• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kemendukbangga/BKKBN Dorong Kebijakan Pengasuhan 1000 HPK Berbasis Bukti dan Kolaborasi

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 7 November 2025 - 17:38
in Nasional
WhatsApp Image 2025-11-07 at 17.06.37

Direktur Bina Ketahanan Keluarga Balita dan Anak Kemendukbangga/BKKBN, dr. Irma Ardiana, MAPS/istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN terus memperkuat kebijakan pengasuhan anak usia dini berbasis bukti dan kolaborasi lintas sektor melalui kegiatan Diseminasi Policy Brief Kajian Pengasuhan 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) yang digelar secara daring, Jumat (7/11/2025).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Direktorat Bina Ketahanan Keluarga Balita dan Anak Kemendukbangga/BKKBN bekerja sama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN RI) ini menjadi ajang penting untuk menyebarluaskan hasil kajian kebijakan pengasuhan anak usia dini dari seluruh provinsi. Sasaran kegiatan ini adalah pemangku kebijakan, pengelola kegiatan, dan pihak terkait pengasuhan 1000 HPK.

BacaJuga:

Harga Tiket Pesawat Domestik ‘Selangit’, DPR Desak Segera Cari Solusi

PAUD Jadi Pondasi Bentuk Karakter dan Kebiasaan Anak Sejak Dini

Tragedi Kereta Bekasi Timur, Komisi V Desak Pemerintah Akhiri “Darurat” Perlintasan Sebidang

Direktur Bina Ketahanan Keluarga Balita dan Anak Kemendukbangga/BKKBN, dr. Irma Ardiana, MAPS, dalam sambutan pembukanya menegaskan bahwa pengasuhan pada masa 1000 Hari Pertama Kehidupan merupakan periode paling menentukan dalam membentuk kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.

Pengasuhan yang tepat di masa ini, menurut dr. Irma, berperan penting dalam mengurangi risiko stunting, meningkatkan kesehatan fisik dan mental anak, serta memperkuat ketahanan keluarga.

“Periode 1000 Hari Pertama Kehidupan adalah masa emas yang tidak bisa diulang. Pengasuhan yang berkualitas akan membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan tangguh,” ujarnya.

Karena itu, Kemendukbangga/BKKBN terus mendorong penguatan kebijakan pengasuhan berbasis bukti yang melibatkan semua unsur, mulai dari pemerintah, dunia usaha, hingga masyarakat.

Dokter Irma menjelaskan bahwa penguatan kebijakan pengasuhan dilakukan secara terpadu melalui empat kerangka besar, yaitu regulasi, proses bisnis, pendanaan, dan sistem informasi. Pendekatan ini sejalan dengan implementasi nurturing care framework yang dikembangkan WHO (Badan Kesehatan Dunia) dan UNICEF (Dana Anak-anak PBB), dengan lima dimensi utama pengasuhan anak.

Kelima dimensi itu adalah kesehatan, kecukupan gizi, stimulasi dini, pengasuhan responsif, serta keamanan dan keselamatan.

Dalam paparannya, dr. Irma juga menyoroti hasil kajian dan arah kebijakan pengasuhan nasional yang tengah dijalankan Kemendukbangga/BKKBN melalui dua program strategis, yaitu Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) dan Bina Keluarga Balita Holistik Integratif (BKB HI).

Kedua program ini berfungsi sebagai model pengasuhan terpadu yang menekankan keterlibatan aktif keluarga dan masyarakat.

Program TAMASYA, misalnya, hingga September 2025 telah menjangkau lebih dari 3.202 taman asuh atau tempat penitipan anak (TPA) di seluruh Indonesia, terdiri dari 854 berbasis perusahaan, 485 dikelola pemerintah, dan 1.863 dikelola masyarakat.

“Program ini bukan sekadar penitipan anak, tetapi wadah pembelajaran keluarga. Di sini, orang tua dilibatkan dalam pemantauan tumbuh kembang anak dan mendapatkan edukasi melalui kelas parenting,” ujar Irma. (ney)

Tags: bkkbnHPKKemendukbanggaKemendukbangga/BKKBN

Berita Terkait.

Revisi UU Parpol Dinilai Mendesak, DPR Soroti Pendanaan dan Modernisasi Partai
Nasional

Harga Tiket Pesawat Domestik ‘Selangit’, DPR Desak Segera Cari Solusi

Rabu, 29 April 2026 - 05:33
Revisi UU Parpol Dinilai Mendesak, DPR Soroti Pendanaan dan Modernisasi Partai
Nasional

PAUD Jadi Pondasi Bentuk Karakter dan Kebiasaan Anak Sejak Dini

Rabu, 29 April 2026 - 04:32
Revisi UU Parpol Dinilai Mendesak, DPR Soroti Pendanaan dan Modernisasi Partai
Nasional

Tragedi Kereta Bekasi Timur, Komisi V Desak Pemerintah Akhiri “Darurat” Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 - 03:44
Revisi UU Parpol Dinilai Mendesak, DPR Soroti Pendanaan dan Modernisasi Partai
Nasional

Revisi UU Parpol Dinilai Mendesak, DPR Soroti Pendanaan dan Modernisasi Partai

Rabu, 29 April 2026 - 00:36
Viral Potongan Video Menag Larang Sembelih Hewan Kurban, Ini Penjelasan Kemenag
Nasional

Viral Potongan Video Menag Larang Sembelih Hewan Kurban, Ini Penjelasan Kemenag

Selasa, 28 April 2026 - 23:31
Singgung UU KIA, Ketua DPR RI Ingatkan Pemerintah dan Swasta Sediakan Daycare yang Layak Bagi Pekerja
Nasional

Singgung UU KIA, Ketua DPR RI Ingatkan Pemerintah dan Swasta Sediakan Daycare yang Layak Bagi Pekerja

Selasa, 28 April 2026 - 23:01

BERITA POPULER

  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2534 shares
    Share 1014 Tweet 634
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    983 shares
    Share 393 Tweet 246
  • Gempa Bumi Dangkal Guncang Semarang Pagi Ini, Begini Catatan BMKG

    903 shares
    Share 361 Tweet 226
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    938 shares
    Share 375 Tweet 235
  • Begini Penampakan Gerbong Perempuan KRL Usai Ditabrak KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur

    780 shares
    Share 312 Tweet 195
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.