• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Mendagri Sebut Pembangunan SDM Jadi Kunci Utama dalam Tatanan Dunia Baru

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Senin, 10 November 2025 - 06:12
in Nasional
mendagri

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memberikan orasi ilmiah pada Dies Natalis Ke-65 Universitas Sriwijaya (UNSRI) di Auditorium UNSRI, Sumatera Selatan. Foto: ANTARA/HO-Kemendagri/am.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Sriwijaya Muhammad Tito Karnavian mengatakan pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul adalah kunci utama bagi Indonesia untuk bertahan dan memimpin dalam tatanan dunia baru yang semakin kompetitif.

Tito menilai Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi negara maju. Kelengkapan sumber daya yang dimiliki Tanah Air nyaris sepadan dengan negara-negara dominan seperti Amerika Serikat, Rusia, dan India. Namun, ia mengingatkan bahwa keunggulan SDA tidak akan berarti tanpa SDM berkualitas.

BacaJuga:

Wamenkop Tekankan Pentingnya Koordinasi dan Komunikasi Bersama dengan Agrinas di Ruang Publik

Dianugerahi Doktor Honoris Causa KMOU, Ini Pesan Ketua DPD RI 

ASN WFH Setiap Jumat, Pemerintah Terapkan Penyesuaian Budaya Kerja Nasional

“Jangan terlalu bangga dengan kekayaan alam. Negara itu maju bukan karena SDA, tapi karena SDM. Kunci utama adalah pendidikan,” kata Tito dalam keterangannya di Jakarta, dilansir ANTARA, Minggu (9/11/2025).

Hal itu disampaikan Tito dalam orasi ilmiah bertajuk Peran Perguruan Tinggi dalam Mendukung Indonesia Emas 2045 pada Dies Natalis ke-65 Universitas Sriwijaya, Palembang, Sumatera Selatan.

Mendagri juga menegaskan bonus demografi sebesar 68,95 persen dari total populasi Indonesia yang berada di usia produktif (15–64 tahun) harus dipersiapkan dengan baik melalui pendidikan dan kesehatan, agar mampu menjadi motor penggerak Indonesia Emas 2045.

Dalam pengalamannya menempuh studi di Nanyang Technological University (NTU) Singapura, Tito menyaksikan bagaimana negara kecil tanpa sumber daya alam itu bisa menjelma menjadi kekuatan ekonomi dunia melalui investasi besar di sektor pendidikan.

Ia mencontohkan visi Lee Kuan Yew, yang secara konsisten mengirim pelajar terbaik ke universitas top dunia dan memberi mereka jalur karier strategis setelah kembali ke negaranya.

“Singapura bisa seperti sekarang karena Lee Kuan Yew menaruh pendidikan di posisi utama. Ia membangun SDM unggul dan komunitas intelektual yang menjadi tulang punggung negara,” ujarnya.

Tito menilai arah kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sejalan dengan visi penguatan SDM. Program seperti Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, dan beasiswa untuk bidang strategis, terutama kedokteran, dinilai sebagai langkah penting dalam menyiapkan SDM berkualitas yang mampu menopang populasi Indonesia yang kini mencapai 286,7 juta jiwa.

Pada kesempatan terpisah, Dosen Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran Arfin Sudirman menilai orasi Tito Karnavian sangat relevan untuk menjawab tantangan global. Ia menekankan, kekayaan alam melimpah tidak akan bernilai tanpa SDM unggul dan penguasaan teknologi tinggi.

“Negara dengan SDA berlimpah akan sulit maju tanpa SDM berkualitas. Pemerintah perlu political will untuk menjadikan kebijakan berbasis riset dan ilmu pengetahuan,” ujar Arfin.

Menurut Arfin, penguatan SDM dan teknologi akan mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap negara-negara maju serta meningkatkan daya saing dalam peta ekonomi global yang semakin ketat.

Ia juga menekankan pentingnya penguasaan bahasa Inggris sejak dini, serta menghidupkan kembali program keluarga berencana agar fokus pembangunan SDM lebih diarahkan pada kualitas, bukan kuantitas. (dam)

Tags: MendagriMuhammad Tito KarnavianMWA Universitas Sriwijayapembangunan SDM

Berita Terkait.

Kementerian ATR/BPN Dukung Swasembada Pangan Lewat Penguatan Kebijakan LBS, LP2B, dan LSD
Nasional

Wamenkop Tekankan Pentingnya Koordinasi dan Komunikasi Bersama dengan Agrinas di Ruang Publik

Rabu, 1 April 2026 - 18:02
Kementerian ATR/BPN Dukung Swasembada Pangan Lewat Penguatan Kebijakan LBS, LP2B, dan LSD
Nasional

Dianugerahi Doktor Honoris Causa KMOU, Ini Pesan Ketua DPD RI 

Rabu, 1 April 2026 - 17:41
Kementerian ATR/BPN Dukung Swasembada Pangan Lewat Penguatan Kebijakan LBS, LP2B, dan LSD
Nasional

ASN WFH Setiap Jumat, Pemerintah Terapkan Penyesuaian Budaya Kerja Nasional

Rabu, 1 April 2026 - 17:01
Kementerian ATR/BPN Dukung Swasembada Pangan Lewat Penguatan Kebijakan LBS, LP2B, dan LSD
Nasional

Kementerian ATR/BPN Dukung Swasembada Pangan Lewat Penguatan Kebijakan LBS, LP2B, dan LSD

Rabu, 1 April 2026 - 16:31
bc4
Nasional

Ekspor Perdana MMEA, dari Bali Tembus Pasar Internasional

Rabu, 1 April 2026 - 16:16
untar
Nasional

Menjelajahi Ide Baru Mahasiswa DKV Untar dalam Pameran “Novus”

Rabu, 1 April 2026 - 15:15

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1240 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1077 shares
    Share 431 Tweet 269
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    897 shares
    Share 359 Tweet 224
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    792 shares
    Share 317 Tweet 198
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.