• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Setahun Pemerintahan Prabowo – Gibran, ETP Forum: Transisi Energi Masih Jalan di Tempat

Dilianto Editor Dilianto
Rabu, 12 November 2025 - 10:10
in Ekonomi
etp

ETP Forum nilai transisi energi masih jalan di tempat. Foto: Iatimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Memasuki tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, arah kebijakan energi nasional dinilai belum menunjukkan kemajuan signifikan dalam transisi menuju energi bersih.

Penilaian ini disampaikan oleh Energy Transition Policy Development Forum (ETP Forum) dalam laporan tahunan bertajuk “Rapor 1 Tahun Transisi Energi dan Ambisi Iklim: 9 Rekomendasi untuk Pemerintahan Prabowo–Gibran”.

BacaJuga:

Peringati HUT ke-81 RI, Menkop Tegaskan Komitmen Kemerdekaan Ekonomi Kerakyatan

Indonesia Berpotensi Jadi Raja Biogas Sawit Dunia, Produksi Bisa Capai 3,6 Miliar m³

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkular, Hasilkan Nilai Ekonomi hingga Rp200 Juta

Forum yang beranggotakan Climateworks Centre, Centre for Policy Development (CPD), Institute for Essential Services Reform (IESR), International Institute for Sustainable Development (IISD), Indonesia Research Institute for Decarbonization (IRID), dan Purnomo Yusgiantoro Center (PYC) menilai bahwa berbagai komitmen yang disampaikan pemerintah di forum internasional belum sepenuhnya tercermin dalam kebijakan nasional.

Capaian dan Tantangan

ETP Forum mencatat, hingga semester pertama 2025, bauran energi terbarukan Indonesia mencapai 16 persen, meningkat dari tahun sebelumnya dengan tambahan kapasitas pembangkit energi bersih sebesar 876,5 megawatt (MW).

Meski demikian, capaian tersebut masih jauh dari jalur yang dibutuhkan untuk memenuhi target Persetujuan Paris.

Sementara itu, alokasi APBN 2026 untuk ketahanan energi ditetapkan sebesar Rp402,4 triliun, dengan Rp37,5 triliun di antaranya dialokasikan untuk pengembangan energi terbarukan. Menurut ETP Forum, alokasi tersebut belum cukup mencerminkan prioritas penuh terhadap investasi energi bersih dan dekarbonisasi ekonomi nasional.

“Komitmen ambisius yang disampaikan dalam forum G20 Brazil 2024 dan COP30 Brazil 2025 belum sepenuhnya tercermin dalam kebijakan nasional. Pemerintah perlu bergerak dari retorika menuju implementasi nyata,” tulis laporan tersebut.

Tantangan Kendaraan Listrik dan Investasi Energi Bersih

Salah satu isu yang mendapat sorotan adalah melambatnya pertumbuhan penjualan kendaraan listrik di pasar domestik setelah beberapa insentif fiskal dihentikan.

Menurut Zacky Ambadar, Lead Electric Mobility and Indonesia Energy, International Institute for Sustainable Development (IISD), pemerintah perlu meninjau kembali kebijakan insentif kendaraan listrik agar tetap menarik bagi industri dan konsumen.

“Setelah insentif pembelian kendaraan listrik dihentikan, penjualan di pasar domestik mengalami penurunan cukup signifikan. Pemerintah perlu memastikan keberlanjutan skema dukungan atau merancang insentif baru yang lebih tepat sasaran agar industri kendaraan listrik nasional tidak kehilangan momentum,” ujar Zacky.

Zacky juga menekankan pentingnya memperkuat rantai pasok industri dalam negeri dan memastikan keterkaitan antara kebijakan transportasi listrik dan pengembangan energi terbarukan.

“Transisi ke transportasi listrik harus diiringi dengan pemanfaatan energi bersih dalam sistem kelistrikan. Jika listriknya masih bersumber dari batu bara, maka manfaat lingkungan dari kendaraan listrik akan menjadi terbatas,” katanya.

Menurutnya, sinergi antara sektor energi dan transportasi merupakan kunci keberhasilan strategi dekarbonisasi Indonesia.

“Kebijakan transisi energi perlu dirancang lintas sektor. Pemerintah, PLN, dan industri otomotif harus memiliki peta jalan bersama agar adopsi kendaraan listrik benar-benar berkontribusi pada pengurangan emisi nasional,” tambah Zacky.

