Thobib bertugas di Jeddah.

Awalnya, dulu, Thobib ke Saudi untuk melaksanakan niat ”napak tilas”. Yakni mengikuti jejak pendiri Nahdlatul Ulama, Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari. Di Makkah, Thobib pun mengikuti pendidikan di lembaga-lembaga yang dulu Kiai Hasyim belajar di Makkah.

Saya pun bisa nebeng mobil Kementerian Haji ke Superdome. Mereka ada kepentingan di sana. Ada acara pameran besar bisnis terkait haji. Saya ingin tahu: untuk apa ada pameran haji dan umrah di Saudi. Rasanya tanpa ada promosi pun haji dan umrah meningkat terus. Pun kebutuhan mereka.

Wow! Pameran ini mewah sekali. Lobi masuknya luas. Berkelas. Selalu ada petugas yang keliling menawarkan minuman. Apa saja. Kopi. Teh. Jus. Juga ada konter untuk makan dan kue. Gratis. Pun pamerannya: gratis.

Memasuki arena pameran saya terpana. Di Indonesia, pameran haji dan umrah biasanya termasuk kelas yang mutunya paling rendah –dibanding pameran-pameran bisnis lainnya. Hanya sekelas pameran UMKM.

Di Jeddah ini mutu pameran haji dan umrah sekelas pameran mobil –di sektor mobil mewah. Booth-nya besar-besar. Luas. Kualitas booth-nya kelas satu. Pun desain-desainnya.

Saya punya kenalan kontraktor booth untuk pameran internasional. Tionghoa. Orang Surabaya. Saya ingin tahu dari ia kontraktor mana yang mengerjakan booth di Arab Saudi. Kok serba gemerlap.

Yang ikut pameran adalah hotel-hotel di Makkah dan Madinah. Saya kenal nama-nama hotel bintang lima itu. Lalu perusahaan transportasi. Juga perusahaan katering. Aneh. Mereka ternyata perlu promosi.

Saya amati konstruksi Superdome seluas 3,4 hektare ini. Diameternya 210 meter –bagian dalamnya. Tinggi kubahnya 46 meter. Bisa untuk 40.000 penonton untuk konser musik.

Konser musik terakhir adalah penyanyi dari Lebanon: Nancy Ajram. Penyanyi pop nomor satu di dunia Arab. Pernah konser di Jakarta. Penggemarnya di Indonesia menyebut diri mereka Majelis Nancy Ajram.

Dari Superdome saya ke Jeddah Tower yang akan menjadi gedung tertinggi di dunia. Akan mengalahkan juara saat ini: Burj Al-Khalifa di Dubai.

Jeddah Tower akan sulit dikejar. Tingginya dua kali lipat Burj: setinggi 1 km.

Dari jauh pun tower itu sudah kelihatan: sedang dibangun. Sudah menjulang tinggi. Rasanya sudah sampai lantai 70. Baru akan selesai tahun 2030.

Tentu sulit untuk mendekat ke proyek yang sedang dikerjakan. Apalagi bagi orang asing yang tidak dikenal seperti saya. Yang tidak punya hubungan apa-apa dengan proyek itu.

“Coba saja,” pinta saya pada Mas Thobib. “Ditolak kan tidak apa-apa. Yang penting sudah dicoba,” kata saya.

Mas Thobib turun dari mobil. Ia menuju pos penjagaan yang berpalang pintu. Novi Basuki, yang juga diundang untuk peresmian pabrik kopi Kapal Api di Jeddah, ikut ke pos penjagaan. Ia alumnus pesantren Nurul Jadid yang memperoleh doktornya di Tiongkok. Ia redaktur rubrik ”Cheng Yu” di Harian Disway.

Ternyata Novi ikut turun hanya ingin membuat video diri. Dengan latar belakang proyek fenomenal itu. Untuk TikToknya yang sangat populer.

Di pos jaga, Thobib tidak sekadar mencoba. Ia bersungguh-sungguh. Ajaib. Mobil kami diperbolehkan menuju proyek. Letaknya masih sekitar 1 km dari pos jaga itu. Alhamdulillah. Amitaba!

Kami pun bisa mendekat. Mengambil gambar. Memang masih proyek. Foto ini akan bermanfaat untuk dilihat lagi di tahun 2030 nanti.

Masih ada waktu.

Juga belum lapar.

