• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kemenkes Perluas Layanan Skrining Terpadu untuk Identifikasi Dini TBC

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Senin, 10 November 2025 - 04:16
in Nasional
kemenkes

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin (tengah) saat memberikan keterangan terkait program penanganan TBC kepada awak media, didampingi Ketua UmumPP Aisyiyah, Salmah Orbayyinah (kiri), dan Rektor Umsida, Hidayatullah (kanan), di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, Minggu (9/11/2025). Foto: ANTARA/Fahmi Alfian

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan segera memperluas program layanan skrining terpadu guna mengidentifikasi secara dini penderita tuberkulosis (TBC) demi mencegah penyebaran penyakit tersebut.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, di Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (9/11/2025) mengatakan bahwa saat ini program tersebut telah berjalan di delapan puskesmas sebagai proyek percontohan seperti di Bandung, Bogor dan juga Semarang.

BacaJuga:

KKP Utamakan Tenaga Kerja Lokal di Tambak Terintegrasi Waingapu

Antisipasi Krisis Energi, Legislator Gerindra Dorong Penggunaan BBM Alternatif ‘Bobibos’

Menpar Tegaskan Komitmen Jaga Transparansi dan Perkuat Sinergi dengan Komisi VII DPR RI

“Hingga akhir tahun ini akan diperluas ke 100 puskesmas di delapan provinsi,” kata Budi seperti dilansir ANTARA.

Budi menjelaskan bahwa program itu meliputi rontgen dada, layanan pemeriksaan dan uji di laboratorium tradisional atau tidak dilakukan di dekat titik perawatan pasien (non-Point of Care Testing atau non-POCT), serta penyediaan alat Tes Cepat Molekuler (TCM), yang akan segera terlaksana secara nasional pada 2026.

Menurutnya, delapan provinsi yang akan segera menjadi proyek percontohan tersebut adalah Jawa Barat dengan 234.380 kasus Jawa Timur dengan 116.538 kasus, Jawa Tengah dengan 107.488 kasus, Sumatera Utara dengan 74.297 kasus.

Selain itu DKI Jakarta dengan 70.258 kasus, Banten dengan 50.298 kasus, Sulawesi Selatan dengan 45.472 kasus, serta Nusa Tenggara Timur dengan 17.928 kasus.

Budi menilai pemilihan lokasi program layanan skrining TBC terpadu di lingkup layanan kesehatan terkecil yakni puskesmas tersebut lebih efektif dibandingkan pelaksanaan di rumah sakit umum daerah. Sehingga masyarakat lebih mudah menjangkau layanan guna mendeteksi dini penularan penyakit tersebut.

Menurutnya, penanganan penyakit TBC sendiri merupakan satu dari tiga program percepatan Presiden Prabowo Subianto bidang kesehatan, guna mengantisipasi penyebaran penyakit menular berbahaya yang pada 2025 diprediksi mampu merenggut sekira 125 ribu nyawa.

Ia juga menekankan bahwa penggunaan alat TCM turut mempermudah proses pengambilan sampel pasien menggunakan metode usap atau swab tanpa memerlukan pengambilan sampel dahak dari pasien dengan hasil yang akurat seperti hasil pemeriksaan di laboratorium.

“Permasalahan TBC ada pada fase pendeteksian atau skrining. Jika dengan alat TCM dan juga program tersebut mampu mendeteksi pasien yang tertular secara dini dan akurat, maka proses penyembuhan pasien akan lebih mudah karena obat TBC juga sudah tersedia,” kata Budi. (dam)

Tags: Identifikasi Dini TBCKemenkesLayanan Skrining Terpadu

Berita Terkait.

kkp
Nasional

KKP Utamakan Tenaga Kerja Lokal di Tambak Terintegrasi Waingapu

Kamis, 2 April 2026 - 13:13
mulyadi
Nasional

Antisipasi Krisis Energi, Legislator Gerindra Dorong Penggunaan BBM Alternatif ‘Bobibos’

Kamis, 2 April 2026 - 11:32
menpar
Nasional

Menpar Tegaskan Komitmen Jaga Transparansi dan Perkuat Sinergi dengan Komisi VII DPR RI

Kamis, 2 April 2026 - 11:11
Di RUU Jabatan Hakim Usia Pensiun Diusulkan Naik hingga 75 Tahun, DPR: Kunci di Kesehatan dan Integritas
Nasional

Di RUU Jabatan Hakim Usia Pensiun Diusulkan Naik hingga 75 Tahun, DPR: Kunci di Kesehatan dan Integritas

Kamis, 2 April 2026 - 05:33
KPK Pastikan Presiden Prabowo dan Wapres Gibran Sudah Lapor Kekayaan 2025, Ini Jumlah Hartanya
Nasional

KPK Pastikan Presiden Prabowo dan Wapres Gibran Sudah Lapor Kekayaan 2025, Ini Jumlah Hartanya

Kamis, 2 April 2026 - 01:09
Dilakukan Terstruktur, Menteri PPPA Ingatkan Pemberdayaan Perempuan Lalui Sektor Pendidikan
Nasional

Dilakukan Terstruktur, Menteri PPPA Ingatkan Pemberdayaan Perempuan Lalui Sektor Pendidikan

Rabu, 1 April 2026 - 22:34

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1085 shares
    Share 434 Tweet 271
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    794 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1241 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.