Sembilan Rekomendasi untuk Pemerintahan Prabowo–Gibran

ETP Forum menyampaikan sembilan rekomendasi strategis yang terbagi dalam empat klaster kebijakan utama.

Klaster 1: Reformasi subsidi energi dan akses energi di daerah 3T

ETP Forum mendorong pergeseran subsidi energi berbasis komoditas menjadi subsidi langsung berbasis penerima manfaat melalui Data Tunggal Subsidi Energi Nasional (DTSEN).

Penghematan dari reformasi ini diusulkan untuk investasi energi bersih dan pembangunan jaringan listrik mikro, mini, serta off-grid di wilayah Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal (3T).

Klaster 2: Tata kelola dan regulasi transisi energi

Forum merekomendasikan reformasi kelembagaan untuk memisahkan fungsi regulator dan operator di sektor energi. Selain itu, dibutuhkan Satuan Tugas Transisi Energi di bawah Presiden untuk memperkuat koordinasi lintas lembaga dan mempercepat pengambilan keputusan strategis.

Klaster 3: Komitmen jangka panjang dan investasi teknologi bersih

ETP Forum mendorong pembaruan target bauran energi dalam KEN, RUKN, dan RUPTL agar sejalan dengan visi 100 persen energi terbarukan pada 2040. Investasi dalam riset dan pengembangan teknologi seperti baterai, hidrogen hijau, dan amonia juga dinilai penting untuk mempercepat adopsi energi bersih di sektor transportasi dan industri.

Klaster 4: Standar lingkungan dan keadilan sosial

Forum menilai penerapan standar lingkungan dan tata kelola ESG penting untuk mencegah dampak negatif dari hilirisasi mineral kritis. Aspek Gender Equality, Disability, and Social Inclusion (GEDSI) serta pengembangan Just Transition Framework juga perlu diintegrasikan untuk menjamin transisi energi yang inklusif dan berkeadilan.

Tantangan Tahun Kedua Pemerintahan

ETP Forum menilai bahwa tahun kedua pemerintahan Prabowo–Gibran akan menjadi periode krusial bagi arah kebijakan energi nasional.

“Tanpa reformasi fiskal yang berkeadilan, koordinasi lintas sektor yang kuat, dan komitmen politik yang konsisten, Indonesia berisiko kehilangan momentum menuju ketahanan energi dan target emisi nol bersih,” tulis ETP Forum dalam laporannya.

Forum menegaskan, percepatan transisi energi bukan hanya komitmen terhadap target global, tetapi juga bagian penting dari strategi pembangunan ekonomi nasional yang berkelanjutan dan inklusif. (srv)

Tags: ETP ForumGibranPrabowo

Berita Terkait.

Menkop-RI
Ekonomi

Peringati HUT ke-81 RI, Menkop Tegaskan Komitmen Kemerdekaan Ekonomi Kerakyatan

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:42
Kawasan-perkebunan
Ekonomi

Indonesia Berpotensi Jadi Raja Biogas Sawit Dunia, Produksi Bisa Capai 3,6 Miliar m³

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:02
perta
Ekonomi

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkular, Hasilkan Nilai Ekonomi hingga Rp200 Juta

Senin, 17 Agustus 2026 - 04:40
online
Ekonomi

Live Jualan Tak Lagi Sekadar Tren, Creator Diburu Jadi Mesin Cuan Baru bagi Brand

Minggu, 16 Agustus 2026 - 22:02
oli
Ekonomi

Produksi Serba Otomatis, Pertamina Lubricants Perkuat Kualitas dan Daya Saing

Minggu, 16 Agustus 2026 - 18:50
antam
Ekonomi

Harga Emas Pekan Depan Bakal Berayun, Selisih Proyeksi Capai Rp300 Ribu

Minggu, 16 Agustus 2026 - 17:07

BERITA POPULER

  • antam

    Harga Emas Pekan Depan Bakal Berayun, Selisih Proyeksi Capai Rp300 Ribu

    2108 shares
    Share 843 Tweet 527
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3828 shares
    Share 1531 Tweet 957
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    873 shares
    Share 349 Tweet 218
  • Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1170 shares
    Share 468 Tweet 293
  • METOO Dorong Kesadaran Kesehatan Mulut Lewat Inovasi Perfume Toothpaste

    794 shares
    Share 318 Tweet 199
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.