Saya hubungi rombongan Kapal Api dari Indonesia: sedang di mana mereka. Ternyata sedang di mal. Red Sea Mall. Mal Laut Merah. Tidak baru tapi masih baru. Di sebelah mal ini –menjadi bagian dari mal– ada gedung bioskop. Itulah gedung bioskop pertama di Jeddah.

Tentu di mal ini kami melihat kehidupan orang Jeddah masa kini. Sudah tidak terlalu beda dengan mal kelas atas di mana saja. Termasuk soal cara wanita berpakaian.

Saya pun balik hotel. Bukan untuk istirahat. Ada info lain: di depan hotel kami itulah sirkuit balap mobil F-1 Jeddah. Saya harus melihatnya. Fotonya harus saya kirim ke cucu Pak Iskan yang sedang mengantar anaknya lomba debat di Yale University, New Heaven, tidak jauh dari New York. Ia sudah nonton F-1 di mana pun kecuali Jeddah.

Malamnya saya ke sirkuit itu lagi. Dengan pakaian olahraga. Bersama Novi Basuki. Kami bertekad jalan kaki mengelilingi sirkuit itu. Lewat sisi pinggir pantainya dulu. Sambil melihat water front Jeddah yang tertata indah.

Di dalam sirkuit sedang ada balapan –atau latihan. Saya intip dari pagar jeruji besinya: balap mobil Formula 4.

Lihatlah arsitektur toilet di depan masjid antara sirkuit F1 dan waterfront Jeddah.

Masa depan Jeddah-modern kelihatannya mengarah ke sekitar sirkuit ini. Sudah mulai banyak gedung pencakar langit di kawasan baru itu. Dugaan saya, kelak, akan dibangun jembatan panjang antara kawasan ini dengan kawasan sekitar gedung tertinggi di dunia itu. Saat ini dua kawasan itu dipisahkan oleh teluk sempit namun menjorok jauh ke dalam daratan.

Jeddah sudah terlihat kerja keras mengejar Dubai –dan sayangnya yang dikejar tidak berhenti berlari. (Dahlan Iskan)

Tags: disway

Berita Terkait.

disway
Disway

Moral Pusbatara

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:00
Disway

Tekstil Danantara

Rabu, 30 September 2026 - 08:00
disway
Disway

Komunikasi Xi

Selasa, 29 September 2026 - 08:00
Kanan Dalam
Disway

Kikin

Senin, 28 September 2026 - 08:00
disway
Disway

Durian Jonathan

Minggu, 27 September 2026 - 08:00
Debat Muktamar
Disway

Debat Muktamar

Sabtu, 26 September 2026 - 07:43

OLAHRAGA

Susunan Pemain Indonesia vs Bangladesh: Rizky Ridho Starter, Maarten Paes Cadangan
Olahraga

Susunan Pemain Indonesia vs Bangladesh: Rizky Ridho Starter, Maarten Paes Cadangan

Editor Dilianto
Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:58

INDOPOSCO.ID – Timnas Indonesia mengusung misi wajib menang saat menghadapi Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026...

SelengkapnyaDetails
Indonesia vs Bangladesh: John Herdman Ajak Skuad Garuda Kenang Tragedi Kanjuruhan

Indonesia vs Bangladesh: John Herdman Ajak Skuad Garuda Kenang Tragedi Kanjuruhan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:12
Hotspot Nasional Tembus 559 Titik, Kemenhut Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalimantan Tengah

Optimistis Tatap Laga Penentu, John Herdman: Takdir Ada di Tangan Kita Sendiri

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:17
Suara Pelanggan Jadi Inspirasi JAECOO J5 EV Genuine Body Kit

Indonesia-Malaysia Main Bareng, Ini Skenario Garuda Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:35
john

Jelang Lawan Bangladesh, Herdman Menagih Janji Takdir Garuda di SUGBK

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:04

BERITA POPULER

  • puan

    Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3892 shares
    Share 1557 Tweet 973
  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3920 shares
    Share 1568 Tweet 980
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1132 shares
    Share 453 Tweet 283
  • Kanwil BPN Banten Serahkan Sertifikat BMN dan BMD Senilai Rp 1,4 Triliun di Momentum Hantaru 2026

    832 shares
    Share 333 Tweet 208
  • Dorong Ekonomi dan Pariwisata, Pengusaha Muda Boyolali Dirikan PO Sa’roni Trans

    800 shares
    Share 320 Tweet 200
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.