INDOPOSCO.ID – Ledakan yang melukai setidaknya 54 orang di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara memicu kekhawatiran dari parlemen. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad lantas mengimbau seluruh pihak sekolah memberlakukan prinsip pencegahan dini demi mencegah kejadian serupa.
“Ya, kita imbau kepada sekolah-sekolah untuk kemudian nanti menerapkan asas kehati-hatian,” kata Dasco di Jakarta dikutip Sabtu (8/11/2025).
Ia juga menyoroti keterpaparan gadget yang memiliki dampak negatif. Baik pada kesehatan fisik maupun mental, serta aspek sosial dan kognitif.
“Terutama kepada para murid, jangan melihat-lihat gadget ya itu antara lain mungkin tadi karena pengaruh yang dilihat di media-media sosial,” ucap Dasco.
Insiden ledakan yang terjadi saat salat Jumat itu tentu menyisakan duka mendalam bagi banyak pihak. Ia turut mendatangi rumah sakit, tempat para korban menjalani perawatan.
“Ya, yang pertama-pertama, kami sampaikan keprihatinan yang mendalam, atas terjadinya peristiwa yang tidak diinginkan ini,” tutur politikus Gerindra itu.
Ia menambahkan, terdapat empat korban ledakan di SMAN 72 Jakarta yang harus menjalani operasi. “Kami sudah melihat para korban, baik yang ringan maupun yang sedang dioperasi,” imbuh Dasco.
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri mengemukakan, puluhan orang terluka dalam insiden ledakan terjadi di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara pada, Jumat (7/11/2025) siang. Seluruh korban luka dilarikan ke rumah sakit.
“Data yang kita terima, 54 orang luka ringan sedang, ada yang sudah pulang sementara itu dulu,” ungkap Asep Edi Suheri terpisah di Jakarta, Jumat (7/11/2025). (dan)










